kedaitrader.com - Emas bergerak lebih tinggi selama sesi perdagangan Asia hingga pertengahan sesi perdagangan Eropa setelah Jerman menolak proposal Pemerintah Yunani akan perpanjangan paket bailout hingga 6 bulan kedepan. Namun harga emas berangsur bergerak lebih rendah menyusul data klaim pengangguran AS yang dirilis cukup baik semalam.
Emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (17/2) dengan kerugian sebesar $6.10 atau 0.50% berakhir pada $1,206.70 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,222.830 dan serendah $1,205.270. Dalam sepekan lalu, Emas catatkan kerugian sebesar $5.40 atau 0.44%.
Emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (19/2) dengan kerugian sebesar $7.40 atau 0.50% berakhir pada level $1,207.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, emas berjangka catatkan kerugian sebesar $7,50 atau 0.61%.
Fundamental Analysis :
Emas diuntungkan oleh ketidakpastian kondisi ekonomi Yunani yang dalam pertemuan yangdigelar dalam hampir sepekan ini tidak menghasilkan apapun. Penolakan proposal Yunani untuk emdapatkan perpanjangan paket bailout oleh Jerman nampaknya membuat kondisi ekonomi Yunani semakin terpuruk.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, Pasar XAU/USD diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang lebih besar. Volatilitas pasar nampaknya akan mulai membesar memasuki sesi perdagangan Eropa, karena sebagian besar pasar Asia masih ditutup dalam rangka Tahun Baru Imlek.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar