Oil Review : Harga Minyak Terkoreksi Lagi
Manufacturing PMI China yang dilaporkan kemarin menunjukkan bahwa sektor manufaktur China mengalami kontraksi ke level 49.2, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 50.0 (F) dan 50.1 (P). Disisi lain, harga minyak tertekan merespon laporan Informasi dan Administrasi Energi AS (EIA) bahwa produksi minyak di Amerika Serikat meningkat 0,9% pada Agustus menjadi hampir 12 juta barel per hari, tertinggi sejak Maret 2020. Data menunjukkan bahwa produksi minyak mentah di Texas dan New Mexico tumbuh masing-masing sebesar 1.6% dan 0.6%.
Dipasar spot, harga minyak tercatat turun sebanyak $2.12 atau 2.07 atau 2.40% berakhir pada level $86.22 per barel. Minyak mentah WTI AS terkoreksi sebanyak $1.37 atau 1.58% berakhir pada level $86.53 per barel, Sedangkan minyak mentah berjangka Brent melemah sebanyak $2.96 atau 3.19% berakhir pada level $92.81 per barel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar