Analisa EURUSD - 19 Maret 2013

Euro turun terhadap dolar selama sesi perdagangan Senin (18/3), setelah mencapai titik tertinggi pada 1.3105 dalam perdagangan sebelumnya. Euro dibuka gap down pada 1.2906, dan para investor terfokus terhadap pernyataan bahwa Cyprus yang akan menaikkan pajak deposito Bank dengan tujuan untuk meningkatkan keuangannya.
Selama sesi perdagangan Senin, euro diperdagangkan turun 1.01% menjadi 1.2943 dan mencapai mencapai titik tertinggi pada 1.2995 dan titik terendahnya pada 1.2882.
Dalam berita kemarin, Cyprus menyatakan bahwa kenaikan pajak deposito Bank akan berjalan sesuai rencana, dengan rincian Untuk deposito dibawah 100.000 Euro akan dikenakan pajak sebesar 3%, dan 10% untuk deposito antara 100.000 - 500.000, diatas dari 500.000 maka akan dikenakan pajak sebesar 15%. Dimana, kesan panik selling sedang terjadi ditengah - tengah para investor atas kebijakan tersebut.
Sementara itu, zona euro melaporkan bahwa surplus perdagangan pada bulan Januari mulai menyempit menjadi EUR9 miliar dari EUR10.3 miliar pada bulan sebelumnya, dan dibawah ekspektasi pasar untuk kenaikan sebesar EUR10.9 miliar.
Di sisi mata uang lainnya, euro menguat terhadap pound. EUR/GBP perdagangan turun sebesar 0.90% menjadi 0,8571. Sementara itu, EUR/JPY diperdagangkan lebih rendah sebesar 0.92% dan menetap 123.42.
Memasuki sesi perdagangan minggu ini, euro diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3035 – 1.2875. Dimana, pasar akan terfokus pada dta ZEW survey German serta menunggu keputusan Cyprus nanti malam. Jika range harga bergerak dan menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend perdagangan hari ini.

Alternatif Posisi :
Outlook : Negatif

v  Buy if break 1.2995
Target  1.3015, 1.3035, 1.3055, 1.3075, 1.3095, 1.3115

v  Sell if break 1.2915
Target 1.2895, 1.2875. 1.2855, 1.2835, 1.2815, 1.2795




For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages