Gold Review : Dolar Tekan Pergerakkan Harga Emas
Dalam laporan semalam, Pending Home Sales AS tercatat turun sebanyak 4% (MoM) dan -37.8% (YoY) selama periode November. Data masing-masing dirilis lebih buruk dari perkiraan pada +0.60% (MoM) dan -36.70% (YoY).
Sejauh ini, terlihat bahwa aliran safehaven pada Dolar kembali meningkat ditengah resiko lonjakan harga karena Pihak berwenang China mulai mengeluarkan izin perjalanan kepada penduduk dan paspor Hong Kong saat bersiap untuk membuka kembali perbatasan pada 8 Januari.
Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $9.17 atau 0.51% berakhir pada level $1,803.92 per ons, setelah uji tertinggi $1,814 dan terendah $1,796. Emas berjangka kontrak Februari ditutup melemah sekitar $11.20 atau 0.62% berakhir pada level $1,811.90 per ons di Divisi Comex.
Memasuki sesi perdagangan Kamis (29/12), pasar global akan terfokus pada pergerakkan indeks dolar AS sebagai instrumen utama dan terfokus pada laporan Klaim pengangguran AS pada pukul 20:30 WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar