Market Review : Drama Geopolitik, Emas Kembali Terkoreksi

Market Review : Drama Geopolitik, Emas Kembali Terkoreksi

Investor dibuat geleng-geleng atas pernyataan seputar negosiasi perdamaian AS-Iran sepanjang awal pekan ini.

Awalnya, jelang pembukaan perdagangan AS, Investor dibuat khawatir oleh penyataan bahwa Iran mengakhiri semua negosiasi dengan AS.

Namun jelang penutupan pasar tadi malam, pasar Kembali mendengarkan kicauan Trump bahwa  pembicaraan dengan Iran kembali dilanjutkan.

Sungguh Diluar Dugaan!, akibatnya harga emas naik dari sesi terendah hariannya jelang penutupan pasar Senin (1/6), Harga minyak masih tetap 'Positif' dan Dolar bertahan diatas 99.

Key Highlights

- Indeks Dolar AS berbalik menguat dan stabil diatas 99 akibat kegelisahan pasar. Dolar mentap pada level 99.21 setelah menguji tertinggi 99.42 dan 98.95.

- Sentimen pasar berubah dan kembali gaduh karena harapan atas tercapainya ksepakatan AS-Iran seketika hilang setelah Iran mengumumkan akan mengakhiri semua negosiasi dengan AS dan bersumpah untuk "sepenuhnya" memblokir Selat Hormuz, menurut CNBC.

- Iran mengatakan mengakhiri negosiasi karena pelanggaran gencatan senjata berulang kali termasuk serangan Israel di Lebanon. Iran juga mengancam akan memblokir Selat Bab el-Mandeb.

- Dayung bersambut, Presiden Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan melanjutkan blokade Selat Hormuz karena Iran mengatakan telah mengakhiri negosiasi dengan AS karena pelanggaran gencatan senjata.

- Namun pada akhirnya jelang penutupan perdagangan Senin (1/6), setelah kecakauan yang terjadi, Presiden Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran kembali dilanjutkan.

- Diluar dari drama geopolitik,laporan PMI Manufacturing AS oleh ISD dirilis dengan hasil yang positif. PMI dilaporkan naik pada angka 54 dari 52.7 yang menandai level tertinggi sejak 2022.

- Peluang kenaikan suku bunga the Fed tetap kuat untuk pertemuan Desember mendatang. Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, peluang kenaikan suku bunga the Fed pada akhir tahun kembali mencapai 52.9% dari sekitar 48% pada akhir minggu yang lalu.

- Pekan ini, akan menjadi pekan yang sibuk. Dimana focus pasar akan tertuju pada laporan tenaga kerja AS.

- Pada Selasa (2/6), Pasar akan terfokus pada perkembangan geopolitik AS-Iran, Inflasi Eropa dan laporan JOLTS AS.

Market Movement

Hingga akhir perdagangan Jumat (29/5), Harga emas berakhir dengan kerugian lebih dari 1% - anjlok sekitar $57.13 atau 1.26% berakhir pada level $4,483.00 per ons.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Juli berakhir melemah sebanyak $63.60 atau 1.39% berakhir pada level $4,506.30.

Harga minyak mentah melonjak - menguji level tertinggi minggu lalu. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Senin (1/6) pada pukul 04:00 WIB:

* OIL (SPOT) : $90.73 , +$3.89 / +4.48%
* WTI : $92.16 , +$4.80 / +5.49%
* BRENT : $94.98 , +$3.86 / +4.24%
* NGAS : $3.0690 ,  -$0.079 /  -2.51%

Indeks Dolar AS menguat, mencatatkan kenaikan sebesar 24 poin atau 0.07% berakhir pada level 99.21. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Senin (1/6) pada pukul 04:00 WIB:

* AUDUSD : 0.71593 ,  -24 /  -0.34%
* EURUSD : 1.16317 ,  -26 /  -0.22%
* GBPUSD : 1.34552 , +1 / +0.01%
* NZDUSD : 0.59323 ,  -56 /  -0.93%
* USDJPY : 159.656 , +42 / +0.26%
* USDCAD : 1.38399 , +46 / +0.33%
* USDCHF : 0.78646 , +54 / +0.70%
* USDCNH : 6.76462 , +12 / +0.02%

Sentimen

Pada Selasa (2/6), Pasar akan terfokus pada perkembangan geopolitik AS-Iran, Inflasi Eropa dan laporan JOLTS AS.

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages