Market Review : Emas Kembali Diburu, Dolar Tampak Loyo Jelang Pertemuan FOMC

Market Review : Emas Kembali Diburu, Dolar Tampak Loyo Jelang Pertemuan FOMC

kedaitrader.com - Pasar keuangan global diperdagangkan dengan volatilitas yang minim karena Pasar terus berhati-hati menjelang peertemuan Federal Reserve (Fed), Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ), di mana Bank Sentral Inggris diperkirakan akan menjadi satu-satunya bank yang akan menaikkan suku bunga pada pertemuan minggu ini.

Meski demikian, matauang Pound Inggris tetap diperdagangkan flat bahkan hampir tidak berubah karena meski masih mendominasi harapan kenaikan sebanyak 25bps - namun peluang kenaikan sedikit lebih rendah dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.

Indeks Dolar AS nampak terkoreksi tipis setelah menetap pada level tertinggi November dan berakhir melemah jelang pertemuan FOMC pada Kamis dini hari nanti (21/9). Sedangkan Yen Jepang tetap bertahan pada level terendah November terhadap Dolar.

• USDX : 105.08 , -24 / -0.23%
• AUDUSD : 0.6435 , +7 / +0.10%
• EURUSD : 1.0690 , +32 / +0.30%
• GBPUSD : 1.2383 , 0 / 0.00%
• NZDUSD : 0.5916 , +21 / +0.36%
• USDJPY : 147.60 , -24 / -0.16%
• USDCAD : 1.3483 , -40 / -0.30%
• USDCHF : 0.8969 , -4 /  -0.05%
• USDCNH : 7.2856 , +100 / +0.14%

*Emas*

Ditengah sikap hati-hati investor, pasar emas menjadi pasar yang paling diburu - harga emas naik untuk hari ketiga berturut-turut setelah menetap pada level terendah Agustus pada minggu lalu.

Dipasar spot, harga emas berakhir menguat sebanyak $10.21 atau 0.53% pada level $1,933.53 per ons, setelah capai tertinggi $1,934 dan terendah $1,922. Sedangkan emas berjangka kontrak Desember menguat sebanyak $9.15 atau 0.47% pada level $1,955.15 per ons di Divisi Comex.

*Minyak*

Harga minyak mentah dunia kembali mencatatkan rekor tertinggi baru sejak November tahun lalu - melonjak setelah CEO Citi Bank dan Chevron memperkirakan minyak mentah Brent dapat melampaui angka $100 per barel, memberikan sentimen bullish di pasar minyak.

Hal tersebut didukung oleh kekhawatiran tentang terbatas pasokan karena pemangkasan produksi oleh OPEC+ dan pada saat yang sama, ketidakpastian mengenai permintaan global juga turut memicu lonjakan harga WTI.

• OIL (SPOT) : $90.84 , +$0.51 / +0.56%
• WTI : $91.08 , +$1.06 / +1.18%
• BRENT : $94.43 , +$0.50 / +0.53%

*Sentimen*

Selama sesi perdagangan Selasa (19/9), fokus utama pasar global akan tertuju pada laporan inflasi Eropa yang akan dirilis pada pukul 16:00 WIB. Sementara selama perdagangan Amerika malam nanti, pasar akan terfokus pada laporan perumahan AS, diantaranya : Building Permits (19:30 WIB) dan Housing Starts (19:30 WIB).

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages