Market Review : Pasar Tampak Tegang, Jelang FOMC
Harga emas melemah, namun berhasil mempertahankan posisinya diatas $4,000 per ons jelang pertemuan FOMC nanti malam.
Kekhawatiran muncul dan memicu aksi jual emas sebelum keputusan the Fed ditengah spekulasi tentang kejutan kenaikan suku bunga yang mungkin akan diberikan Warsh pada pertemuan minggu ini.
Akibatnya, Harga emas terkoreksi ke level terendah $4,011 per ons dan Dollar AS bertahan pada posisi tertinggi mingguan.
Key Highlights
- Dolar AS berakhir negative, namun masih bertahan pada level tertinggi mingguannya. Menetap pada kisaran 101.438 - turun sekitar 11 pips atau 0.11%, setelah uji 101.65 (tertinggi 25 Juni).
- Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed September adalah salah satu penggerak utama kenaikan Dolar jelang pertemuan FOMC pada 30 Juli.
- Berdasarkan pantauan Fed watch Tools oleh CME - 80% the Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan Probabilitas kenaikan suku bunga September meningkat menjadi 82% dari 65% pada minggu lalu.
- Disisi lain, Citadel Securities salah satu perusahaan market maker dan penyedia likuiditas terbesar di dunia, memperkirakan bahwa Warsh akan mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga tak terduga pada pertemuan minggu ini.
- Tidak ada data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini, pasa sepenuhnya akan terfokus pada pertemuan FOMC.
Market Movement
Hingga akhir perdagangan Selasa (28/7) Harga emas diperdagangkan melemah sepanjang hari - tertekan oleh penguatan Dolar.
Dipasar gulir, harga emas berakhir melemah sekitar $47.16 atau 1.16% berakhir pada level $4,028.92 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus berakhir turun sekitar $38.30 atau 0.94% berakhir pada level $4,038.70 per ons.
Harga minyak anjlok - capai angka terendah $77 per barel karena ketegangan geopolitik yang mereda. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (28/7) pada pukul 04:00 WIB:
* OIL (SPOT) : $78.34 , -$2.82 / -3.47%
* WTI : $79.26 , -$3.35 / -4.06%
* BRENT : $82.08 , -$3.79 / -4.41%
* NGAS : $2.6670 , -$0.077 / -2.81%
Indeks Dolar AS bertahan pada level tertinggi mingguannya, namun mengakhiri sesi perdagangan Selasa (28/7) dengan kerugian turun sekitar 11 pips atau 0.11% berakhir pada level 101.44, setelah uji 101.65 tertinggi 25 Juni. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (28/7) pada pukul 04:00 WIB:
* AUDUSD : 0.69721 , -16 / -0.22%
* EURUSD : 1.13844 , +19 / +0.17%
* GBPUSD : 1.32857 , -1 / -0.01%
* NZDUSD : 0.57830 , +10 / +0.17%
* USDJPY : 163.829 , +11 / +0.06%
* USDCAD : 1.41050 , -17 / -0.12%
* USDCHF : 0.81909 , +1 / +0.01%
* USDCNH : 6.77080 , +61 / +0.09%
Sentimen
Tidak ada data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini, pasa sepenuhnya akan terfokus pada pertemuan FOMC.
Harga emas melemah, namun berhasil mempertahankan posisinya diatas $4,000 per ons jelang pertemuan FOMC nanti malam.
Kekhawatiran muncul dan memicu aksi jual emas sebelum keputusan the Fed ditengah spekulasi tentang kejutan kenaikan suku bunga yang mungkin akan diberikan Warsh pada pertemuan minggu ini.
Akibatnya, Harga emas terkoreksi ke level terendah $4,011 per ons dan Dollar AS bertahan pada posisi tertinggi mingguan.
Key Highlights
- Dolar AS berakhir negative, namun masih bertahan pada level tertinggi mingguannya. Menetap pada kisaran 101.438 - turun sekitar 11 pips atau 0.11%, setelah uji 101.65 (tertinggi 25 Juni).
- Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed September adalah salah satu penggerak utama kenaikan Dolar jelang pertemuan FOMC pada 30 Juli.
- Berdasarkan pantauan Fed watch Tools oleh CME - 80% the Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan Probabilitas kenaikan suku bunga September meningkat menjadi 82% dari 65% pada minggu lalu.
- Disisi lain, Citadel Securities salah satu perusahaan market maker dan penyedia likuiditas terbesar di dunia, memperkirakan bahwa Warsh akan mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga tak terduga pada pertemuan minggu ini.
- Tidak ada data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini, pasa sepenuhnya akan terfokus pada pertemuan FOMC.
Market Movement
Hingga akhir perdagangan Selasa (28/7) Harga emas diperdagangkan melemah sepanjang hari - tertekan oleh penguatan Dolar.
Dipasar gulir, harga emas berakhir melemah sekitar $47.16 atau 1.16% berakhir pada level $4,028.92 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus berakhir turun sekitar $38.30 atau 0.94% berakhir pada level $4,038.70 per ons.
Harga minyak anjlok - capai angka terendah $77 per barel karena ketegangan geopolitik yang mereda. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Selasa (28/7) pada pukul 04:00 WIB:
* OIL (SPOT) : $78.34 , -$2.82 / -3.47%
* WTI : $79.26 , -$3.35 / -4.06%
* BRENT : $82.08 , -$3.79 / -4.41%
* NGAS : $2.6670 , -$0.077 / -2.81%
Indeks Dolar AS bertahan pada level tertinggi mingguannya, namun mengakhiri sesi perdagangan Selasa (28/7) dengan kerugian turun sekitar 11 pips atau 0.11% berakhir pada level 101.44, setelah uji 101.65 tertinggi 25 Juni. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Selasa (28/7) pada pukul 04:00 WIB:
* AUDUSD : 0.69721 , -16 / -0.22%
* EURUSD : 1.13844 , +19 / +0.17%
* GBPUSD : 1.32857 , -1 / -0.01%
* NZDUSD : 0.57830 , +10 / +0.17%
* USDJPY : 163.829 , +11 / +0.06%
* USDCAD : 1.41050 , -17 / -0.12%
* USDCHF : 0.81909 , +1 / +0.01%
* USDCNH : 6.77080 , +61 / +0.09%
Sentimen
Tidak ada data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini, pasa sepenuhnya akan terfokus pada pertemuan FOMC.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar