Market Review : Rate & Geopolitik, Dorong Emas dan Dolar Bergerak Searah
Harga emas pulih - berbalik 180 derajat dari penurunan sebelumnya dibawah $4,300 per ons mengabaikan kekuatan Dollar AS.
Hingga akhir perdagangan Selasa berakhir,, Emas dan Dollar sama-sama menguat karena Harapan perdamaian AS-Iran berbenturan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed mendorong keduanya mendapatkan dukungan.
*Key Highlights*
- Dollar AS diperdagangkan menguat pada level tertinggi 100.70 karena ekspektasi kenaikan suku bunga Oktober dan Desember sangatnya tinggi. Ekspektasi kenaikan Oktober stabil diatas 53% dan 90% pada Desember.
- Emas berhasil menguat karena sentiment pasar terkait harapan perdamaian AS-Iran dan Rusia-Ukraina menghampiri secara bersamaan.
- Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa delegasi AS dan Iran telah bertemu dalam pertemuan yang ia sebut sangat produktif.
- Terkait perang Rusia-Ukraina, Trump mengatakan bahwa ia dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sedang mencari cara untuk mengakhiri konflik tersebut, dan menambahkan bahwa Putin bersedia bertemu untuk mengakhiri perang.
- Harapan perdamaian tersebut, menekan Harga minyak mentah dunia. WTI AS anjlok keterendah $88.6 per barrel. Sementara Brent London turun keterendah $97.3 per barrel.
- Hari ini, laporan PMI Manufacturing global akan menjadi sorotan. Pasar juga akan menantikan kehadiran Xi Jinping di Washington untuk pertama kalinya setelah 15 tahun berlalu.
- Dalam KTT tersebut, Trader akan memusatkan perhatiannya pada AS dan China apakah akan mempertahankan "trade truce" yang akan berakhir pada 10 November mendatang.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Selasa (22/9), Harga emas berakhir menguat - pulih dari titik terendah $4,291 per ons. Emas dan Dollar keduanya menguat diluar korelasi yang seharusnya.
Dipasar gulir, Harga emas naik sekitar $15.29 atau 0.35% berakhir pada level $4,358.00 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sebesar $7.50 atau 0.17% berakhir pada level $4,376.40 per ons.
Harga minyak terkoreksi dan ditutup dibawah $90 per barrel untuk pertama kalinya sejak September karena meredanya ketegangan geopolitik. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (22/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $89.46 , -$2.13 / -2.33%
• WTI : $90.52 , -$1.85 / -2.00%
• BRENT : $99.25 , -$1.09 / -1.09%
• NGAS : $3.1460 , +$0.174 / +5.85%
Indeks Dolar AS menguat menguji tertinggi 100.70 - tertinggi sejak akhir Juli. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (22/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71139 , -4 / -0.06%
• EURUSD : 1.14454 , -18 / -0.15%
• GBPUSD : 1.33400 , -27 / -0.20%
• NZDUSD : 0.57277 , +13 / +0.23%
• USDJPY : 157.358 , +1 / +0.01%
• USDCAD : 1.40614 , +28 / +0.20%
• USDCHF : 0.82025 , -7 / -0.09%
• USDCNH : 6.69800 , +57 / +0.08%
*Sentimen*
Hari ini, laporan PMI Manufacturing global akan menjadi sorotan. Pasar juga akan menantikan kehadiran Xi Jinping di Washington untuk pertama kalinya setelah 15 tahun berlalu.
Dalam KTT tersebut, Trader akan memusatkan perhatiannya pada AS dan China apakah akan mempertahankan "trade truce" yang akan berakhir pada 10 November mendatang.
Harga emas pulih - berbalik 180 derajat dari penurunan sebelumnya dibawah $4,300 per ons mengabaikan kekuatan Dollar AS.
Hingga akhir perdagangan Selasa berakhir,, Emas dan Dollar sama-sama menguat karena Harapan perdamaian AS-Iran berbenturan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed mendorong keduanya mendapatkan dukungan.
*Key Highlights*
- Dollar AS diperdagangkan menguat pada level tertinggi 100.70 karena ekspektasi kenaikan suku bunga Oktober dan Desember sangatnya tinggi. Ekspektasi kenaikan Oktober stabil diatas 53% dan 90% pada Desember.
- Emas berhasil menguat karena sentiment pasar terkait harapan perdamaian AS-Iran dan Rusia-Ukraina menghampiri secara bersamaan.
- Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa delegasi AS dan Iran telah bertemu dalam pertemuan yang ia sebut sangat produktif.
- Terkait perang Rusia-Ukraina, Trump mengatakan bahwa ia dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sedang mencari cara untuk mengakhiri konflik tersebut, dan menambahkan bahwa Putin bersedia bertemu untuk mengakhiri perang.
- Harapan perdamaian tersebut, menekan Harga minyak mentah dunia. WTI AS anjlok keterendah $88.6 per barrel. Sementara Brent London turun keterendah $97.3 per barrel.
- Hari ini, laporan PMI Manufacturing global akan menjadi sorotan. Pasar juga akan menantikan kehadiran Xi Jinping di Washington untuk pertama kalinya setelah 15 tahun berlalu.
- Dalam KTT tersebut, Trader akan memusatkan perhatiannya pada AS dan China apakah akan mempertahankan "trade truce" yang akan berakhir pada 10 November mendatang.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Selasa (22/9), Harga emas berakhir menguat - pulih dari titik terendah $4,291 per ons. Emas dan Dollar keduanya menguat diluar korelasi yang seharusnya.
Dipasar gulir, Harga emas naik sekitar $15.29 atau 0.35% berakhir pada level $4,358.00 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sebesar $7.50 atau 0.17% berakhir pada level $4,376.40 per ons.
Harga minyak terkoreksi dan ditutup dibawah $90 per barrel untuk pertama kalinya sejak September karena meredanya ketegangan geopolitik. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (22/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $89.46 , -$2.13 / -2.33%
• WTI : $90.52 , -$1.85 / -2.00%
• BRENT : $99.25 , -$1.09 / -1.09%
• NGAS : $3.1460 , +$0.174 / +5.85%
Indeks Dolar AS menguat menguji tertinggi 100.70 - tertinggi sejak akhir Juli. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (22/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71139 , -4 / -0.06%
• EURUSD : 1.14454 , -18 / -0.15%
• GBPUSD : 1.33400 , -27 / -0.20%
• NZDUSD : 0.57277 , +13 / +0.23%
• USDJPY : 157.358 , +1 / +0.01%
• USDCAD : 1.40614 , +28 / +0.20%
• USDCHF : 0.82025 , -7 / -0.09%
• USDCNH : 6.69800 , +57 / +0.08%
*Sentimen*
Hari ini, laporan PMI Manufacturing global akan menjadi sorotan. Pasar juga akan menantikan kehadiran Xi Jinping di Washington untuk pertama kalinya setelah 15 tahun berlalu.
Dalam KTT tersebut, Trader akan memusatkan perhatiannya pada AS dan China apakah akan mempertahankan "trade truce" yang akan berakhir pada 10 November mendatang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar