Analisa Emas - 13 Desember 2013

kedaitrader.com – Masih karena seputar ‘tapering’, pasar emas kembalu anjlok lebih dari 2%, dan menandai penurunan selama dua sesi perdagangan berturut-turut. Harga emas anjlok mencapai level terendah hariannya pada $1,223.90 juga setelah dewan DPR AS menyetujui paket anggara yang baru untuk menghindari shutdown bulan mendatang.

Selama sesi perdagangan semalam, harga emas berjangka kontrak Februari mencatatkan kerugian sebesar $32.30 atau 2.6% berakhir pada $1,224.90.

Dipasar spot, harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (12/12) dengan kerugian sebesar $27.30 atau sekitar 2.18% berakhir pada $1,224.60, setelah sebelumnya harga emas sempat diperdagangakan hingga setinggi $1,256.80 dan serendah $1,223.90.

Berita Terbaru,

Dalam pertemuan dewan DPR AS semalam, menunjukkan bahwa anggota dewan telah menyetujui proposal anggaran yang dirancang untuk menghindari shutdown pemerintah bulan depan dan rancangan batas pengeluaran dalam dua tahun ke depan. Sementara Persetujuan RUU, diperkirakan akan di serahkan kepada dewan Senate minggu depan.

Dari kesepakatan awal yang terjadi setidaknya telah mengurangi ketidakpastian ekonomi AS yang sebelumnya diperkirakan akan kembali berada diambang shutdown.

Setelah adanya kesepakantan, kini pasar hanya akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada 19 Desember. Dengan adanya kesepakatan Senate dan Dewan AS kini kekahwatiran investor seputar pengurangan skala pembelian Obligasi akan semakin meningkat.

Meningkatnya kekhawatiran akan adanya tapering mungkin akan mendorong harga emas bergerak lebih tinggi hingga menjelang FOMC. Jika selama pertemuan berlangsung Fed masih mempertahankan stimulus untuk tidak berubah maka ada potensi harga emas bergerak pada kisaran $1,321.00 hingga kuartal pertama tahun depan.

Namun, jika selama pertemuan berlangsung Fed memutuskan untuk mengurangi angka pembelian Obligasi maka harga emas diperkirakan akan anjlok pada kisaran $1,154.00  hingga kuartal pertama 2014.

Kembali diingatkan bahwa Program pembelian obligasi oleh bank sentral, yang juga dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif(Quantitative Easing), telah membantu harga emas mencapai puncaknya pada $1,920.00. pasarlnya program ini memberikan kontribusi terhadap melemahnya dolar AS, yang pada akhirnya mendukung harga emas dalam denomimasi dolar meningkat.


Selama sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,236.00 - $1,208.00. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi : 
Outlook : Negatif 

Short Term Trader : 
- Buy If Break $1,236.00
  Target :  $1,239.00 ; $1,241.00

- Sell If Break $1,208.00
  Target : $1,205.00 ; $1,202.00


For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages