Market Review : Rumor Perang AS-Iran Picu Kenaikan Harga Emas dan Minyak Dunia
kedaitrader.com - Harga emas kembali berbalik diatas level $5,000 per ons, menyusul kekhawatiran pasar tentang perang geopolitik terbaru AS, Israel dan Iran.
Disisi lain, rangkaian data ekonomi AS yang dirilis campiuran enggan memicu pergerakkan investor yang fokusnya telah beralih pada pembacaan risalah FOMC dan Geopolitik Iran.
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan menguat di kisaran 97.60 dengan fluktuasi yang cukup lebar - melampaui titik tertinggi minggu lalu.
*Key Highlights*
- US Housing Starts (MoM) (Dec), 3.9% (A) vs. -4.6% (P) / US Housing Starts (Dec), 1.322M (A) vs. 1.310M (F) vs. 1.246M (P)
- US Building Permits (MoM) (Dec), -1.6% (A) vs. -0.2% (F) vs. -0.3% (P) / US Building Permits (Dec), 1.388M (A) vs. 1.1400M (F) vs. 1.411M (P)
- US Durable Goods Orders (MoM) (Dec), -1.4% (A) vs. -1.7% (F) vs. 5.3% (P)
- Federal Reserve (Fed) merilis Risalah pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Januari, beberapa pembuat kebijakan dilaporkan mengatakan bahwa pemotongan suku bunga lebih lanjut akan tepat jika inflasi menurun sesuai dengan harapan mereka.
- Kabar mengejutkan datang dari ECB, dimana Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde berencana untuk mengundurkan diri dari jabatannya lebih awal dari rencana pensiunnya pada Oktober 2027.
Seorang juru bicara ECB mengatakan pada hari Rabu bahwa Lagarde belum membuat keputusan apakah akan menyelesaikan masa jabatannya sepenuhnya.
- Berita geopolitik AS-Iran menjadi sorotan utama pada sesi AS setelah Axios melaporkan bahwa ada bukti bahwa perang AS dengan Iran "sudah dekat" dan Israel sedang mempersiapkan skenario "perang dalam beberapa hari.
- Yen Jepang melonjak ke level tertinggi dalam satu minggu setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan dia tidak akan berkomentar tentang pergerakan pasar, termasuk nilai tukar mata uang asing.
- Sepanjang hari Kamis (19/2), Fokus pasar global akan beralih pada Data Klaim Pengangguran (Weekly), Neraca Perdagangan dan Pending Home Sales AS.
*Market Movement*
Pada Rabu (18/2), harga emas (spot) berakhir dengan kenaikan tajam, menghapus kerugian sesi perdagangan sebelumnya karena isu geopolitik AS-Iran.
Jelang penutupan perdagangan hari ini (18/2) pada pukul 04:30 WIB harga emas diperdagangkan menguat sekitar $101.47 atau 2.08% berada pada level $4,979.91 per ons, setelah uji tertinggi $5,011 dan terendah $4,853.
Dipasar komoditas lainnya, harga minyak mentah dunia naik lebih dari 5% paska rumor perang AS-Iran. Harga minyak WTI AS naik mencapai tertinggi $65.43 per barel, sebelum bergerak dikisaran $64.92 per barel pada pukul 04:30 WIB.
Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan naik sebanyak $104.31 atau 2.36% berada pada kisaran $5,000.41 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS diperdagangan menguat - naik sekitar 60 pips atau 0.62% berada pada level 97.63, setelah uji tertinggi 97.66 dan terendah 97.07. Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan anjlok. Berikut adalah posisi matauang jelang penutupan Rabu , 18 Februari 2026 pada pukul 04:30 WIB,
• AUDUSD : 0.70410 , -43 / -0.61%
• EURUSD : 1.17863 , -67 / -0.56%
• GBPUSD : 1.34985 , -66 / -0.49%
• NZDUSD : 0.59651 , -82 / -1.35%
• USDJPY : 154.808 , +152 / +0.99%
• USDCAD : 1.36952 , +61 / +0.45%
• USDCHF : 0.77279 , +29 / +0.38%
• USDCNH : 6.89200 , +90 / +0.13%
*Sentiment*
Sepanjang hari Kamis (19/2), Fokus pasar global akan beralih pada Data Klaim Pengangguran (Weekly), Neraca Perdagangan dan Pending Home Sales AS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar