Gold Review : Harga Emas Melemah Tipis, Fed Isyaratkan Suku Bunga Tetap Tinggi Tahun Depan

Gold Review : Harga Emas Melemah Tipis, Fed Isyaratkan Suku Bunga Tetap Tinggi Tahun Depan

kedaitrader.com - Harga emas bergerak cenderung datar didalam pola yang terbentuk selama sesi Asia Rabu (14/12), Harga emas bahkan hanya bergerak naik tipis setelah keputusan Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 bps pada pertemuan dini hari tadi. Pasar nampak tidak memberikan banyak pergerakkan karena investor tidak melihat kejutan dalam pertemuan FOMC.

Komentar Kepala Fed Jerome Powell yang mengisyaratkan rencana Fed untuk terus menaikkan suku bunga tahun depan dan mempertahankan suku bunga tinggi sampai inflasi benar-benar turun, sedikitnya memberikan tekanan pada harga emas. Dipasar spot, harga emas ditutup melemah tipis sekitar $3.59 atau 0.20% berakhir pada level $1,806.91 per ons, setelah uji tertinggi $1,814 dan terendah $1,794. Emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan melemah sekitar $6.50 atau 0.36% berada pada level $1,819.00 per on di Divisi Comex.

Harga minyak mentah dunia menguat selama sesi perdagangan Rabu (13/12) setelah International Energy Agency (IEA) menaikan perkiraan demand selama 2022 dan 2023 - mengabaikan laporan persediaan minyak mentah AS yang mencatatkan kenaikan yang signifikan dalam sepekan terakhir.

IEA memperkirakan permintaan minyak akan tumbuh sebesar 1,7 juta barel per hari pada tahun 2023, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,6 juta. Sementara tahun ini, permintaan minyak akan tumbuh sebesar 2,3 juta barel per hari, meningkat 140.000 barel per hari dari perkiraan sebelumnya.

Dipasar spot, harga minyak diperdagangkan menguat sebanyak $2.17 atau 2.8% berakhir pada level $77.42 per barel, setelah uji tertinggi $77.76 dan terendah $74.92. Minyak mentah berjangka WTI AS diperdagangkan menguat sekitar $2.02 atau 2.61% berada pada level $77.41 per barel, sedangkan Brent Crude London menguat sebanyak $2.26 atau 2.73% berakhir pada level $82.70 per barel.

Memasuki sesi perdagangan Kamis (14/12) Pasar akan terfokus pada pertemuan Bank Nasional Swiss (SNB), Bank Sentral Inggris (BoE), Bank Sentral Eropa (ECB) secara berurutan sejak hingga Kamis malam. Disesi Asia, pasar akan terfokus pada laporan Tenaga Kerja Australia pada pukul 7:30 WIB dan laporan Penjualan Ritel China pada pukul 09:00 WIB.

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages