Emas berpeluang mecatatkan rekor tertinggi baru Desember jika Inflasi AS melambat dan memperkuat harapan pengetatan kebijakan moneter the Fed pada pertemuan Desember kali ini.
Dipasar spot, harga emas diperdagangkan meelemah $15.94 atau 0.90% berakhir pada level $1,780.89 per ons, setelah mencapai tertinggi $1,796 dan terendah $1,777. Sedangkan emas berjangka kontrak Februari ditutup melemah sebanyak $18.40 atau 1.03% berakhir pada level $1,792.30 per ons di Divisi Comex.
Dipasar komoditas lainnya, Harga minyak rebound setelah anjlok selama enam (6) hari perdagangan berturut-turut. Pasar nampak optimis karena Shanghai akan mengumukan per 13 Desember 2022 seluruh tempat tidak berisiko Covid 19 di Shanghai. Hal ini, berpotensi memicu sentimen positif pasar hari ini dan mendorong kenaikan harga minyak dan instrumen keuangan lainnya yang sensitif terhadap harga minyak.
Dipasar spot, harga minyak ditutup menguat sebanyak $1.82 atau 2.48% berakhir pada level $73.33 per barel, setelah uji tertinggi $73.99 dan terendah $70.26. Minyak mentah berjangka WTI AS naik sekitar $2.15 atau 2.94% berakhir pada level $73.17 per barel. Sedangkan Brent London, naik sebanyak $1.89 atau 2.42% berakhir pada level $77.99 per barel.
Memasuki sesi perdagangan Selasa (13/12), pasar global akan terfokus pada laporan inflasi Amerika yang akan dirilis pada pukul 20:30 WIB. Melambatnya inflasi AS akan memicu aksi jual Dolar karena peluang kenaikan suku bunga yang lebih kecil dari 75bps akan meningkat. Pekan ini akan menjadi puncak perdagangan Desember sebelum musim libur Natal dan Tahun baru. Pasar akan terfokus pada pertemuan Federal Reserve AS (Fed), Bank Nasional Swiss (SNB), Bank Sentral Inggris (BoE), Bank Sentral Eropa (ECB) secra berurutan sejak Kamis dini hari hingga Kamis malam.
Gold Review : Harga Emas Melemah, Jelang Data Inflasi AS
kedaitrader.com - Pasar emas menyelesaikan perdagangan Senin (12/12) dengna kerugian moderat, mencoba kembal istabil diatas level $1,780 setelah uji terendah $1,777 karena pasar nampak tegang jelang laporan Inflasi Amerika yang akan menjadi kunci utama kebijakan Fed dalam pertemuan FOMC Desember.
--

Tidak ada komentar:
Posting Komentar