kedaitrader.com – Harga emas kembali diperdagangkan melemah selam sesi perdagangan Rabu (11/12) setelah sempat diperdagangkan mencapai level tertinggi sejak 21 November pada sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas mengalami pelemahan pasca Senate dan DPR AS menyetujui anggaran belanja untuk dua tahun kedepan.
Selama sesi perdagangan semalam, harga emas berjangka kontrak Februari mencatatkan kerugian sebesar $3.90 atau 0.3% berakhir pada $1,257.20.
Dipasar spot, harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (11/12) dengan keuntungan sebesar $9.40 atau sekitar 0.75% berakhir pada $1,251.90, dimana sebelumnya harga emas sempat diperdagangakan hingga setinggi $1,263.25 dan serendah $1,250.85.
Berita Terbaru,
Selama sesi perdagangan berlangsung Senate dan dewan DPR AS telah menyetujui paket anggaran belanja hingga dua tahun kedepan dan menggantikan beberapa pemotongan anggaran otomatif. Kesepakatan terjadi untuk menghindari ancaman Shutdown pemerintah AS pada 15 Desember mendatang. Selain dari kesepakatan yang terjadi saat ini DPR dan Senat masih harus menyetujui kesepakatan, yang menetapkan tingkat pengeluaran agen federal sebesar $1,012 trilliun untuk tahun fiskal saat ini.
Dari kesepakatan yang terjadi setidaknya mengurangi ketidakpastian ekonomi AS yang sebelumnya diperkirakan akan kembali berada diambang shutdown pada 15 Desember mendatang.
Setelah adanya kesepakantan, kini pasar hanya akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada 19 Desember. Dengan adanya kesepakatan Senate dan Dewan AS kini kekahwatiran investor seputar pengurangan skala pembelian Obligasi akan semakin meningkat.
Meningkatnya kekhawatiran akan adanya tapering mungkin akan mendorong harga emas bergerak lebih tinggi hingga menjelang FOMC. Jika selama pertemuan berlangsung Fed masih mempertahankan stimulus untuk tidak berubah maka ada potensi harga emas bergerak pada kisaran $1,321.00 hingga kuartal pertama tahun depan.
Namun, jika selama pertemuan berlangsung Fed memutuskan untuk mengurangi angka pembelian Obligasi maka harga emas diperkirakan akan anjlok pada kisaran $1,154.00 hingga kuartal pertama 2014.
Kembali diingatkan bahwa Program pembelian obligasi oleh bank sentral, yang juga dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif(Quantitative Easing), telah membantu harga emas mencapai puncaknya pada $1,920.00. pasarlnya program ini memberikan kontribusi terhadap melemahnya dolar AS, yang pada akhirnya mendukung harga emas dalam denomimasi dolar meningkat.
Selama sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,269.00 - $1,244.00. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trade :
- Buy If Break $1,279.00Target : $1,281.00 ; $1,284.00
- Sell If Break $1,244.20
Target : $1,241.00 ; $1,238.00

For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader
Tidak ada komentar:
Posting Komentar