Market Review : Waspada, BoJ Potensi Picu Volatilitas Global
Harga emas pulih selama sesi perdagangan Kamis (17/9) menyusul pelemahan imbal hasil obligasi 10tahun AS yang Kembali dibawah 5%, penurunan Harga minyak dan prospek penguatan Yen Jepang jelang pengumuman suku bunga BoJ siang nanti.
Sementara itu, Dolar mempertahankan posisinya diatas level 100.
*Key Highlights*
- Imbal hasil obligasi 10Tahun AS mengalami penurunan dibawah level 5%. Walaupun hanya terbatas namun berhasil mendongkrak sentiment pasar. Yield 10Y AS saat ini berada pada kisaran 4.937%
- Pengumuman suku bunga BoJ akan dirilis siang nanti. BoJ diharapkan akan menaikkan suku bunga sebesar 25bps menjadi 1.25% tertinggi sejak 1995.
- Kenaikan ini akan mengimmbangi kenaikan suku bunga the Fed yang jelas memperluas spread suku bunga ke dua bank sentral.
- GBP/USD masih tertekan di dibawah level 1,3350, gagal pulih setelah Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dengan sikap hati-hati.
- Fokus pasar kini beralih pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada pukul 10:00 WIB. Disesi Amerika, tidak ada data ekonomi dengna skala prioritas tinggi.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Kamis (17/9), Harga emas berakhir menguat memanfaatkan momentum pelemahan yield dan optimisme terhadap kenaikan suku bunga BoJ.
Dipasar gulir, Harga emas naik sekitar $77.67 atau 1.82% berakhir pada level $4,340.84 per ons, setelah capai tertinggi $4,381.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir naik sebesar $12.20 atau 0.28% berakhir pada level $4,399.70 per ons, setelah uji tertinggi $4,423 dan terendah $4,294.
Harga minyak terkoreksi mencapai level terendah $94.7 per barel setelah kekhawatiran kesulitan distribusi minyak mereda karena Arab Saudi menawarkan kargo tambahan kepada kilang-kilang di Asia dengan penyerahan di luar Selat Hormuz.
Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Kamis (17/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $96.63 , -$0.92 / -0.94%
• WTI : $101.91 , -$0.52 / -0.51%
• BRENT : $104.82 , -$1.01 / -0.95%
• NGAS : $2.9850 , +$0.026 / +0.88%
Indeks Dolar AS masih bertahan diatas 100, fokus dollar kini tertuju kebijakan suku bunga BoJ. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Kamis (17/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71080 , +22 / +0.31%
• EURUSD : 1.14754 , +11 / +0.10%
• GBPUSD : 1.33566 , -19 / -0.14%
• NZDUSD : 0.57321 , +19 / +0.33%
• USDJPY : 155.947 , -21 / -0.14%
• USDCAD : 1.39888 , +2 / +0.01%
• USDCHF : 0.82439 , -13 / -0.16%
• USDCNH : 6.70240 , -85 / -0.13%
*Sentimen*
Fokus pasar kini beralih pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada pukul 10:00 WIB. Disesi Amerika, tidak ada data ekonomi dengna skala prioritas tinggi.
Harga emas pulih selama sesi perdagangan Kamis (17/9) menyusul pelemahan imbal hasil obligasi 10tahun AS yang Kembali dibawah 5%, penurunan Harga minyak dan prospek penguatan Yen Jepang jelang pengumuman suku bunga BoJ siang nanti.
Sementara itu, Dolar mempertahankan posisinya diatas level 100.
*Key Highlights*
- Imbal hasil obligasi 10Tahun AS mengalami penurunan dibawah level 5%. Walaupun hanya terbatas namun berhasil mendongkrak sentiment pasar. Yield 10Y AS saat ini berada pada kisaran 4.937%
- Pengumuman suku bunga BoJ akan dirilis siang nanti. BoJ diharapkan akan menaikkan suku bunga sebesar 25bps menjadi 1.25% tertinggi sejak 1995.
- Kenaikan ini akan mengimmbangi kenaikan suku bunga the Fed yang jelas memperluas spread suku bunga ke dua bank sentral.
- GBP/USD masih tertekan di dibawah level 1,3350, gagal pulih setelah Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dengan sikap hati-hati.
- Fokus pasar kini beralih pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada pukul 10:00 WIB. Disesi Amerika, tidak ada data ekonomi dengna skala prioritas tinggi.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Kamis (17/9), Harga emas berakhir menguat memanfaatkan momentum pelemahan yield dan optimisme terhadap kenaikan suku bunga BoJ.
Dipasar gulir, Harga emas naik sekitar $77.67 atau 1.82% berakhir pada level $4,340.84 per ons, setelah capai tertinggi $4,381.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir naik sebesar $12.20 atau 0.28% berakhir pada level $4,399.70 per ons, setelah uji tertinggi $4,423 dan terendah $4,294.
Harga minyak terkoreksi mencapai level terendah $94.7 per barel setelah kekhawatiran kesulitan distribusi minyak mereda karena Arab Saudi menawarkan kargo tambahan kepada kilang-kilang di Asia dengan penyerahan di luar Selat Hormuz.
Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Kamis (17/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $96.63 , -$0.92 / -0.94%
• WTI : $101.91 , -$0.52 / -0.51%
• BRENT : $104.82 , -$1.01 / -0.95%
• NGAS : $2.9850 , +$0.026 / +0.88%
Indeks Dolar AS masih bertahan diatas 100, fokus dollar kini tertuju kebijakan suku bunga BoJ. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Kamis (17/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71080 , +22 / +0.31%
• EURUSD : 1.14754 , +11 / +0.10%
• GBPUSD : 1.33566 , -19 / -0.14%
• NZDUSD : 0.57321 , +19 / +0.33%
• USDJPY : 155.947 , -21 / -0.14%
• USDCAD : 1.39888 , +2 / +0.01%
• USDCHF : 0.82439 , -13 / -0.16%
• USDCNH : 6.70240 , -85 / -0.13%
*Sentimen*
Fokus pasar kini beralih pada pertemuan Bank Sentral Jepang pada pukul 10:00 WIB. Disesi Amerika, tidak ada data ekonomi dengna skala prioritas tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar