kedaitrader.com – Emas menyelesaikan sesi perdagangan akhir minggu lalu dengan penguatan yang cukup dan menandai keuntungan selama lima sesi perdagangan berturut, namun sayangnya keuntungan masih belum mampu menutupi kerugian selama awal pekan.
Emas berjangka kontrak Juni naik $ 3,10 atau 0,2% berakhir pada $1,395.60 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange, sedikit melemah dari sesi tertinggi hariannya pada $ 1,424.70. Spot emas ditutup naik $14.30 atau 1.03% berakhir pada $1,405.70, sebelumnya harga emas diperdagangkan hingga setinggi $1,424.90 dan serendah $1,385.70. Selama seminggu sesi perdagangan emas spot mencatatkan kerugian sebesar $87.15 atau 5.86%.
Selama minggu lalu, isu tentang penjualan emas fisik oleh beberapa institusi telah mendorong harga emas spot dan emas berjangka anjlok mencapai level terendah sejak 2011. Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasa emas spot dibuka menguat pasca pertemuan G-20 selama akhir pekan. Dalam pertemuan G-20, kelompok negara tersebut memutuskan untuk menyetujui paket stimulus ang dilakukan oleh Bank Sentral Jepang untuk memerangi Deflasi dinegara tersebut. Perlu diingat bahwa Memerangi Deflasi berarti mendorong ekonomi untuk berada pada zona Inflasi yang merupakan pendukung besar eonomi untuk beralih pada aset sebagai nilai lindung.
Hari ini, Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,428.00 - $1,381.20, perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut. Penembusan yang terjadi dapat megnindikasi trend harga yang terjadi selama sesi perdagangan berlangsung.
Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trade :
- Buy If Break $1,428.00
Target : $1,432.00 ; $1,434.00
- Sell If Break $1,398.50
Target : $1,395.00 ; $1,393.00

For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar