Gold Review : Harga Emas Anjlok, Investor Buru Saham AS
Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $17.47 atau 1.06% berakhir pada level $1,644.21 per ons, setelah capai tertinggi $1,667 dan terendah $1,637. Dalam sepekan terakhir, Emas mencatatkan kerugian sebanyak 0.80%. Emas berjangka kontrak Desember ditutup melemah sebanyak $20.80 atau 1.26% berakhir pada level $1,644.80 per ons di Divisi Comex.
Dipasar komoditas lainnya, Harga minyak mentah berjangka anjlok lebih dari 1% selama sesi perdagangan Jumat setelah China sebagai negara importir minyak mentah utama dunia memperluas pembatasan COVID-19. Dipasar spot, harga minyak ditutup melemah sekitar 34 sen atau 0.39% berakhir pada level $88.29 per barel, setelah uji terendah $87.09.
Minyak mentah berjangka Brent berakhir turun sebanyak $1.19 atau 1.2% menetap pada level $95.77 per barel. Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun sebanyak $1.18 atau 1.3% berakhir pada $87.90 per barel. Dalam pekan ini, pasar Minyak akan terfokus pada pertemuan OPEC pada Selasa (1/11).
Sepanjang sesi perdagangan pekan ini, fokus pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS dan Bank Sentral Inggris pada Kamis (3/11). Dari deretan data ekonomi, laporan sektor tenaga kerja AS akan menjadi kunci perdagangan dalam pekan ini yang akan dimulai dari laporan ADP pada Rabu (2/11), Klaim Pengangguran AS pada Kamis (3/11) dan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat (4/11).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar