Analisa EURUSD - 15 Januari 2013


Euro diperdagangkan tetap terhadap dolar selama sesi perdagangan Senin (14/1), dikarenakan para investor tetap berhati - hati dan menunggu perkembangan kebijakan moneter Federal Reserve Ben Bernanke.
Selama sesi perdagangan AS Senin, euro terhadap dolar diperdagangkan naik 0.28% dan ditutup pada level 1.3382. Pada sesi hariannya, euro sempat mencapai titik terendah pada 1.3336 dan titik tertingginya pada 1.3404.
Dalam pertemuan Federal Reserve Bank of Chicago di Hongkong Senin kemarin, Presiden Bank Chicago Charles Evans mengatakan bahwa Bank Sentral harus terus mendukung pemulihan ekonomi di AS. Sementara itu, dalam konferensi pers semalam, Federal Reserve Ben Bernanke tidak memberikan sinyal apapun dalam upayanya menindak lanjuti fiscal yang terjadi di AS.
Dalam laporan zona euro, produksi industri mengalami penurunan yang cukup besar pada bulan November, dengan output sebesar 0.3 persen dari Oktober, dibawah dari ekspektasi untuk kenaikan sebesar 0.1 persen.
Disisi lain perdagangan mata uang lainnya, euro diperdagangkan naik pound dan yen. EUR/GBP diperdagangkan naik 0.59% dan berakhir di 0.8320. Sementara EUR/JPY diperdagangkan lebih tinggi 0.1% menjadi 119.00.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar akan terfokus terhadap data AS meliputi data PPI dan Retail Sales, serta perlu diperhatikan pula data zona euro yaitu CPI Jerman  yang akan dirilis pada Selasa (15/01) hari ini.
Euro diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3495 – 1.3260 pada selama sesi perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend perdagangan dari ini.

Alternatif Posisi :
Outlook : Positif  
v  Buy if break 1.3395
Target 1.3415, 1.3435, 1.3455, 1.3475, 1.3495, 1.3515.

v  Sell if break 1. 3360
Target 1.3340, 1.3320, 1.3300, 1.3280, 1.3260, 1.3240.



For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages