kedaitrader.com - Dolar diperdagangkan naik terhadap euro selama sesi perdagangan Senin (12/8) kemarin, ditengah kekhawatiran yang turut membayangi para investor atas spekulasi keputusan kebijakan moneter atas program stimulus Fed.
Selama sesi perdagangan Senin, euro diperdagangkan turun sebesar 0.31% menjadi 1.3301, mencapai titik terendah hariannya pada 1.3277 dan titik tertingginya pada 1.3344. Sementara itu, dolar ditutup naik sebesar 0.43% dan menetap pada 81.50.
Euro terus bergerak turun dan mencapai titik support pada 1.3390, jelang dirilisnya data penjualan retail sales Selasa (13/8) hari ini. Data tersebut diperkirakan akan mampu mendorong spekulasi Federal Reserve untuk mengambil keputusan atas program pembelian asset USD85 miliar. Survei menunjukkan bahwa penjualan retail sales pada bulan Juli mengalami peningkatan sebesar 0.4% dari bulan sebelumnya unchange di 0.0%.
Permintaan greeback yang cukup voletail turut memberikan dampak negatif terhadap rival mata uang lainnya. Dimana, pasar berspekulasi bahwa apabila Federal Reserve mengakhiri pelonggaran kuantitatif yang berlaku saat ini, hal tersebut didukung data ekonomi yang mulai terlihat adanya pertumbuhan akhir akhir ini.
Disisi mata uang lainnya, euro sedikit menguat terhadap poundsterling dan naik terhadap yen. EUR/GBP diperdagangkan sedikit lebih tinggi sebesar 0,03% pada 0,8603. Sementara itu, EUR/JPY ditutup naik sebesar 0.40% diperdagangkan pada 128,88.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, euro diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga 1.3360 - 1.3255. Perhatikan titik support dan resistance, penembusan masing - masing titik support dan titik resistance akan mengindikasi trend perdagangan hari ini.
Alternatif posisi :
Outlook : Positif
Short Term Trade :
- Buy If Break $1.3315, Target : $1.3335; $1.3360
- Sell If Break $1.3275, Target : $1.3255; $1.3235

For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar