kedaitrader.com – Harga emas
diperdagangkan menguat tajam selama sesi perdagangan Selasa (10/12), mencapai
level tertinggi sejak 19 November, ditengah spekulasi pasar yang melihat bahwa
Fed mungkin akan melakukan pengurangan skala pembelian Obligasi pada pertemuan
FOMC Minutes AS 19 Desember menadatang.
Selama sesi perdagangan semalam, harga emas
berjangka kontrak Februari mencatatkan keuntungan sebesar $26.90 atau 2.2% berakhir
pada $1,261.10.
Dipasar spot, harga emas menyelesaikan
sesi perdagangan Selasa (10/12) dengan
keuntungan sebesar $21.60 atau sekitar 1.74% berakhir pada $1,261.30, dimana sebelumnya
harga emas sempat diperdagangakan hingga setinggi $1,267.70 dan serendah $1,237.85.
Berita Terbaru,
Selama sesi perdagangan berlangsung, pasar
hanya terfokus pada isu tapering yang akan dilakukan oleh Fed yang telah
beredar sejak pekan lalu. Minimnya data ekonomi selama sesi perdagangan berlangsung
telah mendorong investor untuk enggak berspekulasi dan hanya mengikuti
sentiment yang ada.
Isu tapering, semakin menguat pasca
beberapa mmber FOMC minutes AS memberikan pandangannya untuk stimulus AS. Pada
Selasa (9/12), Dalam press conference salah satu member FOMC, Jeffrey Lacker
selaku Presiden Federal Reserve Bank Richmond, mengatakan bahwa Fed akan
membahas rencana pengurangan program pembelian aset pada pertemuan FOMC 19
Desember mendatang.
Secara terpisah, Presiden Fed St Louis
James Bullard yang juga mengadakan press conference mengatakan bahwa tapering
mungkin akan dilakukan dalam skala yang kecil pada Desember.
Melihat penyataan yang dirilis, jika
memang akan terjadi tapering maka menjelang pertemuan tersebut pasar emas
diperkirakan akan mampu bergerak lebih tinggi sebelum akhirnya anjlok pasca
rencana tapering diumumkan. Banyak investor mungkin berharap untuk dapat
memperoleh hari lebih tinggi dari level saat ini untuk memasuk opsi sell.
Kembali ditegaskan bahwa Program pembelian
obligasi oleh bank sentral, yang juga dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif(Quantitative
Easing), telah membantu harga emas mencapai puncaknya pada $1,920.00. pasarlnya
program ini memberikan kontribusi terhadap melemahnya dolar AS, yang pada akhirnya
mendukung harga emas dalam denomimasi dolar meningkat.
Kembali ditekankan bahwa pada minggu kedua
pasar akan terfokus pada target pemerintah AS atas pendanaan sementara yang
akan berakhir pada 15 Desember pasca Shutdown pemerintah pada Oktober lalu.
Sentimen tersebut juga nampak akan berlanjut hingga pertemuan FOMC Minutes AS
pada Minggu ke-3 bulan Desember.
Selama sesi perdagangan hari ini, emas
diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,269.00 - $1,244.20. Perhatikan
masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan
pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trader :
- Buy If Break $1,279.00
Target : $1,281.00 ; $1,284.00
- Sell If Break $1,244.20
Target : $1,241.00 ; $1,238.00
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader
Tidak ada komentar:
Posting Komentar