Selama sesi perdagangan Selasa, euro diperdagangkan naik sebesar 0.42% menjadi 1.3314, mencapai titik terendah hariannya pada 1.3233 dan titik tertingginya pada 1.3318.
Spekulasi atas pernyataan Bank Sentral AS terhadap skala program Fed pembelian aset turut membayangi kekhawatiran para investor, hal tersebut didukung dengan data pertumbuhan Nonfarm Payrolls AS dalam data resmi Jum'at (7/6) dan setelah S&P menaikknan outlook peringkat utang AS menjadi stabil dari negatif pada Senin (10/6), turut mendorong pertumbuhan perekonomian saat ini.
Sementara itu, dolar ditutup turun sebesar 0.77% dan menetap pada 81.07, setelah data positif datang dari produksi industri Inggris di sektor manufaktur yang menunjukkan sedikit adanya peningkatan dari forcast untuk penurunan sebesar 0.3% menjadi 0.2% pada bulan Mei. Meskipun, masih dibawah bulan sebelumnya sebesar 1.1%, akan tetapi mampu mendukung pelemahan dolar dan mendekati titik support pada 51.05.
Dalam berita lainnya, BoJ (Bank of Japan) mengatakan bahwa kebijakan moneter tidak akan berubah dan melihat pertumbuhan ekonomi di Jepang mulai terlihat. Disamping itu, BoJ juga mengatakan bahwa suku bunga acuan tetap pada 0.10%, yang turut mendorong pelemahan yen terhadap dolar.
Disisi mat uang lainnya, euro melemah terhadap poundsterling dan yen. EUR/GBP diperdagangkan sedikit lebih rendah sebesar 0.04% menjadi 0.8509. Sementara itu, EUR/JPY ditutup turun sebesar 2.34% menjadi 127.85.
Memasuki sesi perdagangan pekan ini, aussie diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga 1.3375 - 1.3260. Dimana, jika range harga bergerak dan menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan pergerakan trend perdagangan hari ini.
Alternatif posisi :
Outlook : Positif
Short Term Trade :
- Buy If Break $1.3335, Target : $1.3350; $1.3375
- Sell If Break $1.3285, Target : $1.3270; $1.3255
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar