Gold Review : Emas Capai $1,901 Paska Inflasi AS Melambat
--
kedaitrader.com - Harga emas melonjak tajam - mencapai rekor $1,900 per ons tertinggi baru sejak Mei. Penguatan emas tidak lain adalah dukungan aksi beli ditengah optimisme pelaku pasar bahwa Fed akan mengakhiri pengetatatan kebijakan moneternya.
Setelah laporan inflasi Amerika yang dirilis melambat ke level 6.5% dari 7.1% selama periode Desember, probability kenaikan suku bungan Fed semakin menjadi hanya 25 bps pada pertemuan 2 Februari mendatang, dengan peluang kenaikan meningkat menjadi 93.2% dari 76.7% sehari sebelum laporan inflasi dirilis.
Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sebanyak $21.60 atau 1.14% berakhir pada level $1,896.82 per ons, setelah uji tertinggi $1,901 dan terendah $1,874. Emas berjangka kontrak Februari ditutup menguat sebanyak $19.60 atau 1.03% berakhir pada level $1,898.50 per ons di Divisi Comex.
Setelah laporan inflasi Amerika yang dirilis melambat ke level 6.5% dari 7.1% selama periode Desember, probability kenaikan suku bungan Fed semakin menjadi hanya 25 bps pada pertemuan 2 Februari mendatang, dengan peluang kenaikan meningkat menjadi 93.2% dari 76.7% sehari sebelum laporan inflasi dirilis.
Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sebanyak $21.60 atau 1.14% berakhir pada level $1,896.82 per ons, setelah uji tertinggi $1,901 dan terendah $1,874. Emas berjangka kontrak Februari ditutup menguat sebanyak $19.60 atau 1.03% berakhir pada level $1,898.50 per ons di Divisi Comex.
Memasuki sesi perdagangan Jumat (13/1), pasar global akan terfokus pada laporan Neraca Perdagangan China pada pukul 10:00 WIB, GDP Inggris pada pukul 14:00 WIB dan survei Consumer Sentiment AS pada pukul 22:00 WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar