Market Review : Konsolidasi, Sejumlah Pasar Mencari Pijakan Baru
Sejumlah pasar terlihat terkonsolidasi setelah kerugian tajam yang menyeret asset berisiko ditengah lonjakan imbal hasil obligasi global yang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap ekonomi dimasa mendatang.
Harga emas berakhir menguat setelah anjlok dibawah $4,500 pada Senin (18/5) sedangkan indeks Dolar AS tetap bertahan diatas 99, setelah uji tertinggi 99.42.
Sentimen pasar terhadap asset berisiko membaik setelah Trump dilaporkan menghentikan serangan yang direncanakan terhadap Iran setelah permintaan dari para pemimpin Timur Tengah.
Key Highlights
- Indeks Dolar AS masih bertahan diatas 99.0, namun mengalami sedikit kerugian yang lumayan setelah uji tertinggi 99.40 pada sesi Asia Senin (18/5).
- Sentimen pasar membaik setelah sejumlah imbal hasil obligasi global bergerak turun dari titik tertinggi dalam beberapa tahun.
- Harga minyak anjlok dari titik tertinggi hariannya setelah Trump menghentikan serangan yang direncanakan terhadap Iran setelah permintaan dari para pemimpin Timur Tengah.
- Presiden AS Donald Trump memerintahkan penundaan serangan militer AS yang direncanakan pada hari Selasa setelah permohonan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).
- Tekanan politik terhadap Starmer untuk mengundurkan diri terus meningkat setelah hasil pemilihan lokal yang mengecewakan bagi Partai Buruh.
- Pasar Poundsterling menguat diawal pekan setelah Andy Burnham - Calon kuat untuk menggantikan Starmer — menolak untuk mengubah aturan fiskal Kanselir Reeves jika ia menjadi PM.
- Komentar Burnham bertujuan untuk menenangkan pasar, yang mendorong obligasi pemerintah Inggris (Gilts) naik, karena Burnham dipandang sebagai seseorang yang mendukung keterlibatan negara yang lebih besar dalam industri-industri kunci, perlindungan pekerja, dan anggaran.
- Pada Selasa (19/5), pasar akan terfokus pada beberapa data ekonomi global diantaranya: GDP Jepang, Tenaga kerja Inggris dan Pending Home Sales AS.
- Kunci minggu ini akan tertuju pada pembacaan risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve, bersamaan dengan pidato para pejabat Fed dan pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru pada 22 Mei.
Market Movement
Hingga akhir perdagangan Senin (18/5), Harga emas berakhir campuran - dengan emas spot berakhir menguat sebanyak $24.76 atau 0.55% berakhir pada level $4,563.36 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Juni berakhir turun sebanyak $3.90 atau 0.09% berakhir pada level $4,558.00 per ons.
Harga minyak mentah dunia diperdagangkan fluktuatif - berakhir pada posisi doji, namun stabil diatas $100 per barel. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Senin (18/5) pada pukul 04:00 WIB:
* OIL (SPOT) : $101.39 , +$0.35 / +0.35%
* WTI : $104.38 , -$1.04 / -0.99%
* BRENT : $112.10 , +$2.84 / +2.60%
* NGAS : $2.9730 , +$0.078 / +2.69%
Indeks Dolar AS diperdagangkan melemah setelah sempat dibuka gap naik pada awal pekan dan masih stabil diatas level 99. Dolar mencatatkan kerugian sebesar 32 pips atau 0.32% berakhir pada level 99. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Senin (18/5) pada pukul 04:00 WIB:
* AUDUSD : 0.71674 , +23 / +0.32%
* EURUSD : 1.16532 , +31 / +0.27%
* GBPUSD : 1.34337 , +118 / +0.89%
* NZDUSD : 0.58745 , +39 / +0.66%
* USDJPY : 158.833 , +3 / +0.02%
* USDCAD : 1.37387 , -13 / -0.10%
* USDCHF : 0.78432 , -24 / -0.30%
* USDCNH : 6.79886 , -149 / -0.22%
Sentimen
Pada Selasa (19/5), pasar akan terfokus pada beberapa data ekonomi global diantaranya: GDP Jepang, Tenaga kerja Inggris dan Pending Home Sales AS.
Kunci minggu ini akan tertuju pada pembacaan risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve, bersamaan dengan pidato para pejabat Fed dan pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru pada 22 Mei.
Sejumlah pasar terlihat terkonsolidasi setelah kerugian tajam yang menyeret asset berisiko ditengah lonjakan imbal hasil obligasi global yang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap ekonomi dimasa mendatang.
Harga emas berakhir menguat setelah anjlok dibawah $4,500 pada Senin (18/5) sedangkan indeks Dolar AS tetap bertahan diatas 99, setelah uji tertinggi 99.42.
Sentimen pasar terhadap asset berisiko membaik setelah Trump dilaporkan menghentikan serangan yang direncanakan terhadap Iran setelah permintaan dari para pemimpin Timur Tengah.
Key Highlights
- Indeks Dolar AS masih bertahan diatas 99.0, namun mengalami sedikit kerugian yang lumayan setelah uji tertinggi 99.40 pada sesi Asia Senin (18/5).
- Sentimen pasar membaik setelah sejumlah imbal hasil obligasi global bergerak turun dari titik tertinggi dalam beberapa tahun.
- Harga minyak anjlok dari titik tertinggi hariannya setelah Trump menghentikan serangan yang direncanakan terhadap Iran setelah permintaan dari para pemimpin Timur Tengah.
- Presiden AS Donald Trump memerintahkan penundaan serangan militer AS yang direncanakan pada hari Selasa setelah permohonan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).
- Tekanan politik terhadap Starmer untuk mengundurkan diri terus meningkat setelah hasil pemilihan lokal yang mengecewakan bagi Partai Buruh.
- Pasar Poundsterling menguat diawal pekan setelah Andy Burnham - Calon kuat untuk menggantikan Starmer — menolak untuk mengubah aturan fiskal Kanselir Reeves jika ia menjadi PM.
- Komentar Burnham bertujuan untuk menenangkan pasar, yang mendorong obligasi pemerintah Inggris (Gilts) naik, karena Burnham dipandang sebagai seseorang yang mendukung keterlibatan negara yang lebih besar dalam industri-industri kunci, perlindungan pekerja, dan anggaran.
- Pada Selasa (19/5), pasar akan terfokus pada beberapa data ekonomi global diantaranya: GDP Jepang, Tenaga kerja Inggris dan Pending Home Sales AS.
- Kunci minggu ini akan tertuju pada pembacaan risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve, bersamaan dengan pidato para pejabat Fed dan pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru pada 22 Mei.
Market Movement
Hingga akhir perdagangan Senin (18/5), Harga emas berakhir campuran - dengan emas spot berakhir menguat sebanyak $24.76 atau 0.55% berakhir pada level $4,563.36 per ons.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Juni berakhir turun sebanyak $3.90 atau 0.09% berakhir pada level $4,558.00 per ons.
Harga minyak mentah dunia diperdagangkan fluktuatif - berakhir pada posisi doji, namun stabil diatas $100 per barel. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Senin (18/5) pada pukul 04:00 WIB:
* OIL (SPOT) : $101.39 , +$0.35 / +0.35%
* WTI : $104.38 , -$1.04 / -0.99%
* BRENT : $112.10 , +$2.84 / +2.60%
* NGAS : $2.9730 , +$0.078 / +2.69%
Indeks Dolar AS diperdagangkan melemah setelah sempat dibuka gap naik pada awal pekan dan masih stabil diatas level 99. Dolar mencatatkan kerugian sebesar 32 pips atau 0.32% berakhir pada level 99. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Senin (18/5) pada pukul 04:00 WIB:
* AUDUSD : 0.71674 , +23 / +0.32%
* EURUSD : 1.16532 , +31 / +0.27%
* GBPUSD : 1.34337 , +118 / +0.89%
* NZDUSD : 0.58745 , +39 / +0.66%
* USDJPY : 158.833 , +3 / +0.02%
* USDCAD : 1.37387 , -13 / -0.10%
* USDCHF : 0.78432 , -24 / -0.30%
* USDCNH : 6.79886 , -149 / -0.22%
Sentimen
Pada Selasa (19/5), pasar akan terfokus pada beberapa data ekonomi global diantaranya: GDP Jepang, Tenaga kerja Inggris dan Pending Home Sales AS.
Kunci minggu ini akan tertuju pada pembacaan risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve, bersamaan dengan pidato para pejabat Fed dan pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru pada 22 Mei.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar