Analisa Emas - 2 Desember 2013

kedaitrader.com – Pasar emas menyelesaikan sesi perdagangan periode November dengan kerugian tajam selama satu bulan terkahir, meski pasar emas bergerak lebih tinggi selama sesi perdagangan Jum’at (29/11) namun keuntungan tidak mampu menghapus kerugian yang terlampau dalam selama periode berjalan.

Selama sesi perdagangan Jum’at (29/11) emas berjangka kontrak Februari ditutup menguat sebesar $12.50 atau sekitar 1% berakhir pada $1,250.40. Selama periode November harga emas berjangka kontrak Februari telah anjlok sebanyak $73.70 atau 5.54%.

Dipasar spot, harga emas ditutup naik sebanyak $14.00 atau 1.13% berakhir pada $1,251.40 selama sesi perdagangan Jum’at, sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,254.70 dan serendah $1,240.60. Sementara selama periode November emas spot mencatatkan kerugian sebesar $71.10 atau sekitar $5.38%.

Dari penurunan masing-masing harga emas merupakan penurunan bulanan selama tiga periode berturut-turut.

Berita Terbaru,

Selama akhir pekan pasar hanya memanfaatkan profit taking pada periode akhir November. Minimnya data ekonomi selama sesi perdagangan berlangsung telah mendorong investor berspekulasi terhadap pasar.

Memasuki sesi perdagangan awal Desember, pada pekan pertama pasar akan terfokus pada deretan data ketenagakerjaan AS seperti ADP Employment dan Non-Farm Payrolls secara berturut-turut pada Rabu (4/12) dan Jum’at (6/12). Pada minggu kedua pasar akan terfokus pada target pemerintah AS atas pendanaan sementara yang akan berakhir pada 15 Desember pasca Shutdown pemerintah pada Oktober lalu. Sentimen tersebut juga nampak akan berlanjut hingga pertemuan FOMC Minutes AS pada Minggu ke-3 bulan Desember.

Secara Fundamental, memasuki sesi perdagangan Desember pasar mungkin akan diperdagangkan lebih tinggi memanfaatkan momentum “Window Dressing” akhir tahun, beberapa factor yang cukup memberikan dukungan adalah jika pemerintah AS kembali melakukan perdebatan atas berakhirnya pendanaan pemerintah yang berlangsung sementara hingga 15 Desember mendatang, bahkan pasar emas mungkin akan sangat diuntungkan jika pemerintah kembali mengumumkan ‘Shutdown’.

Menyikapi hal tersebut, pada pertemuaan FOMC mendatang rencana ‘tappering’ yang akan dilakukan oleh bank sentral AS mungkin baru akan berlangsung pada akhir kuartal pertama tahun berikutnya. Hal ini juga diperkuat dengan digantikannya kepala Fed Ben Bernanke oleh Janet Yellen.

Secara Teknikal, nampak indikasi bullish divergen pada harga emas dalam jangka pendek dan memungkinkan harga emas untuk bergerak setidaknya hingga $1,279.00. Dengan level terendah yangmungkin terjadi adalah $1,225.50.


Selama sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,261.70 - $1,234.00. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif

Short Term Trade : 

- Buy If Break $1,261.70
  Target : $1,265.00 ; $1,268.00

- Sell If Break $1,234.00
  Target : $1,231.00 ; $1,228.00


For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages