News Update :
Loading...

Gold Forecast 2019 : Update August 9, 2019

kedaitrader.com - Aksi beramai-ramai bank sentral turunkan suku bunga 25Bps hingga 50Bps pada kuartal ke-3 tahun ini telah mendorong demand terhadap emas sebagai aset safe hhaven terus meningkat tajam.

Hal, ini dikarena investor juga melihat konsumi emas fiik juga meningkat di Cina dan beberapa Bank sentral dunia untuk mengimbangi aksi pelonggaran kebijakan moneter.

Harga emas bahkan telah meningkat lebih dari $100 terhitung sejak Fed turunkan suku bunga pada 1 Agustus lalu.

Secara teknikal, dalam trend jangka panjang, harga emas telah mengalami rebound lebih dari 50% dari trend penurunan dalam hanpir 10 tahun terakhir. Melihat hal ini, pasar dapat mengantisipasi kemungkinan koreksi besar dalam waktu dekat menjelang pertemuan Fed pada 18 September mendatang.

Harga emas diperkirakan dapat terkoreksi hingga awal September pada kisaran $1,452, dan kembali melanjutkan rally dengan target $1,570 pada kuartal ke-4.

Dengan asumsi bahwa, Fed kembali turunkan suku bunga acuan yang kemungkinan juga akan diikuti oleh Bank Sentral Eropa / ECB.


Trading Plan (Medium Term)

- Sell On Strength $1,520.00 - $1,516.00 
  Target Price : $1,500.00 ; $1,480.00 ; $1,460.00
  Stop Loss : $1,540.00

[Update - August 13, 2019] : Harga emas bergerak menguat mencapai level $1,534 pada 13 Agustus 2019, Trading Plan tersebut diatas telah mencapai target Sell pada $1,500  & $1,480 pada 13 Agustus 2019.

- Buy On Weakness Area $1,445.00 - $1,455.00
  Target Price : $1,480.00 ; $1,500.00
  Stop Loss : $1,420.00


Note : Pada Krisis keuangan global 2008 - 2013 harga emas mampu meningkat lebih dari $500 dalam periode 1 tahun. Hal ini yang mendorong banyak spekulator dan forecaster melihat bahwa harga emas berpeluang mampu uji level $1,700 - $2,000 dalam waktu 2019 - 2020 mendatang.

Namun, Cerdas dalam bertranskasi bahwa perkiraan diatas akan bergerak dalam gelombang - setiap perkembangan perubahan fundamental dan sentiment dapat merubah trend jangka panjang.

kedaitrader.com - Secara teknikal, harga emas telah membentuk Bearish Divergen, dimana kenaikan harga emas tidak didukung dengan indikator / instrument  kenaikan rata-rata.

Hal ini mengindikasi adanya peluang harga emas untuk bergerak turun mengikuti pola penurunan pada rata-rata instrument / indikator.

Dalam dukungan fundamental, Investor mengharapkan adanya penurunan suku bunga Fed sebesar 50 Bps – sejalan dengan harapan President AS Donald Trump. Dengan demikian jika dalam pertemuan Fed 31 Juli mendatang, Fed hanya menurunkan suku bunga sebesar 25Bps – maka tidak menutup kemungkinan harga emas justru akan tertekan turun.

Perhatikan level strong support emas pada $1,407 - $1,398, jika harga emas stabil didalam range atau dibawah level terebut, maka emas berpeluang melanjutkan penurunan paska pencapaian target kenaikan tahunan.

Target penurunan dibawah level tersebut, adalah kisaran $1,381.00 ; $1,363.00 ; $1,346.00

Pola kenaikan selanjutnya diperkirakan akan kembali pada periode kuartal ke-4

Forecast Update : harga emas gagal bertahan dibawah $1,407.00, emas melanjutkan kenaikan hingga $1,510 paska Fed turunkan suku bunga acuan



kedaitrader.com - Trend penurunan suku bunga yang telah diad3opsi oleh mayoritas bank sentral dunia termasuk Amerika , Eropa, Australia, Kanada dan lainnya telah mendorong harga emas bergerak naik dalam pandangan trend jangka panjang.

Terlihat sejak Juli 2019 ini banyak serangkaian bank sentral diatas kan mulai melakukan pemotongan suku bunga dengan langka awal akan dilakukan oleh Bank Sentral Autralia, Bank Sentral Korea, Bank Sentral Indonesia, Bank Sentral Amerika dan beberapa Bank sental lainnya yang diperkirakan akan lakukan pemotongan suku bunga hingga eptember mendatang.

Secara tidak langsung, dapat diperkirakan bahwa banyak Bank Sentral Dunia akan meningkatkan cadangan emas dan mata uang safe haven untuk mengantisipasi kenaikan dampak dari pelonggaran kebijakan moneter.


Secara teknikal, Sejak pertengahan Juli 2019 ini jika harga emas mampu bergerak naik dan bertahan diatas level $1,430 maka ema berpeluang melanjutkan kenaikan dan mungkin akan mampu naik lebih tinggi dari level sebelumnya pada $1,439.

Dengan Target Jangka Panjang adalah $1,490 (setidaknya hingga kuartal  ke 1 2020) , sementara hingga kuartal ke-4 tahun ini, emas ditargetkan mencapai kisaran $1,450.

Namun, jika dalam periode Juli, emas justru gagal bertahan diatas $1,430, maka tidak menutup kemungkinan harga emas akan kembali menguji level Strong support emas pada $1,381. Dengan pola penurunan lebih dalam ($1,357.00) jika level $1,381 tersebut ditembus.

Forecast Update : Target $1,450 telah dicapai sehari setelah forecast ini dirilis. Hal ini bisa diasumikan bahwa level tertinggi kuartal ke 3 mungkin telah terbentuk karena kenaikan tajam yang diluar perkiraan.
Antisipasi terjadinya koreksi pada harga emas kembali ke kisaran $1,430 jelang pertemuan Fed pada akhir juli 2019. (update : 19 Juli 2019)


Forecast Sebelumnya , 


Update : March 2019

 : Bullish Trend

 : Correction Level

kedaitrader.com - Harga emas tergolong memasuki Trend Bullish / Naik selama kuartal ke-4 (2018) hingga kuarta; ke - 1 (2019) dan mulai mengalami fase transisi dengan koreksi pasar yang cukup besar diakhir kuartal pertama tahun ini.

Belum dikonfimasi bahwa Trend pada harga emas telah berubah menjadi Bearish / Turun , Namun hal ini harus mulai diwaspadai guna mengantisipasi tingkat  kesehatan portofolio Investor.

Dalam grafik yang tertuang pada gambar diatas menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi hampir menyelesaikan fasenya dengan target koreksi adalah $1,275.00 - $1,270.00 (Toleransi). "Dalam jangka pendek level target koreksi $1,275.00 - $1,270.00 dapat dijadikan sebagai Spekulasi level Beli sebagai indikasi rebound trend".

Dimana rebound dari Red Trend akan berkisar pada level $1,298.00 - $1,325.00. Level ini diperkirakan akan dicapai pada kuartal ke-2 2019.

Garis besar Trend Bullish dapat dikatakan berlanjut dalam jangka panjang jika harga mampu stabil diatas $1,325.00. Dengan target hingga akhir tahun berada pada kisaran $1,365.00.

Namun jika gagal - maka hal ini, dapat dikatakan sebagai perubahan yang mengindikasi Trend Bearish pada harga emas. Dengan target penurunan hingga $1,266.00 - $1,254.00.

Perlu diperhatikan, gambaran tersebut adalah sirkulasi gelombang trend jangka panjang.

Investor dapat memperhatikan level-level kritis yang tercantum untuk mengantisipasi perubahan pola yang dapat berubah sewaktu-waktu akibat perubahan situasi ekonomi, politik, bencana dan agenda data ekonomi.

"Forecast update : Target rebound $1,325 telah tercapai diakhir kuartal ke 1 dan gagal bertahan diatas level $1,325. Pada awal kuartal ke-2 , harga hanya bergerak naik hingga kisaran $1,310.

sesuai dengan forecast diatas bahwa akan terjadi perubahan trend menjadi "Bearish jika harga gagal stabil dikisaran $1,325" dan target bearish pertama telah tercapai pada 23 April 2019 pada $1,266." 


Subscribe for Details ...


Ghinie
Share this Article on :

1 comments:

Kedai Trader said...

Forecast update : Target rebound $1,325 telah tercapai diakhir kuartal ke 1 dan gagal bertahan diatas level $1,325. Pada awal kuartal ke-2 , harga hanya bergerak naik hingga kisaran $1,310.

sesuai dengan forecast diatas bahwa akan terjadi perubahan trend menjadi "Bearish jika harga gagal stabil dikisaran $1,325" dan target bearish pertama telah tercapai pada 23 April 2019 pada $1,266.

Post a Comment

 
Copyright Kedai Trader 2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Edit by Ghinie | Powered by Blogger.com

Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD