Market Review : Emas Rebound, Susul Penurunan Dolar

Market Review : Emas Rebound, Susul Penurunan Dolar

Harga emas menguat, pulih dari kerugain awal sesi pada terendah $4,054 ke tertinggi $4,138 pada sesi Amerika menyusul penurunan harga minyak dan Dolar AS meskipun berita geopolitik tampak sunyi.

Fokus pasar tertuju pada pembentukan Gugus tugas oleh Warsh untuk menjalankan mandat untuk membantu the Fed dalam menemukan temuan dan bukti dalam ekonomi.

Pasar melihat bahwa pembentukkannya berpotensi menjadikan keputusan the Fed semakin tidak terduga dan memicu spekulasi pasar secara luas.

*Key Highlights*

- Dolar AS terkoreksi bersamaan dengan pelemahan yield obligasi AS, menyusul pengumuman jajaran nama penerima mandat khusus oleh Warsh.

- Fed Mengumumkan 'Gugus Tugas Warsh' untuk memimpin tinjauan komprehensif. Menjaga komitmen Fed terhadap stabilitas harga dan mandat lapangan kerja maksimal untuk dijalankan “dengan cermat”.

- Masing-masing gugus tugas akan terdiri dari tiga anggota, di antaranya adalah mantan Gubernur Bank of England, Mervyn King, mantan Gubernur Bank Sentral India, Raghuram Rajan, Jeremy Stein, mantan Gubernur Federal Reserve, dan Arminio Fraga, mantan presiden Bank Sentral Brasil.

- Kelima gugus tugas tersebut akan berfokus pada komunikasi, kebijakan neraca, peningkatan kualitas dan ketepatan waktu data ekonomi, produktivitas dan lapangan kerja, serta pengembangan kerangka kerja inflasi.

- Gugus tugas tersebut akan didukung oleh staf Fed dan diharapkan beroperasi secara independen, mengikuti bukti untuk menghasilkan temuan bagi pernyataan FOMC Fed.

- Pada Jumat (10/7) tidak ada data ekonomi Amerika yang akan dirilis. Laporan Inflasi Produsen Jepang akan dirilis pagi ini pukul 6:50 WIB dan laporan bulanan EIA terkait supply demand pasar minyak.

*Market Movement*

Hingga akhir perdagangan Kamis (9/7), Harga emas diperdagangkan menguat - Kembali bertahan diatas $4,100 per ons memanfaatkan pelemahan Dolar AS.

Dipasar gulir, harga emas berakhir naik sekitar $47.34 atau 1.16% berakhir pada level $4,122.40 per ons.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus berakhir naik sekitar $58.40 atau 1.43% berakhir pada level $4,140.80 per ons.

Harga minyak bergerak turun, terkoreksi mencapai terendah $71.25 per barel meskipun belum ada tanda-tanda konflik yang mereda. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Kamis (9/7) pada pukul 04:00 WIB:

• OIL (SPOT) : $71.58 ,  -$2.84 /  -3.82%
• WTI : $72.08 ,  -$1.44 /  -1.96%
• BRENT : $76.30 ,  -$1.72 /  -2.20%
• NGAS : $2.9530 ,  -$0.190 /  -6.05%

Indeks Dolar AS bergerak melemah - mencatatkan kerugian sekitar 13 pips atau 0.13% berakhir pada level 100.94, setelah sempat uji tertinggi 101.04 dan terendah 100.78. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Kamis (9/7) pada pukul 04:00 WIB:

• AUDUSD : 0.69391 , +11 / +0.16%
• EURUSD : 1.14286 , +14 / +0.12%
• GBPUSD : 1.34076 , +22 / +0.17%
• NZDUSD : 0.57537 , +56 / +0.98%
• USDJPY : 162.367 ,  -10 /  -0.06%
• USDCAD : 1.41656 ,  -6 /  -0.04%
• USDCHF : 0.80671 ,  -15 /  -0.18%
• USDCNH : 6.79430 ,  -109 /  -0.16%

*Sentimen*

Pada Jumat (10/7) tidak ada data ekonomi Amerika yang akan dirilis. Laporan Inflasi Produsen Jepang akan dirilis pagi ini pukul 6:50 WIB dan laporan bulanan EIA terkait supply demand pasar minyak.

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages