Gold Review : Harga Emas Kembali Melemah, Investor Terus Incar Dolar AS
Gejolak ekonomi akibat ketidakstabilan harga dan kekacauan politik semakin memperburuk prospek ekonomi global sehingga melemahkan permintaan pada emas dan menguatkan permintaan pada Dolar sebagai safehaven utama yang dinilai lebih mudah diterima. Pasar global dibuat kewalahan dengan banyak fundamental dan pergerakkan yang tidak biasa dipasar keuangan global, merespon sederetan berita utama pemangkasan suku bunga Turki, kenaikan imbal hasil obligasi, pelemahan Yen ke level 150 hingga pengunduran diri Perdana Menteri Inggris.
Dalam kebijakan moneter baru-baru ini, Bank Sentral Turki memangkas suku bunga sebesar 150 bps selama tiga bulan berturut-turut, dengan suku bunga utama sekarang di 10,5%, meskipun inflasi tahunan melebihi 80%. Dipasar obligasi, Imbal hasil obligasi 10-tahun AS mencapai 4,23%, sedangkan imbal hasil obligasi 2-tahun naik mencapai 4,62%, karena inflasi dan resesi menjadi perhatian utama investor.
Sementara di Inggris, Drama politik Inggris mencapai puncaknya, setelah Perdana Menteri Liz Truss yang menjabat kurang dari 50 hari memutuskan untuk mengundurkan diri setelah kebijakan moneternya membawa gejolak besar dalam matauang dan ekonomi Inggris. Merespon laporan tersebut, GBP/USD bertahan diarea 1.12. Investor nampak senang dan optimis dengan pengumuman pengunduran diri Liz. GBP/USD ditutup menguat sekitar 16 poin atau 0.14% berakhir pada level 1.1233, setelah uji tertinggi 1.1336 dan terendah 1.1171.
Dipasar spot, harga emas diperdagangkan melemah sebanyak $1.31 atau 0.08% berakhir pada level $1,627.79 per ons, setelah uji tertinggi $1,645 dan terendah $1,627. Sementara emas berjangka kontrak Desember ditutup menguat sebanyak $2.60 atau 0.16% berakhir pada level $1,636.80 per ons di Divisi Comex.
Memasuki sesi perdagangan Jumat (21/10), pasar global akan terus terfokus pada fundamental politik Inggris. Dari sisi data ekonomi, pasar akan terfokus pada laporan Inflasi Jepang pada pukul 06:30 WIB, Laporan Penjualan Ritel Inggris pukul 13:00 WIB, dan Consumer Confidence Eropa pada 21:00 WIB.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar