Euro melemah tajam terhadap dolar selama sesi
perdagangan Jum'at (8/3), setelah sempat memcapai titik resistance pada 1.3135.
Euro dikonsolidasi turun dan mencapai titik support pada 1.3005, setelah data
resmi nonfarm payrolls AS menunjukkan penguatan dolar, turut mendukung euro
untuk bergerak terus turun.
Selama sesi perdagangan Jum'at, euro
diperdagangkan turun 0.78% dan menetap pada 1.3005 dan mencapai mencapai titik
tertinggi pada 1.3135 dan titik terendahnya pada 1.2957.
Dalam laporan Departement Tenaga Kerja, angka
untuk nonfam payrolls pada bulan Februari mengalami peningkatan menjadi
236.000, jauh diatas ekspektasi untuk kenaikan sebesar 160.000 dan 119.000 pada
bulan sebelumnya. Sementara itu, data klaim pengangguran yang rilis pada Kamis
menunjukkan penurunan sebesar 7.000 menjadi 340.000 pada pekan lalu, dibawah
ekspektasi untuk penurunan sebesar 8.000 menjadi 355.000,
Saat ini, The Fed sedang menjalankan program
pelonggran kuantitatif dengan pembelian obligasi sebesar USD 85 miliar setiap
bulannnya. Dimana, angka untuk tenaga kerja turut memicu sentiment terhadap
program stimulus yang direncanakan untuk menciptakan lapangan kerja.
Di sisi mata uang lainnya, euro melemah
terhadap pound dan menguat terhadap yen. EUR/GBP perdagangan turun sebesar
0.21% menjadi 0,8712. Sementara itu, EUR/JPY diperdagangkan lebih tinggi
sebesar 0.47% dan menetap 124.87.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, euro
diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3050 – 1.2915. Dimana, jika range
harga bergerak dan menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support),
maka akan menentukan trend perdagangan hari ini.
Alternatif Posisi :
Outlook : Neutral
v Sell if break 1.2955
Target 1.2935, 1.2915, 1.2895,
1.2875, 1.2855, 1.2835
v Buy if break 1.3010
Target 1.3030, 1.3050, 1.3070, 1.3090, 1.3110, 1.3130
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

tdk punya sinyal GBPUSD ?
BalasHapus