Market Review : Hari The Fed Telah Tiba
Harga emas berakhir datar - bertahan dibawah $4,300 per ons jelang pengumuman suku bunga the Fed hari ini (16/9).
Pasar tampak menghimpun kekuatan untuk bereaksi penuh atas keputusan the Fed.
Pasar bahkan tak banyak bereaksi atas lonjakan imbal hasil obligasi 10Y yang mencapai 5% dan kenaikan Harga minyak diatas $102 per barel.
*Key Highlights*
- Imbal hasil obligsai tenor 10 tahun AS naik dan berakhir di atas 5% untuk pertama kalinya sejak tahun 2023.
- Ancaman inflasi dan kenaikan suku bunga the Fed mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS yang berlomba-lomba mencatatkan rekor tertinggi baru.
- Krisis imbal hasil telah menjadi fenomena global. Kecuali di Tiongkok. Saat ini, tingkat imbal hasil di AS telah kembali ke level tahun 2007, di Inggris ke level tahun 1998, di Jerman dan Prancis ke level tahun 2008, serta di Jepang ke level tahun 1996.
- Harga minyak mentah WTI melonjak 3% hingga sedikit di atas $105.00 menyusul penutupan jalur pipa alternatif Saudi Arabia. Tangki penyimpanan di Yanbu menampung pasokan ekspor untuk empat hari, sementara perbaikan pipa diperkirakan memakan waktu tiga hingga lima minggu.
- Berdasarkan pantauan CME Watch Tools, probaiblitas kenaikan September bertahan pada kisaran 92.4%. Sementara Data Prime Terminal memperlihatkan probaiblitas the Fed sebesar 95%.
- Perlu diwaspadai bahwa, Jika kenaikan gagal dilakukan - pasar akan menjadi sangat liar. Kekhawatiran ini muncul ditengah ancaman Trump untuk menghentikan perdagangan terhadap sekitar 50% mitra dagangnya jika the Fed tak turunkan suku bunga.
- Malam ini, focus utama pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS pada pukul 01:00 WIB. Disusul oleh BOE dan BoJ pada Kamis dan Jumat.
- Bank of England merupakan bank dengan probabilitas kenaikan suku paling rendah hanya sekitar 32% (minggu).
- Waspadai Intrusment yang paling akan terdampak atas kebijakan moneter masing-masing bank sentral yakni adalah XAU (Emas), USDJPY (Yen) dan Poundsterling (GBP).
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Selasa (15/9), Harga emas berakhir datar setelah sempat melemah ke level $4,266 akibat penguatan Dolar dan imbla hasil obligasi AS.
Dipasar gulir, Harga emas turun sekitar $5.78 atau 0.13% berakhir pada level $4,292.86 per ons, setelah capai terendah $4,266.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sebesar $19.10 atau 0.44% berakhir pada level $4,332.80 per ons.
Harga minyak melonnjak ditengah kekhawaitran gangguan pasokan atas penutupan pipa Saudi. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (15/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $100.93 , +$2.99 / +3.05%
• WTI : $105.83 , +$4.44 / +4.38%
• BRENT : $108.75 , +$3.07 / +2.90%
• NGAS : $3.0140 , +$0.040 / +1.34%
Indeks Dolar AS masih lanjut menguat, fokus dollar tertuju kebijakan suku bunga the Fed malam ini. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (15/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71294 , -9 / -0.13%
• EURUSD : 1.15401 , -8 / -0.07%
• GBPUSD : 1.34744 , -24 / -0.18%
• NZDUSD : 0.57577 , -20 / -0.34%
• USDJPY : 155.095 , +77 / +0.50%
• USDCAD : 1.39189 , +20 / +0.14%
• USDCHF : 0.81860 , +14 / +0.17%
• USDCNH : 6.71138 , +37 / +0.05%
*Sentimen*
Malam ini, focus utama pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS pada pukul 01:00 WIB. Disusul oleh BOE dan BoJ pada Kamis dan Jumat. Laporan Penjualan Ritel AS juga akan dirilis malam ini pada pukul 19:30 WIB.
Harga emas berakhir datar - bertahan dibawah $4,300 per ons jelang pengumuman suku bunga the Fed hari ini (16/9).
Pasar tampak menghimpun kekuatan untuk bereaksi penuh atas keputusan the Fed.
Pasar bahkan tak banyak bereaksi atas lonjakan imbal hasil obligasi 10Y yang mencapai 5% dan kenaikan Harga minyak diatas $102 per barel.
*Key Highlights*
- Imbal hasil obligsai tenor 10 tahun AS naik dan berakhir di atas 5% untuk pertama kalinya sejak tahun 2023.
- Ancaman inflasi dan kenaikan suku bunga the Fed mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS yang berlomba-lomba mencatatkan rekor tertinggi baru.
- Krisis imbal hasil telah menjadi fenomena global. Kecuali di Tiongkok. Saat ini, tingkat imbal hasil di AS telah kembali ke level tahun 2007, di Inggris ke level tahun 1998, di Jerman dan Prancis ke level tahun 2008, serta di Jepang ke level tahun 1996.
- Harga minyak mentah WTI melonjak 3% hingga sedikit di atas $105.00 menyusul penutupan jalur pipa alternatif Saudi Arabia. Tangki penyimpanan di Yanbu menampung pasokan ekspor untuk empat hari, sementara perbaikan pipa diperkirakan memakan waktu tiga hingga lima minggu.
- Berdasarkan pantauan CME Watch Tools, probaiblitas kenaikan September bertahan pada kisaran 92.4%. Sementara Data Prime Terminal memperlihatkan probaiblitas the Fed sebesar 95%.
- Perlu diwaspadai bahwa, Jika kenaikan gagal dilakukan - pasar akan menjadi sangat liar. Kekhawatiran ini muncul ditengah ancaman Trump untuk menghentikan perdagangan terhadap sekitar 50% mitra dagangnya jika the Fed tak turunkan suku bunga.
- Malam ini, focus utama pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS pada pukul 01:00 WIB. Disusul oleh BOE dan BoJ pada Kamis dan Jumat.
- Bank of England merupakan bank dengan probabilitas kenaikan suku paling rendah hanya sekitar 32% (minggu).
- Waspadai Intrusment yang paling akan terdampak atas kebijakan moneter masing-masing bank sentral yakni adalah XAU (Emas), USDJPY (Yen) dan Poundsterling (GBP).
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Selasa (15/9), Harga emas berakhir datar setelah sempat melemah ke level $4,266 akibat penguatan Dolar dan imbla hasil obligasi AS.
Dipasar gulir, Harga emas turun sekitar $5.78 atau 0.13% berakhir pada level $4,292.86 per ons, setelah capai terendah $4,266.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sebesar $19.10 atau 0.44% berakhir pada level $4,332.80 per ons.
Harga minyak melonnjak ditengah kekhawaitran gangguan pasokan atas penutupan pipa Saudi. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (15/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $100.93 , +$2.99 / +3.05%
• WTI : $105.83 , +$4.44 / +4.38%
• BRENT : $108.75 , +$3.07 / +2.90%
• NGAS : $3.0140 , +$0.040 / +1.34%
Indeks Dolar AS masih lanjut menguat, fokus dollar tertuju kebijakan suku bunga the Fed malam ini. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (15/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71294 , -9 / -0.13%
• EURUSD : 1.15401 , -8 / -0.07%
• GBPUSD : 1.34744 , -24 / -0.18%
• NZDUSD : 0.57577 , -20 / -0.34%
• USDJPY : 155.095 , +77 / +0.50%
• USDCAD : 1.39189 , +20 / +0.14%
• USDCHF : 0.81860 , +14 / +0.17%
• USDCNH : 6.71138 , +37 / +0.05%
*Sentimen*
Malam ini, focus utama pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS pada pukul 01:00 WIB. Disusul oleh BOE dan BoJ pada Kamis dan Jumat. Laporan Penjualan Ritel AS juga akan dirilis malam ini pada pukul 19:30 WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar