Dolar
AS menguat terhadap Yen selama sesi perdagangan AS Kamis (31/1), setelah sempat
dikonsolidasi turun ke titik terendah hariannya pada 90.75. Dolar terus
bergerak naik ke titik tertinggi hariannya pada 91.78, setelah muncul
pernyataan terbaru Federal Reserve, serta muncul beberapa data postitif AS.
Dalam
pernyataan terbaru dari pertemuan Federal Reserve AS, ia akan tetap
mempertahankan suku bunga pada 0.25% dengan biaya sebear USD 85 miliar sebgai
program pelonggaran kuantitaif yang diberlakukan saat ini. Pernyataan tersebut
muncul setelah data ekonomi AS pada kuartal keempat mengalami kontraksi sebear
0.1%, jauh dibawah ekspektasi untuk kenaikan sebear 1.1%, yang merupakan
penurunan terrendah dari kenaikan 3.1% pada kuartal sebelumnya.
Kontraksi
terjadi disebabkan adanya data resmi yang menyatakan bahwa pengeluaran
pemerintah dan persediaan pribadi mengalami penurunan sebsar 6.6%. Akan tetapi,
permintaan konsumen terus naik menjadi 2.2%, serta investasi bisnis naik dan
menetap pada 8.8%.
Selama
sesi perdaganan Kamis, dolar diperdagangkan naik 0.71% dan ditutup pada 91.73. Sementara
itu, perdagangan mata uang lainnya, AUD / JPY diperdagangkan naik 0,75% menjadi
95.61, sementara EUR / JPY ditutup naik 0,75% menjadi 124.52.
Memasuki sesi
perdangan hari ini, pasar akan terfokus pada
data Unemployment AS yang akan dirilis Jum’at (1/02) hari ini.
Dolar
diperkirakan akan diperdagangkan antara 92.50 – 91.00 pada selama sesi
perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga menembus batas atas (Resistance)
dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend perdagangan dari ini.
Alternatif Posisi :
Outlook
: Positif
v Buy
if Break 91.90
Target
: 92.10, 92.30, 92.50, 92.70, 92.90
v Sell
If Break 91.60
Target
: 91.40, 91.20, 91.00, 90.80, 90.60
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar