Slider

Recent Tube

Latest News

Report

Emas

Forex

Kamus Mini

Galery

Analisa Emas - 3 September 2015

kedaitrader.com - Harga emas diperdagangkan melemah pada sesi perdagangan Rabu (2/9) dan berada pada kisaran yang sempit sepanjang sesi perdagangan berlangsung semalam. 

Daya pikat akan pasar emas nampaknya mulai memudar karena investor beralih pada pasar saham yang bergerak rebound cukup tinggi ditutup dengan kerugian tajam pada sesi perdagangan sebelumnya.

Data ADP Employment AS yang dirilis kurang dari perkiraan pasar semalam juga nampaknya tidak membantu emas bergerak lebih tinggi, karena index dolar AS justru diperdagangkan menguat tajam bertahan diatas level 95.00.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (2/9), dengan kerugian sebesar $6.10 atau 0.54% berakhir pada level $1,133.200 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,142.331 dan serendah $1,131.980. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan kerugian sebesar $27.30 atau 2.36%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas mancatatkan keuntungan sebesar $38.90 atau 3.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (2/9) dengan kerugian sebesar $6.20 atau 0.50% berakhir pada level $1,133.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $37.90 atau 3.67%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas kontrak Desember mancatatkan keuntungan sebesar $37.40 atau 3.4%.

Index Dolar AS ditutup naik – mencatatkan keuntungan sebesar 60 poin atau 0.63% berakhir pada level 95.88, setelahsempat diperdagangkan hingga setinggi 95.93 dan serendah 95.24.

Dalam data yang dirilis semalam menunjukkan bawah ADP Employment mencatatkan sebanyak 190K lapangan kerja baru disektor swasta selam periode September, data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan 201K, Namun naik dari periode sebelumnya pada 177K.

Memasuki sesi perdagangan Kamis (3/9) pasar emas nampaknya akan cenderung diperdagangkan flat pada sesi perdagangan Asia menyusul ditutupnya pasar China dalam rangka "Victory Day" – pasar China akan ditutup hinga akhir pekan ini dan akan kembali dibuka pada sesi perdagangan Senin 7 September 2015.

Khusus hari ini, Rabu (2/9) Pertemuan Bank Sentral Eropa akan menjadi fokus pasar pada pukul 18:45 GMT+7 , diikuti oleh jadwal press conference Kepala ECB Mario Draghi pada pukul 19:30 GMT+7. 

Data Klaim Pengangguran AS juga akan dirilis pada Kamis (3/9)pukul 19:30 GMT+7. Survei sementara menyebutkan data akan dirilis pada kisaran 275K, naik dari data periode sebelumnya pada 271K. 

Pada Jum'at (4/9) Non-Farm Payrolls AS akan dirilis pada pukul 19:30 GMT+7. Survei sementara menyebutkan data akan dirilis pada kisaran 220K, naik dari data periode sebelumnya pada 215K.

Deficit Neraca Perdagangan Australia turun menjadi 2.460B

BREAKING : Deficit Neraca Perdagangan Australia turun menjadi 2.460B dari 3.050B pada periode Juli. Data dirilis lebih baik dari perkiraan pasar pada -3.100B. 

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentiment : Good for $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Penjualan Retail Sales Australia turun sebanyak 0.1% selama periode Juli

BREAKING : Penjualan Retail Sales Australia turun sebanyak 0.1% selama periode Juli. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.4% (F) dan +0.6%% (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Bad for $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

ADP Employment AS catatkan 190K lapangan kerja baru

BREAKING : ADP Employment AS catatkan 190K lapangan kerja baru selama periode September. Data dirilis lebih rendah dari perkiraan pasar dan data sebelumnya pada 201K (F) dan 177K (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentiment : Bad for Dollar

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Economics watch Today : Wednesday - Sept 2, 2015

Economics watch Today : Wednesday - Sept 2, 2015

14:00 WIB : Spanish Unemployment Change, -74.0K (P)

16:00 WIB : PPI (YoY) (Jul), -2.10% (F) vs. -2.20% (P)

16:00 WIB : PPI (MoM) (Jul), -0.10% (F) vs. -0.10% (P)

19:15 WIB : US ADP Nonfarm Employment Change (Aug), 201K (F) vs.  185K (P)

21:00 WIB : US Factory Orders (MoM) (Jul), 0.90% (F) vs. 1.80% (P)

Analisa Emas - 2 September 2015

kedaitrader.com - Harga emas ditutup lebih tinggi selama sesi perdagangan Selasa (1/9) menerima dukungan atas pelemahan index dolar AS sejaka awal sesi peragangan Asia. Penurunan yang cukup tajam dipasar saham global juga turut kembali menarik minat pasar investor.

Sayangnya, keuntungan pada harga emas kembali menyusut karena investor nampaknya akan cenderung berhati-hati menjelang data puncak ketenagakerjaan AS sejak Rabu hingga Jum'at.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (1/9), dengan keuntungan sebesar sebesar $5.40 atau 0.48% berakhir pada level $1,139.300 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,147.780 dan serendah $1,134.204. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan kerugian sebesar $27.30 atau 2.36%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas mancatatkan keuntungan sebesar $38.90 atau 3.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Selasa(1/9) dengan keuntungan sebesar $7.30 atau 0.60% berakhir pada level $1,139.800 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $37.90 atau 3.67%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas kontrak Desember mancatatkan keuntungan sebesar $37.40 atau 3.4%.

Pasar emas mengawali awal sesi perdagangan September dengan cukup bagus meski hanya dengan keuntungan yang masih tidak terlalu besar. Diawal sesi September pasar emas hanya terdorong oleh data manufaktur AS yang dirilis kurang dari perkiraan pasar.

Dalam data yang dirilis semalam menunjukkan bawah ISM Manufaktur AS dirilis turun pada level 51.1 selama periode Agustus, data dirlis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 52.6 (F) dan 52.7 (P). Sepanjang sesi perdagangan berlangsung index dolar S diperdagangkan anjlok - Index dolar AS ditutup dengan kerugian sebesar 67 poin atau 0.70% berakhir pada level 95.28, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 95.17 dan serendah 95.17.

Memasuki sesi ketiga perdagangan minggu ini, pasar nampaknya akan mulai diperdagangkan pada kisaran yang lebih besar – mengingat sederetan data ketenaga kerjaan AS akan mulai dirilis pada Rabu (2/9).

Khusus Hari ini, Rabu (2/9) Data ADP Employment AS akan dirilis pada pukul 19:15 GMT+7. Survei sementara menyebutkan data akan dirilis pada kisaran 201K, naik dari data periode sebelumnya pada 185K.


GDP Australia Dirilis Dibawah Forecast

BREAKING : Gross Domestic Product (GDP) Australia catatkan kenaikan sebesar 2.0% selama periode kuartal ke-2. Data dirilis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 2.2% (F) dan 2.3% (P)

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentimen : Bad for $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Economics Watch Today : Tuesday - Sept 1, 2015

Economics Watch Today : Tuesday - Sept 1, 2015

14:15 WIB : Spanish Manufacturing PMI (Aug), 53.2 (F) vs. 53.6 (P)

14:45 WIB : Italian Manufacturing PMI (Aug), 54.8 (F) vs. 55.3 (P)

14:50 WIB : French Manufacturing PMI (Aug), 48.6 (F) vs. 48.6 (P)

14:55 WIB : German Manufacturing PMI (Aug), 53.2 (F) vs. 53.2 (P)

14:55 WIB : German Unemployment Change (Aug), -3K (F) vs. 9K (P)

14:55 WIB : German Unemployment Rate (Aug), 6.40% (F) vs. 6.40% (P)

15:00 WIB : Italian Monthly Unemployment Rate (Jul), 12.60% (F) vs. 12.70% (P)

15:00 WIB : Manufacturing PMI (Aug), 52.4 (F) vs. 52.4 (P)

15:30 WIB : BoE Consumer Credit (Jul), 1.200B (F) vs. 1.220B (P)

15:30 WIB : GBP Manufacturing PMI (Aug), 52 (F) vs. 51.9 (P)

15:30 WIB : GBP Mortgage Approvals (Jul), 68.00K (F) vs. 66.58K (P)

16:00 WIB : EU Unemployment Rate (Jul), 11.10% (F) vs. 11.10% (P)

20:45 WIB : US Manufacturing PMI (Aug), 52.9 (F) vs. 52.9 (P)

21:00 WIB : US ISM Manufacturing PMI (Aug), 52.6 (F) vs. 52.7 (P)

23:00 WIB : CHF SNB Chairman Thomas Jordan speaks

Reserve Bank Of Australia tetapkan suku bunga acuan tetap pada level 2.0%

BREAKING : Reserve Bank Of Australia tetapkan suku bunga acuan tetap pada level 2.0%

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentimen : Good for $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Analisa Emas - 1 September 2015

kedaitrader.com - Harga emas ditutup sedikit lebih tinggi pasar emas spot, meski mencatatkan keuntungan tipis namun menandai performa yang cukup baik di akhir periode Agustus. Selama periode Agustus harga emas mancatatkan keuntungan sebesar 3.5% rebound dari penutuan akhir Juli pada $1,095.000 per troy ounce.

Selama sesi perdagangan awal pekan pasar emas hanya diperdagangkan pada kisaran yang sempit menyusul tidak adanya data yang menjadi fokus pasar.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Senin (31/8), dengan keuntungan sebesar sebesar $1.30 atau 0.11% berakhir pada level $1,133.900 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,136.505 dan serendah $1,125.665. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan kerugian sebesar $27.30 atau 2.36%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas mancatatkan keuntungan sebesar $38.90 atau 3.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Senin (31/8) dengan kerugian sebesar $1.30 atau 0.10% berakhir pada level $1,132.500 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $37.90 atau 3.67%. Selama periode . Selama periode Agustus harga emas kontrak Desember mancatatkan keuntungan sebesar $37.40 atau 3.4%.

Selama sesi perdagangna akhir pekan, harga emas diperdagankan pada kisaran yang sempit – diawal sesi perdagangan AS pasar hanya terfokus pada hasil data Personal Income AS yang dirilis naik sebanyak 0.4% selama periode Juli, data dirilis sesuai dengan perkiraa dan data sebelumnya pada 0.4% (F) dan 0.4% (P).

Dipasar rival utama, index dolar AS ditutup sedikit lebih rendah – mencatatkan kerugian sebesar 12 poin atau 0.13% berakhir pada level 95.95, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 96.23 dan serendah 95.60.

Dipasar komoditas lainnya, Crude Oil 9Oct) ditutup naik sebanyak $3.98 atau 8.8% berakhir pada level $49.20 per barrel di New York Mercantile Exchange. Sementara Brent Crude (Oct) ditutup naik sebanyak $410 atau 8.2% berakhir pada level $54.15 per barrel.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang cukup besar mengingat banyak data ekonomi Eropa dan Amerika yang dirilis disepanjang sesi perdagangan hari ini. Volatilitas pasar nampaknya akan meningkat disesi perdagangan Erpa pada pukul 14:00.

Pada pekan ini, data ketenagakerjaan AS akan jadi fokus utama pasar global.

Caixin PMI Manufaktur China dirilis naik pada level 47.3

BREAKING : Caixin PMI Manufaktur China dirilis naik pada level 47.3. Lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 47.2 (F) dan 47.1(P).

Caixin Service Manufaktur China dirilis turun pada level 51.5. Lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 53.9 (F) dan 53.8 (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Netral For $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Harga Minyak Naik Tajam, Dolar Australia Bertahan Dilevel Bawah Jelang RBA Minutes Meeting

kedaitrader.com - Dolar Australia diperdagangkan melemah selaam sesi perdagangan awal pekan, mencatatkan kerugian yang cukup besar meski harga minyak mentah dunia yang selama ini membebani pasar diperdagangkan melonjak tajam.

AUD/USD menyelesaikan sesi perdagangan Senin (31/8) dengan kerugian sebesar 57 poin atau 0.80% berakhir pada level 0.71126, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 0.71572 dan serendah 0.70813.

Dipasar Minyak, Crude Oil 9Oct) ditutup naik sebanyak $3.98 atau 8.8% berakhir pada level $49.20 per barrel di New York Mercantile Exchange. Sementara Brent Crude (Oct) ditutup naik sebanyak $410 atau 8.2% berakhir pada level $54.15 per barrel.

Diawal sesi perdagangan pekan ini, AUD/USD memang cenderung tertekan oleh data Penjualan Rumah di Asutralia yang mengalami penurunan sebanyak 0.4%. 

Memasuki sesi perdagangan pagi ini, AUD/USD kembali dibuka sedikit lebih rendah namun masih dalam kisaran yang sempit.

Pertemuan puncak bank Sentral Australia hari ini pada pukul 11:30 GMT+7 akan menjadi fokus utama pasar Aussie sepanjang sesi perdagangan hari ini. Spekulasi Pasar nampak akan terjadi cukup besar mengingat pasar Aussie mengalami tekanan yang cukup besar disesi perdagangan minggu lalu.

Perlu diperhatikan bahw kondisi ekonomi China yang bergolak belakangan ini, nampaknya akan mempengaruhi tingkat pengambilan keputusan RBA dalam pertemuan kali ini.

Penurunan AUD/USD yang terjadi cukup tajam, nampaknya akan cenderung membawa RBA untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini yakni 2.0% dan hal ini akan membawa Aussie menerima dukungan naik yang cukup tajam dengan pontesi kenaikan pada kisaran 0.71800 - 0.72500. 

Namun Jika terjadi penurunan suku bunga, maka AUD/USD berpotensi melemah dibawah level 0.70, dengan Kisaran harga bawah pada 0.69500 - 0.69000.


PMI Manufaktur China dirilis datar pada level 49.7

BREAKING : PMI Manufaktur China dirilis datar pada level 49.7, data dirilis sesuai dengan dari perkiraan dan data sebelumnya pada 49.7 (F) dan 49.7 (P).

PMI Non-Manufaktur China dirilis tetap pada level 53.4, data dirilis lebih rendah dari data sebelumnya pada 53.9 (P).

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Bad for $AUD

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Consumer Price Index (CPI) Eropa catatkan sebesar 0.2%

BREAKING : Consumer Price Index (CPI) Eropa catatkan sebesar 0.2% . Data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.1% (F) dan 0.2% (P)

(kedaitrader.com)

Impact : Medium
Sentimen : Good for Euro

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Dolar AS Anjlok Disesi Perdagangan Asia

BREAKING : Dolar AS Anjlok Disesi Perdagangan Asia

Index Dolar AS anjlok sejak pembukaan pasar Asia hari ini (31/8) - meski tidak ada berita besar yang membebani pasar pada awal perdagangan pekan ini.

Pada Jum'at (28/8) Index Dolar AS ditutup naik sebanyak 32 poin atau 0.33% berakhir pada level 96.07, setelah sempat diperdagangkan naik hingga setinggi 96.30 dan serednah 95.35.

Siang ini, Index Dolar AS diperdagangkan turun - berada pada level 95.69 saat berita ini ditulis.

Secara Teknis, Dolar berpotensi menguji level terendah Jum'at yang juga sebagai level supportnya pada 95.35. 

Penurunan index dolar ini nampaknya akan membantu rebound pasar rival utamanya EUR/USD, GBP/USD dan Emas. Sementara Dolar Australia (AUD/USD) nampaknya akan kesulitan untuk naik karena data internal Australia dirilis dengan hasil yang kurang baik pagi ini.

China 2016 GDP growth forecast cut to 6.4% from 6.7% - Goldman

BREAKING : China 2016 GDP growth forecast cut to 6.4% from 6.7% - Goldman

Impact : Strong
Sentiment : Bad for $AUD, China Stocks & Gold

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Analisa Emas - 31 Agustus 2015

kedaitrader.com - Harga emas ditutup campuran selama sesi perdagangan Jum'at (28/8) - diperdagangkan pada kisaran yang tidak terlalu besar menimbang setiap perkembangan yang terjadi dipasar selama pertemuan tahunan Jackson Hole digelar sejak Jum'at.

Dalam sepekan terkahir, harga emas mencatatkan kerugian cukup besar setelah sempat melonjak pada pekan sebelumnya menyusul tingginya minat safe0haven ditengah kepanikan pasar atas ancaman perlambatan ekonomi global.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Jum'at (28/8), dengan keuntungan sebesar sebesar $7.60 atau 0.68% berakhir pada level $1,132.600 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,1140.723 dan serendah $1,123.667. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan kerugian sebesar $27.30 atau 2.36%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Jum'at (28/8) dengan keuntungan sebesar $11.40 atau 1.0% berakhir pada level $1,134.000 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $37.90 atau 3.67%.

Selama sesi perdagangna akhir pekan, harga emas diperdagankan pada kisaran yang sempit – diawal sesi perdagangan AS pasar hanya terfokus pada hasil data Personal Income AS yang dirilis naik sebanyak 0.4% selama periode Juli, data dirilis sesuai dengan perkiraa dan data sebelumnya pada 0.4% (F) dan 0.4% (P).

Sementara Data Personal Spending AS dirilis naik sebanyak 0.3% selama peridoe Juli, data dirilis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.4% (F) dan 0.3% (P).

Harga emas diperdagangkan sedikit lebih tinggi, tertahan oleh keuntungan yang juga terjadi pada saat yang bersamaan. Index dolar AS diperdagangkan melonjak merespon beberapa hasil pernyataan Member Fed Fisher dan Lockhart selama sesi perdagangan Jum'at.

Dalam statement yang dilontarkan masing-masing mengindikasi adanya perubahan suku bunga pada tahun ini, namun membang tidak memberikan signal kapan kenaikan akan dilakukan. 

Fisher mengungkapkan bahwa perkembangan data ekonomi dalam dua pekan sebelum pertemuan FOMC September akan menjadi acuan Fed dalam mengambil keputusan.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang sempit. Volatilitas pasar nampaknya akan terjadi disesi perdagangan Erpa pada pukul 14:00.

Emas diperkirakan akan berada pada kisaran yang sempit karena tidak ada jadwal data ekonomi disesi perdagangan AS malam nanti.

Pada pekan ini, data ketenagakerjaan AS akan jadi fokus utama pasar global.

Economics Watch Today : Friday - August 28, 2015

Economics Watch Today : Friday - August 28, 2015

All day : Annual Meeting Jackson Hole

12:45 WIB : CHF GDP (YoY) (Q2), 0.9% (F) vs. 1.1% (P)

12:45 WIB : CHF GDP (QoQ) (Q2), -0.1% (F) vs. -0.2% (P)

14:00 WIB : Spanish CPI (YoY) (Aug), -0.1% (F) vs. 0.1% (P)

14:00 WIB : Spanish Retail Sales (YoY) (Jul), 0.9% (F) vs. 2.3% (P)

15:30 WIB : GBP GDP (YoY) (Q2), 2.6% (F) vs. 2.6% (P)

15:30 WIB : GBP GDP (QoQ) (Q2), 0.7% (F) vs. 0.7% (P)

16:00 WIB : EU Consumer Confidence (Aug), -7.0 (F) vs. -7.1 (P)

19:00 WIB : EU German CPI (YoY) (Aug), 0.2% (F) vs. 0.2% (P)

19:00 WIB : EU German CPI (MoM) (Aug), -0.1% (F) vs. 0.2% (P)

19:30 WIB : US Personal Income (MoM) (Jul), 0.4% (F) vs. 0.4% (P)

19:30 WIB : US Personal Spending (MoM) (Jul), 0.4% (F) vs. 0.2% (P)

21:00 WIB : US Michigan Consumer Sentiment (Aug), 93.0 (F) vs. 92.9 (P)

Saturday - August 29, 2015

All day : Annual Meeting Jackson Hole

09:25 WIB : BoE Gov Carney Speaks

23:25 WIB : US FOMC Member Stanley Fischer Speaks

Analisa Emas - 28 Agustus 2015

kedaitrader.com - Pasar emas diperdagangakan pada kisaran yang sempit selama sesi perdagangan Kamis (27/8) – flat menjelang pertemuan para petinggi Bank Sentral Dunia dan Federal Reserve AS dalam pertemuan tahunan Jackson Hole hari ini hingga Sabtu (29/8).

Pertemuan yang mungkin akan memberikan signal Fed akan rencana kenaikan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi global nampak direspon dengan penuh kehati-hatian oleh banyak investor.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (27/8), dengan keuntungan sebesar tipis sebesar 20 sen atau 0.02% berakhir pada level $1,124.000 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,129.180 dan serendah $1,118.200. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan keuntungan sebesar $50.40 atau 4.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (27/8) dengan kerugian sebesar $2.0 atau 0.20% berakhir pada level $1,122.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $46.90 atau 4.2%.

Investor nampak mulai berhati-hati menjelang pertemuan tahunan para petinggi Bank Sentral Dunia dan Federal Reserve AS dalam pertemuan tahunan Jackson Hole hari ini hingga Sabtu (29/8).

Pertemuan ini dianggap cukup memberikan dampak yang signifikan – terlebih melihat kondisi pasar global saat ini nampak berperilaku diluar dari kebiasaan pasar. Perlambatan ekonomi globa yang terjadi hampir diseluruh Negara membawa masing-masing bank sentral berlomba-lomba untuk melakukan kebijakan moneter.

Dari data ekonomi, selama sesi perdagangan selama pasar emas menerima tekanan dari hasil data GDP dan Klaim pengangguran AS yang dirilis dengan hasil yang lebih baik.

GDP AS tercatat naik sebanyak 3.7% selama periode Q2, data dirlis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 3.2% (F) dan 2.3% (P).

Sementara Klaim Pengangguran AS tercatat turun menjadi 271K selama periode minggu lalu, data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 274K (F) dan 277K (P).

Merespon Data tersebut, Index Dolar AS naik sebanyak 46 poin atau 0.48% berakhir pada level 95.75 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 96.01 dan serendah 94.96.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, investor diharapkan untuk tetap memperhatikan pertemuan Para Petinggi Bank Sentral Dunia dan Federal Reserve AS dalam Jackson Hole hari ini hingga Sabtu (29/8).

Hari ini – data Personal Income dan Personal Spending AS akan menjadi fokus pasar sejak pukul 19:30 GMT+7.

BREAKING : Harga Minyak Naik 10% , Catatkan Keuntungan Terbesar Dalam 1 Hari

kedaitrader.com - Harga minyak mentah WTI rebound pada sesi perdagangan Kamis (27/8) mencatatkan keuntungan lebih dari 10% setelah anjlok dalam dua pekan terakhir.

Crude Oil (Oct) mencatatkan keuntungan sebesar $3.96 atau 10.3% berakhir pada level $42.56 per barrel di New York Mercantile Exchange. Brent Crude (Oct) mncatatkan keuntungan sebesar $4.42 atau 10.3% berakhir pada level $47.56 per barrel di ICE Futures exchange London.

Pagi ini, harga minyak WTI kembali dibuka menguat - mencatatkan keuntungan tajam dan berada pada level $43.63 per barrel saat berita ini ditulis.

Sejak sesi perdagangan kemarin harga minyak mentah dunia menguat menyusul pernyataan Venezuela yang meminta adanya pertemuan darurat Negara-negara OPEC dan Non OPEC untuk menanggapi penurunan harga minyak dunia.

Keuntungan tajam pada harga minyak ini, akan cederung direspon positif oleh pasar Dolar Australia yang menerina tekanan turun oleh pelemahan harga minyak sejak sepekan terakhir.

Pasar saham Asia juga berpotensi menerima sentiment yang cukup positif.

Gross Domestic Product (GDP) catatkan kenaikkan sebesar 3.7% selama Q2

BREAKING : Gross Domestic Product (GDP) catatkan kenaikkan sebesar 3.7% selama Q2 . Data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 3.2% (F) dan 2.3%(P).

Klaim Penggangguran AS turun menjadi 271K. Angka Klaim dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 274K (P) dan 277K (F).

(kedaitrader.com)

Impact : Strong
Sentimen : Good for Dollar

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Economics Watch Today : Thursday - August 27, 2015

Economics Watch Today : Thursday - August 27, 2015

13:00 WIB : GBP Nationwide HPI (YoY) (Aug), 3.10% (F) vs. 3.50% (P)

13:00 WIB : GBP Nationwide HPI (MoM) (Aug), 0.40% (F) vs. 0.40% (P)

14:00 WIB : EU Spanish GDP (YoY) (Q2), 3.10% (F) vs. 3.10% (P)

14:00 WIB : EU Spanish GDP (QoQ) (Q2), 1.00% (F) vs. 1.00% (P)

19:30 WIB : US GDP (QoQ) (Q2), 3.20% (F) vs. 2.30% (P)

19:30 WIB : US Initial Jobless Claims, 275K (F) vs. 277K (P)

21:00 WIB : US Pending Home Sales (MoM) (Jul), 1.00% (F) vs. -1.80% (P)


Dolar Naik Tajam Susul Penurunan Tajam Euro Respon Rencana Stimulus ECB

News Update : Dolar Naik Tajam Susul Penurunan Tajam Euro Respon Rencana Stimulus ECB

kedaitrader.com - Euro diperdagangkan melemah selama sesi perdagangan Rabu (26/8) mencatatkan kerugian lebih dari 200 poin menyusul pernyataan ECB yang siap gelontarkan dana yang lebih banyak dalam program pembelian aset (QE).

Index Dolar AS sebagai pasar rival EURO diperagangkan melonjak tajam selama sesi perdagangan semalam. Keuntungan pasar index dolar AS juga diperkuat oleh hasil data yang Durables Goods Order AS yang dirilis dengan hasil yang lebih tinggi.

EUR/USD menyelesaikan sesi perdagangna Rabu (26/8) dengan kerugian sebesar 206 poin atau 1.82% berakhir pada level 1.13125 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 1.15604 dan serendah 1.12904.

Index Dolar AS naik sebanyak 133 poin atau 1.40% berakhir pada level 95.29 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 95.42 dan serendah 93.69.

Peter Praet Executive Member ECB mengungkapkan bahwa penurunan harga komoditas dan pelemahan ekonomi global memiliki resiko bagi pencapaian target inflasi kawasan Eropa. Peter mengindikasi bahwa ECB tengah mempersiapkan skala baru yang lebih tinggi dalam program pembelian aset (QE) jika dibutuhkan.

Sementara dari data ekonomi AS, menunjukkan bawha Durables Good Order AS mencatatkan kenaikan sebesar 2.0% selama periode Juli, data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada -0.5% (F) dan 3.4% (P).

Kuatnya index Dolar AS, disesi perdagangan semalam membawa pasar rival utama lainnya juga turut terpuruk termasuk pasar Emas.

Harga emas anjlok, karena pasar mulai mengalihkan perhatiannya pada pasar saham yang mulai reboudn setelah anjlok dalam sepekan terakhir.

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Analisa Emas - 27 Agustus 2015

kedaitrader.com - Harga emas diperdagangkan anjlok pada sesi perdagangan semalam (26/8) mencatatkan kerugian lebih dari $10 setelah index dolar AS diperdagangkan melonjak tajam – merespon hasil data Durables Goods AS.

Disisi lain pralihan asset terjadi setelah banyak investor mulai melirik pasar saham yang nampak mulai rebound , setelah diperdagangkan melemah tajam sejak awal pekan.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (26/8), dengan kerugian sebesar $15.50 atau 1.36% berakhir pada level $1,124.800 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,146.370 dan serendah $1,117.610. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan keuntungan sebesar $50.40 atau 4.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (26/8) dengan kerugian sebesar $13.70 atau 1.20% berakhir pada level $1,124.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $46.90 atau 4.2%.

Pasar emas nampak ditinggalkan menyusul banyaknya minat beli investor dipasar global kemarin.

Pasar saham globa rebound menyusul laporan bahwa PBOC menyuntikan sebanyak 140 Miliar Yuan dana kepasar saham China. Pagi ini, minat beli para investor nampaknya masih akan cukup kuat pasalnya PBOC kembali akan menyuntikkan 150 miliar yuan dana kepasar.

Dari data ekonomi AS, Data Durables Good Order AS mencatatkan kenaikan sebesar 2.0% selama periode Juli, data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada -0.5% (F) dan 3.4% (P).

Berita terbaru dari kawasan Uni Eropa muncul dari pernyataan salah satu dewan ECB - Peter Praet Executive Member ECB mengungkapkan bahwa penurunan harga komoditas dan pelemahan ekonomi global memiliki resiko bagi pencapaian target inflasi kawasan Eropa. Peter mengindikasi bahwa ECB tengah mempersiapkan skala baru yang lebih tinggi dalam program pembelian aset (QE) jika dibutuhkan.

Merespon rencana stimulus tambahan oleh ECB dan bagusnya data ekonomi AS semalam, membawa index dolar AS menguat tajam dan menekan perdagangan pasar emas dan pasar mata uang rival utamanya.

Index Dolar AS naik sebanyak 133 poin atau 1.40% berakhir pada level 95.29 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 95.42 dan serendah 93.69.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, investor diharapkan untuk tetap memperhatikan kondisi perdagangan pasar global. Pasar emas nampaknya akan kembali kurang diminati jika pasar saham mencoba untuk rebound setelah anjlok sejak awal pekan ini.

Hari ini - data GDP, Klaim Pengangguran dan Pending Homes Sales AS akan menjadi fokus pasar sejak pukul 19:30 GMT+7.


Analisa Emas - 26 Agustus 2015

kedaitrader.com - Harga eams diperdagangkan melemah pada sesi perdagangan semalam, mencatatkan kerugian dalam dua sesi perdagangan berturut-turut setelah banyak investor mulai berburu asset lain untuk meminimalkan resiko.

Emas yang dianggap kurang diminati ketika inflasi rendah mendorong investor berburu mata uang asing Negara-negara berkembang untuk peralihan asset.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (25/8), dengan kerugian sebesar $14.10 atau 1.22% berakhir pada level $1,140.300 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,156.530 dan serendah $1,134.520. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan keuntungan sebesar $50.40 atau 4.5%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (25/8) dengan kerugian sebesar $15.30 atau 1.3% berakhir pada level $1,138.300 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $46.90 atau 4.2%.

Selama sesi perdagangan awal pekan kemarin (24/8) tidak ada data ekonomi yang menjadi fokus pasar. Pasar hanya terfokus pada pergerakkan harga minyak mentah dunia yang sepanjang sesi perdagangan berlangsung semalam, mencatatkan kerugian tajam.

Harga Emas berangsur bergeraj lebih rendah semalam, meski data perumahan AS dirilis dengan hasil yang tidak terlalu baik. Emas terus bergerak lebih rendah menyusul laporan bahwa China kembali menurunkan suku bunga bank sebanyak 25 Bps menjadi 1.75% dan menurunkan Reserve Requirement Ratio (RRR) Bank sebanyak 50 Bps menjadi 18.00%.

Langkah China yang cukup mengejutkan membawa gejolak pasar kembali mengingkat, membawa sebagian besar pasar komoditas kembali turun.

Dari data ekonomi semalam (25/8) data New Home Sales AS dirilis naik sebanyak 5.40% menjadi 507K selama periode Juli, data dirilis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 6.00% (F) dan -6.8% (P).

Memasuki sesi perdagangan hari ini, investor diharapkan untuk tetap memperhatikan kondisi perdagangan pasar global. Pasar emas nampaknya akan menjadi kurang diminati jika pasar saham mencoba untuk rebound setelah anjlok sejak awal pekan ini.

Hari ini - data Durables Good Orders AS akan menjadi fokus pasar pada pukul 19:30 GMT+7