Analisa Emas - 30 Desember 2013

kedaitrader.com – Harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at dengan keuntungan tipis kurang dari setengah persen. Harga emas nampak berangsr membaik selama akhir pekan setelah musim libur panjang mendominasi dan mendorong volatilitas pasar berkurang.

Harga emas berjanka kontrak Februari mengakhiri sesi perdagangan Jum’at (27/12) dengan keuntungan sebesar $1.7 atau  0.1% berakhir pada $1,214.00 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Dipasar spot, harga emas mengakhiri sesi perdagangan semalam dengan keuntungan sebesar $3.4 atau sekitar 0.28% berakhir pada $1,213.70 , setelah sebelumnya harga emas sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,218.95 dan serendah $1,208.85

Berita Terbaru,

Selama akhir pekan pasar diperdagangkan dengan volatilitas yang kecil, minimnnya data ekonomi dan memasuki musim libur panjang pasca natal dan menjelang tahun baru.

Pasar hanya bergerak dengan keuntungan tipis, dan hanya dilihat sebagai aksi window dressing oleh pada investor selama menutup tahun 2013.

Selama memasuki sesi perdagangan akhir tahun ini, pasar emas dan pasar global mungkin akan diperdagangankan dengan sentiment pasar yang keluar dari korelasi tradisionalnya.

Aksi profit taking sebagai aksi mempercantik portofolio tahunan para pelaku pasar mungkin akan telbih dominan terjadi selama akhir tahun. Pada sesi perdagangan tahun 2014 mendatang pasar mungkin akan kembali mengalami tekanan cukup tajam akibat dimulai pengurangan skala pembelian obligasi oleh Federal Reserve AS pada Januari. Manfaaatkan momentum kenaikan selama akhir tahun ini untuk membersihkan portofolio.

Sejak awal tahun ini hingga penutupan pasar semalam, harga emas telah mengalami penurunan sebesar $463.00 atau sekitar 27.70%. Penurunan tahunan untuk pertama kalinya sejak keuntungannya selama 13 tahun berturut-turut. Selama periode 2012 lalu, harga emas mencatatkan keuntungan terkecil yakni sebesar 7%.

Dalam tahun mendatang, depresi besar yang sempat terjadi pada pasar emas selama tahun 2013 mungkin masih akan terjadi pada tahun 2014 mendatang. Beberapa faktor penting seperti berakhirnya program pembelian obligasi AS, rencana kenaikan limit utang AS pada Februari dan permintaan emas global akan mendominasi pasar selama tahun 2014.

Penurunan tajam pada harga emas mungkin akan terjadi dikuartal pertama ketika  tapering AS dimulai.

Dari segi permintaan, pasar emas mungkin akan sedikit terbebani dengan pelemahan permintaan emas dari india yang seperti masih akan terjadi pada tahun mendatang.

India secara historis telah menjadi Negara konsumen terbesar emas, tetapi selama tahun 2013 telah kehilangan pamor menjadi Negara ke-2 setelah China setelah permintaan emas fisik naik lebih dari 1000ton selama tahun berjalan. Permintaan emas India melemah setelah pemerintah India melakukan pmbatasan terhadap impor emas. Selain itu, defisit current account di India juga telah mendorong rupee jatuh ke rekor terendah pada tahun 2013, yang membuat emas lebih mahal bagi India dalam mata uang lokal mereka.

Memasuki sesi akhir pedagangan tahun 2013, pasar akan mulai diperdagangkan dengan volatilitas yang kecil menjelang hari tahun baru. Keuntungan pada harga emas yang akan terjadi juga nampaknya tidak akan begitu banyak dan diperkirakan hanya akan bertahan pada kisaran $1,230.00.

Selama periode 2014, Harga emas diperkirakan akan menguji level support $1,028 menurut Market Analis Kedai Trader. Penurunan tajam juga dilihat oleh Goldman Sach pada kisaran $1,050 pada kuartal pertama tahun depan.

Pada perdagangan hari ini, Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,221.00 – $1,204.50 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.



For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages