kedaitrader.com - Harga emas ditutup lebih tinggi pda sesi perdagangan AS semalam (17/1),setelah indeks dolar AS diperdagangkan melemah pasca dirilisnya data aktifitas manufaktur dikawasan Philadelphia yang secara tak terduga menunjukkan pelemahan tajam.
Emas berjangka kontrak Februari ditutup naik $ 7,60 atau 0,5% menetap di $ 1,690.80 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange, yang merupakan penutupan tertinggi untuk emas berjangka Februari sejak 17 Desember. Spot emas ditutup naik $6.50 atau 0.39% berakhir pada $1,686.50, dimana harga spot ebelumnya diperdagangkan hingga serendah $1,666.75 dan serendah $1,696.65. Untuk harga spot ini adalah penutupan tertinggi sejak 18 Desember lalu.
Dalam data yang dirilis, aktifitas manufaktur Philadelphia Fed menunjukkan penurunan pada level kontraksi 5.8, berbanding terbalik dengan perkiraan sebelumnya dimana data diperkirakan akan berada pada level ekspansi 5.8 danik dari sebelumnya pada level ekspansi 4.6. Sebelum rebound menyusul data tersebut, sebelumnya harga emas terdepresi mencapai titik terendah hariannya pada $1,666.75 pasaca dirilisnya data klaim pengguran dan data dari sektor perumahan AS yang menunjukkan penguatan tajam.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,6704.90 - $1,676.40, perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut. Penembusan yang terjadi dapat megnindikasi trend harga yang terjadi selama sesi perdagangan berlangsung.
Alternatif Posisi :
Outlook : Netral
Short Term Trade :
- Buy If Break $1,697.50
Target : $1,700.00 ; $1,702.00 ; $1,704.00
- Sell If Break $1,683.50
Target : $1,680.50 ; $1,678.50 ; $1,676.50
For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar