Analisa Emas - 3 Desember 2013

kedaitrader.com – Harga emas anjlok mencapai level terendah sejak Juli pada sesi perdagangan awal pekan ini dengan kerugian tajam lebih dari $30. Sementara indeks dolar AS diperdagangka menguat tajam mencapai level 103 terhadap yen.

Selama sesi perdagangan berlangsung semalam emas berjangka kontrak Februari ditutup turun sebesar $28.50 atau sekitar 2.3% berakhir pada $1,221.90.

Dipasar spot, harga emas ditutup turun lebih tajam sebesar $32.90 atau 2.63% berakhir pada $1,218.50 pada sesi perdagangan semalam. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,248.75 dan anjlok hingga serendah $1,217.70 pasca data manufaktur AS dirilis.

Dipasar mata uang, Indeks Dolar AS diperdagangkan menguat tajam sebesar 23 pips berakhir pada 80.89. terhadap Yen dolar menguat hingga 51 pips berakhir pada 102.92, setelah sebelumnya sempat mencapai titik tertinggi hariannya pada 103.11.

Berita Terbaru,

Selama sesi perdagangan Senin (2/12), pasar emas anjlok sessaat setelah data ISM Manufaktur AS periode November dirilis naik pada level 57.3 dari 56.4 pada periode Oktober lalu.

Dirilisnya data ditengah kekhawatiran seputar rencana tappering bank sentral AS dalam waktu dekat telah mendorong prospek negative pada harga emas.

Memasuki sesi perdagangan awal Desember, pada pekan pertama pasar akan terfokus pada deretan data ketenagakerjaan AS seperti ADP Employment dan Non-Farm Payrolls secara berturut-turut pada Rabu (4/12) dan Jum’at (6/12). Pada minggu kedua pasar akan terfokus pada target pemerintah AS atas pendanaan sementara yang akan berakhir pada 15 Desember pasca Shutdown pemerintah pada Oktober lalu. Sentimen tersebut juga nampak akan berlanjut hingga pertemuan FOMC Minutes AS pada Minggu ke-3 bulan Desember.

Secara Fundamental, memasuki sesi perdagangan Desember pasar mungkin akan diperdagangkan lebih tinggi memanfaatkan momentum “Window Dressing” akhir tahun, beberapa factor yang cukup memberikan dukungan adalah jika pemerintah AS kembali melakukan perdebatan atas berakhirnya pendanaan pemerintah yang berlangsung sementara hingga 15 Desember mendatang, bahkan pasar emas mungkin akan sangat diuntungkan jika pemerintah kembali mengumumkan ‘Shutdown’.

Menyikapi hal tersebut, pada pertemuaan FOMC mendatang rencana ‘tappering’ yang akan dilakukan oleh bank sentral AS mungkin baru akan berlangsung pada akhir kuartal pertama tahun berikutnya. Hal ini juga diperkuat dengan digantikannya kepala Fed Ben Bernanke oleh Janet Yellen.

Dalam jangka pendek, isu tapering sementara akan memberikan dampak negative hingga menjelang pertemuan FOMC Minutes AS dua minggu mendatang pada 19 Desember 2013.

Secara Teknikal, penembusan harga emas dibawah level support $1,225.50 yang baru saja terjadi telah memberikan indikasi negative pada harga emas. Melihat penembusan yang baru saja terjadi, memungkinkan harga emas untuk bergerak pada kisaran $1,241.00 - $1,196.70.  


Selama sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,227.00 - $1,207.00. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi : 
Outlook : Negatif

Short Term Trade : 

- Buy If Break $1,241.00
  Target : $1,244.00 ; $1,247.00

- Sell If Break $1,215.50
  Target : $1,212.00 ; $1,209.00


For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages