kedaitrader.com – Masih karena seputar ‘tapering’,
pasar emas kembalu anjlok lebih dari 2%, dan menandai penurunan selama dua sesi
perdagangan berturut-turut. Harga emas anjlok mencapai level terendah hariannya
pada $1,223.90 juga setelah dewan DPR AS menyetujui paket anggara yang baru
untuk menghindari shutdown bulan mendatang.
Selama sesi perdagangan semalam, harga emas
berjangka kontrak Februari mencatatkan kerugian sebesar $32.30 atau 2.6% berakhir
pada $1,224.90.
Dipasar spot, harga emas menyelesaikan
sesi perdagangan Kamis (12/12) dengan kerugian sebesar $27.30 atau sekitar 2.18%
berakhir pada $1,224.60, setelah sebelumnya harga emas sempat diperdagangakan
hingga setinggi $1,256.80 dan serendah $1,223.90.
Berita Terbaru,
Dalam pertemuan dewan DPR AS semalam,
menunjukkan bahwa anggota dewan telah menyetujui proposal anggaran yang
dirancang untuk menghindari shutdown pemerintah bulan depan dan rancangan batas
pengeluaran dalam dua tahun ke depan. Sementara Persetujuan RUU, diperkirakan
akan di serahkan kepada dewan Senate minggu depan.
Dari kesepakatan awal yang terjadi setidaknya
telah mengurangi ketidakpastian ekonomi AS yang sebelumnya diperkirakan akan
kembali berada diambang shutdown.
Setelah adanya kesepakantan, kini pasar
hanya akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada 19 Desember. Dengan adanya
kesepakatan Senate dan Dewan AS kini kekahwatiran investor seputar pengurangan
skala pembelian Obligasi akan semakin meningkat.
Meningkatnya kekhawatiran akan adanya
tapering mungkin akan mendorong harga emas bergerak lebih tinggi hingga
menjelang FOMC. Jika selama pertemuan berlangsung Fed masih mempertahankan
stimulus untuk tidak berubah maka ada potensi harga emas bergerak pada kisaran
$1,321.00 hingga kuartal pertama tahun depan.
Namun, jika selama pertemuan berlangsung
Fed memutuskan untuk mengurangi angka pembelian Obligasi maka harga emas
diperkirakan akan anjlok pada kisaran $1,154.00
hingga kuartal pertama 2014.
Kembali diingatkan bahwa Program pembelian
obligasi oleh bank sentral, yang juga dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif(Quantitative
Easing), telah membantu harga emas mencapai puncaknya pada $1,920.00. pasarlnya
program ini memberikan kontribusi terhadap melemahnya dolar AS, yang pada akhirnya
mendukung harga emas dalam denomimasi dolar meningkat.
Selama sesi perdagangan hari ini, emas
diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,236.00 - $1,208.00. Perhatikan
masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan
pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trader :
- Buy If Break $1,236.00
Target : $1,239.00 ; $1,241.00
- Sell If Break $1,208.00
Target : $1,205.00 ; $1,202.00
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader
Tidak ada komentar:
Posting Komentar