Market Review : Minyak dan Dolar Tekan Harga Emas Dunia
kedaitrader.com - Runtuhnya harga minyak mentah dunia jauh dibawah $10 pada sesi perdagangan sesi semalam mendorong pasar Emas dan komoditas lainnya turut terseret turun ditengah ancaman perlambatan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pasar emas anjlok bersama dengan pasar saham global dan sederetan mata uang utama rival Dolar AS.
Kekacauan ekonomi akibat pandemi Korona mendorong permintaan safe haven pada dolar kembali menjadi pilihan utama investor dibandingkan emas yang nampak laju kenaikannya akan terbebani oleh lemahnya inflasi global.
Pada sesi perdagangan Selasa (21/4), Harga emas spot ditutup turun sebesar $9.80 atau 0.58% berakhir pada level $1,686.10 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,697.30 dan serendah $1,660.35.
Emas berjangka kontrak Juni sebagai kontrak terakhir saat ini – ditutup naik sebesar $23.40 atau 1.40% berakhir pada level $1,687.80 per troy ounce di Divisi Comex.
Sedangkan Index Dolar AS ditutup naik sekitar 26 poin atau 0.26% berakhir pada level 100.22, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 100.48 dan serendah 99.990.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, harga emas nampak rentan untuk turun karena melihat kekacauan perdagangan pasar minyak global yang mengalami penurunan tajam pekan ini.
Penurunan harga minyak akan terus meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi dan menekan permintaan safe haven emas. Dan Justru akan mendorong safe haven pada Dolar.
Secara Teknikal harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,708.50 - $1,657.00.
Ghinie

Tidak ada komentar:
Posting Komentar