ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Fundamental-Teknikal

Latest News

Forex Market Review

kedaitrader.com - Doalr menguat dalam tiga sesi peradgangan berturut-turut seteleah berakhirnya program QE3 oleh Fed. Dolar melonjak tajm mendekati level tertinggi Oktober pada 86.74.

Dolar masih diperadgangan kiat pagi ini, naik sebanyak 4 pips atau 0.03% berada pada level 86.21 saat berita ini ditulis.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, dolar diperkirakan masih akan menguat dan berpotensi kembali pada level tertinggi kemarin. Volatilitas dolar diperkirakan akan menguat memasuki sesi perdagangan Eropa dan Amerika.

Analisa Emas - 31 Oktober 2014

kedaitrader.com - Emas futures anjlok lebih dari $20 setelah pasar kehilangan dukungan utama penggerak harga emas dalam 6 tahun terakhir. Berakhirnya program pembelian obligasi QE3 oleh Fed telah membawa emas kehilangan daya tarik. Isu perlambatan ekonomi global, pelemahan harga minyak, dan pudarnya ketegangan geopolitik nampaknya akan membawa emas semakin kesulitan untuk bergerak lebih tinggi.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (30/10) dengan kerugian sebesar $26.30 atau 2.2% berakhir pada $1,198.60 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup turun tajam sebesar $12.80 atau 1.06% berakhir pada $1,199.00 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,216.55 dan serendah $1,195.75. Sepekan lalu, emas spot catatkan kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Emas anjlok selama sesi perdagangan Kamis (30/10), menandai penurunan tajam dalam dua sesi perdagangan berturut-turut setelah berakhirnya QE Fed. Penurunan tajam juga terjadi dipasar minyak mentah dunia yang juga secara tidak langsung memberikan tekanan pada harga emas kerena meningkatnya prospek melemahnya laju inflasi.

Crude Oil, ditutup turun sebesar $1.08 atau 1.3% berakhir pada $81.12 per barel, sementara Brent Crude ditutup turun 88 sen atau 1% berakhir pada 86.24 per barel.

Harga emas memperpanjang penurunan pada sesi perdagangan hari ini, dolar yang juga bertahan diatas level 86 dalam tiga hari terkahir juga membawa emas sulit untuk rebound. Indeks dolar AS menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (30/10) dengan keuntungan sebesar 14 pips atau 0.16% berakhir pada 86.20, setelah sebelumnya sempat diperdagangankan hingga setinggi 86.51 dan serendah 85.97.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pada emas diperkirakan masih akan menerima sentiment negative dari pengumuman Fed. Pada sesi perdagangan Amerika nanti malam pasar akan kembali terfokus pada banyak data ekonomi Amerika diantaranya, Personal Spending dan Personal Income pada pukul 19.30 GMT+7

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, Harga emas telah anjlok menyusul berakhirnya program QE ke-3 The Fed, menembus level-level kritis pada $1,221.30 ; $1,212.20. Penunrunan ini telah menjadi kan emas berpotensi besar diperdagangkan dibawah level $1,200.00 per troy ounce.

Berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Sebelum mencapai level tersebut investor diharapkan untuk memperhatikan level support $1,194.80 (S1) ; $1,189.30. dan Level Resistance pada $1,208.30 (R1) ; $1,217.30 (R2).

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,208.30 - $1,2194.80. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



Yellen : Tidak Ada Statement Seputar Kebijakan Moneter

kedaitrader.com - Kepala Federal Reserve Janet Yellen tidak mengomentari keputusan seputar kebijakan moneter dan proyeksi ekonomi AS dalam sambutannya hari ini di Bank Sentral.

Yellen berbicara satu hari setelah Fed mengakhiri program pembelian obligasi bulanan

Source : CNBC

BREAKING : GDP AS catatkan kenaikan sebesar 3.5%

BREAKING : Gross Domestic Product (GDP) AS catatkan kenaikan sebesar 3.5%. Data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 3.0% (F) dan 4.6% (P)

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentimen : Strong Dollar

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

BREAKING : Klaim Penggangguran AS naik menjadi 287K

BREAKING : Klaim Penggangguran AS naik menjadi 287K. Angka Klaim dirilis lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 283K (P) dan 283K (F).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentiment : Bad for Dollar

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

BREAKING : Tingkat Pengangguran Jerman tetap pada level 6.7%

BREAKING : Tingkat Pengangguran Jerman tetap pada level 6.7% sesuai dengan perkiraan pasar.

Berdasarkan Jumlah , tingkat pengangguran Jerman turun sebanyak 22K, Lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 5K (F) dan 9K (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Good for Euro

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

Economics Watch Today : Thursday, October 30, 2014

Economics Watch Today : Thursday, October 30, 2014

15:55 WIB : German Unemployment Change (Oct), 5K (F) vs. 13K (P)

15:55 WIB : German Unemployment Rate (Oct), 6.70% (F) vs. 6.70% (P)

17:00 WIB : EU Consumer Confidence (Oct), -11 (F) vs. -11.4 (P)

19:30 WIB : US GDP (QoQ) (Q3), 3.00% (F) vs. 4.60% (P)

19:30 WIB : US Initial Jobless Claims, 283K (F) vs. 283K (P)

20:00 WIB : US Fed Chair Yellen Speaks


Dolar Berpotensi Kembali Pada Kisaran 86.80

kedaitrader.com - Dolar AS diperdagangkan menguat tajam selama sesi peradgangna Rabu (29/10) setelah The Fed AS telah resmi mengakhiri program Quantitavie Easing yang ke-3.

Dolar melonjak mencapai level tertinggi sejak tiga minggu, dan bertahan diatas level 86 pad sesi perdagangan hari ini. Dolar berada pada kisaran 86.13 saat berita ini ditulis, naik sekitar 7 pips atau 0.08%. Pada Rabu, Dolar mengakhir sesi perdagangan dengan keuntungan sebesar 63 pips atau 0.73% berakhir pada level 86.06.

Di pasar rival dan emas, penguatan pada indeks dolar telah memberikan tekanan besar dan memungkinkan pasar global akan kembali melemah pada sesi perdagangan hari ini.

Pada sesi perdagangan hari ini, dolar berpotensi menguji level resistance 86.30. Hati-hati penembusan level resistance akan membawa dolar berada pada kisaran tertinggi Oktober pada 86.80.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



Analisa Emas - 30 Oktober 2014

kedaitrader.com - Harga emas anjlok menyusul Federal Reserve AS mengakhiri program Quantitative Easing sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan. Indeks Dolar AS menguat tajam mencapai level tertinggi dalam tiga pekan. Sementara sebagian besar pasar global melemah menyusul hasil FOMC Minutes AS.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (29/10) dengan kerugian sebesar $4.50 atau sen atau 0.36% berakhir pada $1,224.90 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup turun tajam sebesar $16.20 atau 1.32% berakhir pada $1,211.80 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,230.40 dan serendah $1,208.20. Sepekan lalu, emas spot catatkan kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Emas anjlok sejak sesi perdagangan AS menyusul pernyataan yang menyebutkan bahwa pertemuan FOMC Minutes AS hanya akan berisikan text tertulis dan tidak ada jadwal press conference dari kepala Federal Reserve AS Janet Yelllen.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa tidak ada perubahan outlook ekonomi da perubahan rencana seputar QE. Hal ini telah mendorong investor yakin bahwa QE akan berakhir pada Oktober sesuai dengan rencana Fed dalam beberapa pertemuan FOMC minuters AS sebelumnya.

Harga emas memperpanjang penurunan setelah Hasil FOMC Minutes AS dirilis pada 01.00 GMT+7 sesuai dengan perkiraan. Indeks Dolar AS diperdagangkan naik tajam dan mengakhiri sesi perdagangan Amerika semalam dengan keuntungan sebesar 63 poin atau 0.73% berakhir pada 86.06.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pada emas diperkirakan masih akan menerima sentiment negative dari pengumuman Fed semalam. Pada sesi perdagangan Amerika nanti malam pasar akan kembali terfokus pada banyak data ekonomi Amerika diantaranya, Jobless Claim dan GDP pada pukul 19.30 GMT+7.

Pada pukul 20.00, Jadwal Press Conference Kepala Federal Reserve AS – Janet Yellen akan menjadi fokus pasar global selama sesi perdagangan Amerika.

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, Harga emas telah anjlok menyusul berakhirnya program QE ke-3 The Fed, menembus level-level kritis pada $1,221.30 ; $1,212.20. Penunrunan ini telah menjadi kan emas berpotensi besar diperdagangkan dibawah level $1,200.00 per troy ounce.

Berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Sebelum mencapai level tersebut investor diharapkan untuk memperhatikan level support $1,208.00 (S1) ; $1,202.00. dan Level Resistance pada $1,221.00 (R1) ; $1,231.50 (R2).

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,221.00 - $1,202.00. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



BREAKING : Fed Ends QE

BREAKING : Fed Ends QE

Sentiment : Strong Dollar

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

Yellen : No Press Conference

BREAKING : Hasil FOMC Minutes Meeting akan dirilis malam ini pada pukul 01.00 AM GMT+7, Namun, tidak akan ada jadwal press conference dari Kepala Federal Reserve AS Janet Yellen dan perubahan proyeksi ekonomi Amerika.

Kabar menyebutkan FOMC siap untuk menghentikan pembelian obligasi, mengakhiri putaran ketiga yang disebut pelonggaran kuantitatif.

Saran : Clear posisi sebelum FOMC, Tidur nyenyak ^_^

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

Summary LIVE SessionFXStreet - HOW GOLD PRICE NEARS FOMC MINUTES MEETING


Terima Kasih telah mengikuti LIVE SESSION DI FSXTREET dalam Tema "GOLD OUTLOOK : HOW GOLD PRICE NEARS FOMC MINUTES MEETING ", untuk Anda yang tidak mengikutinya dapat melihat rekapitulasi nya pada halaman depan FXStreet. atau lihat summarynya dibawah ini.

Link : Summary "GOLD OUTLOOK : HOW GOLD PRICE NEARS FOMC MINUTES MEETING"

Bagi Anda yang tertarik untuk mendapatkan fasilitas News dan Rekomendasi dari Team Kedai Trader dapat mendaftarkan diri sebagai Kedai Trader Platinum Member melalui link berikut :




Gold Outlook : How Gold Price Nears FOMC Minutes Meeting

kedaitrader.com - Harga emas catatkan penguatan tajam selama Oktober, menunjukkan performa yang cukup baik menjelang keputusan akhir Federal Reserve AS seputar program Quantitative Easing (QE) yang ke-3.

Emas mnguat selama Oktober menhabiskan waktu sejenak sebelum akhirnya kembali melemah pada kisaran $1,180 jika Fed mengumumkan Tapering terakhir atan program pembelian aset.

Pada sentiment fundamental normal, perilaku market akan menjadi negatif jika Federal Reserve AS melakukan pemotongan terakhir program QE pada pertemuan puncak FOMC Munutes AS pada 30 Oktober mendatang.

Pelaku pasar diharapkan untuk berhati-hati pada level-level support kritis $1,221.00 ; $1,202.70 ; $1,180.00.

Sementara level-level resistance emas berada pada level $1,245.00 ; $1,258.70 ; $1,274.00.

Pada grafik jangka panjang, terlihat bahwa telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Trend "Bearish" nampak lebih dominan pada pola harga yang terbentuk.




Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



Analisa Emas - 29 Oktober 2014

kedaitrader.com - Emas diperdagangkan pada volatilitas yang cukup besar namun terbatas didalam kisaran support dan resistance, mondar-manadir pada area positif, menjelang pertemuan puncak FOMC Minutes Malam dini hari nanti. Pasar diangkat lebih tinggi sebagai momentum akhir dari penyelengaraan QE yang mungkin akan berakhir pada Oktober ini. 

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (28/10) dengan keuntungan hanya sebesar 10 sen atau 0.01% berakhir pada $1,229.40 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $2.7 atau 0.22% berakhir pada $1,228.00 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,235.55 dan serendah $1,222.35. Sepekan lalu, emas spot catatkan kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Selama sesi perdagangan semalam pasar emas diperdgangkan pada kisaran yang lebih besar dari sesi perdagangan sebelumnya. Emsas menguat menyusul pelemahan dolar setelah beberapa data ekonomi AS dirilis dengan hasil yang tidak terlalu baik. 

Diakhir sesi harga emas kembali diperdagangkan melemah mendekati level pembukaan Selasa (28/7), sebagai antisipasi investor menjelang pertemuan puncak FOMC Minutes AS malam ini. 

Emas menguat tajam pada awal sesi peradgangan AS mencapai level tertingginya pada $1,235.55 setelah data Durables Goods dirilis dengn haisl yang mengecewakan. Data Durables Goods AS turun sebanyak 1.3% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada +0.5% (F) dan -18.4% (P). Diluar penjualan alat transportasi, Durables Goods AS turun sebanyak 0.2% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada +0.5% (F) dan +0.4% (P).

Pagi ini, emas diperdagangkan lebih tinggi dan mungkin akan diperdagangkan didalam range kisaran kemarin, hingga menjelang pertemuan FOMC Minutes. Volatilitas pasar akan meningkat beberapa jam menjelang pertemuan FOMC dan investor diharapkan untuk memperhatikan level-level kritis emas.

Kembali diingatkan bahwa, Pertemuan ini akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya emas akan mengalami penurunan tajam.

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, dalam pola jangka pendek emas telah membentuk channel bullish, namun dalam sesi perdagangan Kamis (23/10) emas baru saja menembus level support $1,237.60 yang merupakan trendline bawah dari bullish channel tersebut.

Hal ini memungkinkan harga emas berkisar dibawah level tersebut dan emas berpotensi mencapai level support berikutnya pada $1,221.30 (S2) , $1,212.20 (S3).

Khusus pada sesi perdagangan hari ini, pasar akan kembali melihat perkembangan seputar pertemuan FOMC Minutes , hasil dari pertemuan ini akan menentukan trend lanjutan, setelah rebound dua minggu lalu.

Berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,236.20 - $1,221.00. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.



Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



BREAKING : Data Durables Goods AS turun sebanyak 1.3% selama periode September

BREAKING : Data Durables Goods AS turun sebanyak 1.3% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada +0.5% (F) dan -18.4% (P).

Diluar penjualan alat transportasi, Durables Goods AS turun sebanyak 0.2% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada +0.5% (F) dan +0.4% (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Bad for Dollar

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

Dolar rebound pada sesi perdagangan Eropa hari ini

kedaitrader.com - Dolar rebound pada sesi perdagangan Eropa hari ini. Menyusul laporan RiksBank Swedia menurunkan suku bunganbank sentral sebesar 25 basis poin menjadi Nol.

Dolar diperdagangkan naik pada level 85.66 saat berita ini ditulis, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga serendah 85.47. Jika terus menguat Dolar berpotensi menutup gap pada Senin yakni pada kisaran 85.80.

Waspadai kenaikan dolar, mungkin akan membawa pasar rival (EUR/USD, GPB/USD , AUD/USD) dan Emas berbalik arah.

Sweden's Riksbank cuts rates 25bps to zero

BREAKING : Sweden's Riksbank cuts rates 25bps to zero, below consensus for 15bps cut to 0.10%. Lowest forecast was 0.05%

Economics Watch Today : Oct 28, 2014

Economics Watch Today : Oct 28, 2014

19:30 WIB : US Core Durable Goods Orders (MoM) (Sep), 0.50% (F) vs. 0.40% (P)
19:30 WIB : US Durable Goods Orders (MoM) (Sep), 0.50% (F) vs. -18.40% (P)
20:00 WIB : US S&P/CS HPI Composite - 20 n.s.a. (MoM) (Aug), 0.50% (F) vs. 0.60% (P)
21:00 WIB : US CB Consumer Confidence (Oct), 87 (F) vs. 86 (P)


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



Goldman Sachs turunkan perkiraan harga minyak mentah dunia

kedaitrader.com - Goldman Sachs turunkan perkiraan harga minyak mentah dunia pada tahun 2015 dan menyatakan trend bearsih dalam jangka mengengah.

Goldman menurunkan perkiraaan harga minyak mentah AS (WTI) di kuartal pertama hingga pertengahan tahun 2015 pada kisaran $75 per barel. Turun sebesar 17% dari $90 per barel pada perkiraan sebelumnya.

Goldman juga menurunkan perkiraan harga minyak mentah London (Brent Cruce) sebanyak 15% menjadi $85 per barel, turun dari perkiraan sebelumnya pada $100. Pada tahun 2016 dan outlook jangka panjang Goldman memperkirakan minyak WTI pada kisaran $80 per barel dan $90 per barel untuk harga Brent Crude.

Analisa Emas - 28 Oktober 2014

kedaitradr.com - Emas diperdagangkan melemah memasuki sesi perdagangan Amerika semalam, menjelang pertemuan FOMC Minutes AS pada Kamis dini hari mendatang. Meski sempat menguat pada sesi pedagangan Asia dan Eropa namun tekanan sell yang mendomonasi pada sesi Amerika telah menghaspus seluruh keuntungan awal.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Senin (27/10) dengan kerugian sebesar $2.5 atau 0.20% berakhir pada $1,229.30 per troy ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup turun sebesar $5.90 atau 0.48% berakhir pada $1,225.30, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,231.85 dan serendah $1,225.30. Sepekan lalu, emas spot catatkan kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Selama sesi perdagangan semalam pasar emas diperdgangkan pada kisaran kurang dari $10. Emas diperdagangkan pada kisaran sempit, dan kehilangan daya tarik menjelang pertemuan puncak FOMC Minutes AS minggu ini. Investor nampak memilih untuk berburu likuiditas dipasar saham mengukiti musim laporan keuangan disejumlah pasar global.

Keuntungan awal pada harga emas tergerus sedikit demi sedikit setelah hasil survey IFO Jerman dalam menilai kondisi bisnis dilokasi tersebut mencatatkan penurunan  pada level terendah sejak 6 bulan. IFO Business Expectations dirilis turun pada level 98.30, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 98.9 (F) dan 99.3 (P). IFO Jerman Current Assessment dirilis turun pada level 108.4. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 110.0 (F) dan 110.5 (P). Dan IFO Jerman Business Climate Index dirilis turun pada level 103.2. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 104.3 (F) dan 104.7 (P).

Dipasar AS data penjualan rumah baru yang sempat tertunda, mencatatkan keuntungan sebesar 0.3%, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.5% (P) dan -1.0% (P).

Pagi ini, emas diperdagangkan lebih tinggi, membentuk pola transaksi yang mungkin tidak akan terlalu berbeda dengan perdagangan kemarin. Emas berpotensi menguat tetapi pada kisaran yang sempit pada sesi perdagangan Asia hingga pembukaan eropa.

Volatilitas pasr akan menignkat memasuki sesi perdagangan Amerika mala mini menyusul ada beberapa data ekonomi AS yang akan dirilis nanti malam.

Durables Goods ASakan menjadi fokus pasar pada pukul 19.30 GMT+7, data diperkirakan akan diperdagangkan pada angka yang lebih besar yakni pada kenaikan sebesar 0.5% dari 0.4% pada periode Agustus.

Pada pukul 20.00 GMT+7 pada akan terfokus pada dara S&P House Price Index dan disusul data Consumer Confidence AS pada pukul 21.00 GMT+7.

Pada Kamis dini hari (01.00 GMT+7) pasar akan terfokus dengan permuan puncak Federal Reserve As pada FOMC Minutes. Pertemuan ini akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya emas akan mengalami penurunan tajam.

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, dalam pola jangka pendek emas telah membentuk channel bullish, namun dalam sesi perdagangan Kamis (23/10) emas baru saja menembus level support $1,237.60 yang merupakan trendline bawah dari bullish channel tersebut.

Hal ini memungkinkan harga emas berkisar dibawah level tersebut dan emas berpotensi mencapai level support berikutnya pada $1,221.30 (S2) , $1,212.20 (S3).

Minggu ini, pasar akan kembali melihat perkembangan seputar pertemuan FOMC Minutes AS pada akhir Oktober mendatang, untuk menentukan trend lanjutan, setelah rebound dua minggu ini.

Berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,236.20 - $1,221.00. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



BREAKING : Survei IFO Jerman Business Expectations dirilis turun pada level 98.3

BREAKING : Survei IFO Jerman Business Expectations dirilis turun pada level 98.3. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 98.9 (F) dan 99.3 (P).

IFO Jerman Current Assessment dirilis turun pada level 108.4. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 110.0 (F) dan 110.5 (P).

IFO Jerman Business Climate Index dirilis turun pada level 103.2. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 104.3 (F) dan 104.7 (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Bad for Euro

Subscribed as Kedai Trader Platinum Member for faster News Update & Daily Recommendation | PIN:2B8F7267

Economics Watch Today : 27 Oktober 2014

Economics Watch Today : 27 Oktober 2014

16:00 WIB : German Business Expectations (Oct), 98.9 (F) vs. 99.3 (P)

16:00 WIB : German Current Assessment (Oct), 110 (F) vs. 110.5 (P)

16:00 WIB : German Ifo Business Climate Index (Oct), 104.3 (F) vs. 104.7 (P)

21:00 WIB : US Pending Home Sales (MoM) (Sep), 0.50% (F) vs. -1.00% (P)


Analisa Emas - 27 Oktober 2014

kedaitrader.com - Emas diperdagangkan flat selama sesi Jum’at, dipasar emas berjangka - harga emas mencataktan keuntunga tipis kurang dari $3 namun menandai keuntungan pertama setelah mencatatkan kerugian dalam dua sesi perdagangan berturut-turut.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (24/10) dengan keuntungan sebesar $2.70 atau 0.20% berakhir pada $1,231.80 per troy ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup turun sebesar $1 atau 0.08% berakhir pada $1,231.20, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,234.10 dan serendah $1,228.65. Sepekan lalu, emas pot catatkan kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Emas diperdagangkan pada kisaran sempit, dan kehilangan daya tarik menjelang pertemuan puncak FOMC Minutes AS minggu ini. Investor nampak memilih untuk berburu likuiditas dipasar saham mengukiti musim laporan keuangan disejumlah pasar global.

Dalam data akhir pekan, data New Home Sales AS menjadi satu-satunya data yang dirilis selama sesi perdagangan Amerika pada Jum’at (24/10) data tersebutpun tidak memberikan pengaruh besar pada pasar Emas. Penjualan rumah baru AS dirilis naik sebanyak 0.2% menjadi 467K dari sekitar 466K pada periode Agustus.

Pagi ini, emas diperdagangkan lebih tinggi menyusul laporan hasil stress test perbankan Eropa yang membawa Euro dan sebagian mata uanga utama dunia menguat, sementara dolar mengalami tekanan. Dolar diperdagangkan pada kisaran 85.51 saat berita ini ditulis, turun sebesar 26 poin atau 0.30%. Pada Jum'at, Dolar ditutup turun sebesar 15 poin atau 0.14% berakhir pada level 85.77.

Sementara Euro diperdagangkan menguat sebanyak 37 poin atau 0.29% berada pada kisaran 1.2703 saat berita ini ditulis. 

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar akan terfokus pada banyak data Pending Home Sales AS yang diperkirakan mencatatkan kenaikan sebesar 0.5% selama periode September.

Dalam sepekan kedepan pasr emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang tidak terlalu besar terlebih menjelang ptermuan FOMC Minutes AS pada Kamis 01.00 GMT+7. Pertemuan ini akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya emas akan mengalami penurunan tajam.

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, dalam pola jangka pendek emas telah membentuk channel bullish, namun dalam sesi perdagangan Kamis (23/10) emas baru saja menembus level support $1,237.60 yang merupakan trendline bawah dari bullish channel tersebut.

Hal ini memungkinkan harga emas berkisar dibawah level tersebut dan emas berpotensi mencapai level support berikutnya pada $1,221.30 (S2) , $1,212.20 (S3).

Minggu ini, pasar akan kembali melihat perkembangan seputar pertemuan FOMC Minutes AS pada akhir Oktober mendatang, untuk menentukan trend lanjutan, setelah rebound dua minggu ini.

Berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,245.00 - $1,226.00. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



Dolar Anjlok Awal Sesi Perdagangan Senin

kedaitrader.com - Dolar anjlok pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah penguatan terjadi disebagian besar rival dolar menyusul laporan 25 bank Eropa gagal lalui Stress Test.

Dolar diperdagangkan pada kisaran 85.51 saat berita ini ditulis, turun sebesar 26 poin atau 0.30%. Pada Jum'at, Dolar ditutup turun sebesar 15 poin atau 0.14% berakhir pada level 85.77.

25 dari 130 Bank diEropa telah dinyatakan gagal dalam Stress Test yang dilakukan oleh ECB. Uji yang dilakukan untuk menilai tingkat kesehatan keuangan Bank dalam kemampuannya untuk menahan krisis ekonomi. Laporan ini direspon baik oleh sebagian besar investor karena setidaknya hanya perbankan kecil yang gagal Stress Test. 

Dari Hasil Stress Test tidak ada perbankan besar yang galal test, kegagalan uji Stress dikonsentrasikan di Italia dengan 9 bank gagal, Di Yunani daj Cyprus dimana masing-masing mencatatkan 3 bank gagal dan 10 Bank lainnya berasal berbagai negara anggota Uni Eropa.

25 Bank Eropa Gagal Stress Test

kedaitrader.com - 25 dari 130 Bank diEropa telah dinyatakan gagal dalam Stress Test yang dilakukan oleh ECB. Uji yang dilakukan untuk menilai tingkat kesehatan keuangan Bank dalam kemampuannya untuk menahan krisis ekonomi menunjukkan bahwa tingkat kepemilikan modal minimum dibawah 24.62 miliar euro ($31.17 miliar).

ECB mengatakan sejak stress test diumumkan pada bulan Juli tahun lalu bahwa 30 bank zona euro terbesar saja telah mengangkat EUR60 miliar dan memperkuat neraca mereka dengan lebih dari EUR200 miliar.

Dalam Stress test ini, masing-masing bank harus harus mempertahankan modal minimal dari aktiva menurut resiko dalam skenario jika perekonomian Eropa berkembang hingga 2016. Dengan minimal 5.5% modal dari aktiva jika ekonomi Eropa mengalami krisis (skenario 3 tahun) dan tingkat pengangguran diatas 13%.

Dari Hasil Stress Test tidak ada perbankan besar yang galal test, kegagalan uji Stress dikonsentrasikan di Italia dengan 9 bank gagal, Di Yunani daj Cyprus dimana masing-masing mencatatkan 3 bank gagal dan 10 Bank lainnya.



Top