Gold Review : Harga Emas Anjlok, Ekonomi China Hingga Bank Sentral Serentan Naikkan Bunga
Dalam laporan bulanan China tercatat bahwa Penjualan Ritel selama periode November anjlok sebanyak 5,9% (YoY), sementara Produksi Industri pada periode yang sama naik 2,2%, di bawah perkiraan 3,6%. Hal ini, terus meningkatkan kekhawatiran tentang perlambatan pada negara konsumen terbesar komoditas tersebut. Merespon serangkaian fundamental yang terbentuk, harga emas terus melemah dan mencatatkan level terendah baru dalam sepekan.
Dipasar spot, harga emas diperdagangkan melemah sebanyak $29.98 atau 1.69% berada pada level $1,776.93 per ons saat berita ini ditulis pukul 04:00 WIB, setelah uji tertinggi $1,808 dan terendah $1,773. Sementara Emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan melemah sebanyak $31.60 atau 1.77% berada pada level $1,787.40 per ons di Divisi Comex saat penulisan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar