Analisa Emas - 9 Februari 2015

kedaitrader.com - Emas diprdagangkan anjlok selama sesi perdagngan Jum'at, menyusul hasil data Non-Farm Payrolls AS yang dirilis lebih baik dari perkiraan pasar sebelumnya. Emas tergerlincir lebih dari $30 per troy ounce mencapai level terendah hariannya pada $1,228.190.

Emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Jum'at(6/2) dengan kerugian sebesar $31.70 atau 2.51% berakhir pada $1,233.300 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,268.620 dan serendah $1,228.190. Dalam sepekan lalu, Emas catatkan kerugian sebesar $50.40 atau 3.93%. 

Emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Jum'at (6/2)  dengan kerugian sebesar $28.10 atau 2.2% berakhir pada level $1,234.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $54.90  atau 4.26%.

Fundamental Analysis : 

Harga emas mulai diperdagangkan melemah memasuki sesi perdagangan Amerika pada Jum’at, menyimak hasil data Non-Farm Payrolls. Non-Farm Payrolls AS catatkan 257K lapangan kerja baru selama periode Februari. NFP lebih baik dari perkiraan pasar dan data sebelumnya pada 234K (F) dan 252K (P).

Namun, Tingkat Pengangguran AS naik pada level 5.7% . Lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 5.6% (F) dan 5.6% (P).

Memasuki sesi perdagangan hari ini, Pasar XAU/USD diperkirakan akan diperdagangkan pad kisaran yang tidak terlalu besar karena minimnya data ekonomi selama awal pekan. Pertemuan Yunani dan Jerman di Brusel pada Rabu 11 Februari akan jadi fokus pada global minggu ini.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah baru Yunani akan bertemu dengan para kreditur internarional sebelum paket bailout Yunani berakhir pada 28 Februari mendatang.

Dalam sentiment yang beredar Yunani nampaknya akan gagal mencapai kesepakatan terlebih setelah ECB mengatakan bahwa Bank-Bank Yunani tidak dapat lagi menggunakan utang negara sebagai jaminan atas likuditas yang disediakan ECB.

Technical Analysis

Secara teknis, harga emas telah kembali bertahan dibawah level $1,300 per troy ounce – terlebih setelah Fed menegaskan rencananya untuk menaikkan suku bunga acuan pada 2015. Investor nampaknya kembali berhati-hati dalam berspekulasi dipasar logam ini. 

Pada akhir pekan, harga eams telah menembus level $1,240.00, pecahnya angka ini menjadikan indikasi bahwa harga emas akan berpotensi melanjutkan pelemahan dan bertahan dibawah area EMA-50, EMA-100 dan EMA-200. 

Dalam jangka panjang, Trend negative masih tetap terlihat pada harga emas. Pada pola teknikal jangka panjang tetap menunjukkan adanya kemungkinan emas berada pada kisaran $984 per troy ounce. 

Dalam trend Jangka panjang berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 - $984.00, setidaknya menunggu hasil keputusan Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga tahun ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages