Forex Review : Dolar Melonjak, Inflasi AS Dorong Harapan Fed Masih Berada Pada Jalur Pengetatan
kedaitrader.com - Indeks Dolar Amerika diperdagangkan menguat selama sesi perdagangan Rabu (15/2), mencapai level tertinggi baru sejak 6 Januari ditengah kekhawatiran baru tentang berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter the Fed sehingga mendorong investor kembali berburu Dolar dan meninggalkan aset berisiko.
Penguatan Dolar juga diperkuat setelah laporan Penjualan Ritel AS dirilis melonjak sebanyak 3% selama periode Januari, jauh diatas perkiraan dan data sebelumnya pada 2.0% (F) dan -1.10% (P). Hingga akhir perdagangan Rabu (15/2), Dolar ditutup melonjak sebanyak 59 poin atau 0.57% berakhir pada level 103.85, setelah uji tertinggi 104.12.
Matauang Pound menyelesaikan perdagangan Rabu (15/2) dengan kerugian tajam, menjadi pemain terburuk terhadap Dolar setelah laporan inflasi melambat ke level 10.1%, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 10.3% (F) dan 10.5% (P). Melambatnya inflasi lebih dari yang diharapkan memberikan ruang pada kepercayaan investor bahwa BOE mungkin akan membatasi siklus kenaikan suku bunga.
GBP/USD ditutup melemah 141 poin atau 1.17% berakhir pada level 1.2032, setelah uji tertinggi 1.2181 dan terendah 1.1988. EUR/USD ditutup melemah sekitar 47 poin atau 0.44% berakhir pada level 1.0687, setelah uji terendah 1.0659. Sementara AUD/USD melemah sebanyak 82 poin atau 1.18% berakhir pada level 0.6903, setelah uji tertinggi 0.6989 dan terendah 0.6864.
USD/JPY terus melanjutkan pelemahan tajam dalam tiga hari beruntun, setelah Perdana Menteri Kishida menyampaikan bahwa gubernur Bank of Japan (BoJ) yang baru untuk menjaga kebijakan moneter yang tepat, dengan mempertimbangkan situasi ekonomi, inflasi dan pasar. USD/JPY berakhir melemah ke level 134.11, naik sekitar 102 poin atau 0.77%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar