kedaitrader.com - Harga emas anjlok tertekan oleh penguatan tajam indeks dolar AS, sejak pertemuan Fed pada Kamis dini hari.
Emas tertekan melihat menurunnya prospek kemungkinan penurunan suku bunga AS pada akhir tahun ini. Dimana hal tersebut, juga dipertega oleh Kepala Fed Jerome Powell dalam pernyataannya.
Dalam komentarnya Powell ungkapkan bahwa inflasi yang lebih rendah akhir-akhir ini tidak memberikan indikasi bahwa Fed akan menurunkan suku bunga di masa mendatang.
Paska pertemuan Fed Kamis (2/5), probability penurunan suku bunga Fed turun menjadi 48% berdasarkan urvei terbaru oleh CME dari sebelumnya 61.40% sebelum pertemuan Fed.
Disesi perdagangan Kamis (2/5), Harga emas spot ditutup turun sebesar $6.20 atau 0.49% berakhir pada level $1,270.20 per troy ounce, setelah empat diperdagangkan hingga setinggi $1,277.80 dan serendah $1,266.20.
Sementara dipasar emas berjangka kontrak Juni, harga emas ditutup turun sebesar $12.20 atau 1.00% berakhir pada $1,272.00 per troy ounce di Divisi Comex.
Secara teknikal, Ditutupnya emas kembali dibawah $1,280 per troy ounce pada sejak penutupan perdagangan Rabu (1/5) maka harga emas terlihat akan kembali melanjutkan penurunannya.
Dengan Pola Bearish dalam jangka mengengah kembali berlanjut karena emas gagal bertahan diatas $1,289. Dalam pola penurunannya, harga emas diperkirakan akan kembali menguji level support April pada $1,265.
Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,275.00 - $1,257.80.
Ghinie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar