Euro
melemah untuk hari kedua berturut – turut pada sesi perdagangan Senin (24/12), dikarenakan
para investor tetap berhati – hati di tengah kekhawatiran ketidakpastian
kebijakan fiscal AS, diperkirakan sekitar $ 600 miliar pada kenaikan pajak dan
pemotongan belanja secara otomatis akan diberlakukan pada 1 Januari 2013.
Selama sesi perdagangan AS Senin, euro terhadap
dolar menetap pada 0.05% dan ditutup pada level 1.3186. Pada sesi hariannya,
euro sempat mencapai titik terendah pada 1.3170 dan titik tertingginya pada
1.3234.
Dalam
laporan Kamis malam, Ketua DPR John Boehner menyatakan menarik kembali “Rencana
B” dalam upayanya sebagai alternative guna menghindari tebing fiscal, dengan
melakukan kenaikan pajak atas pendapatan $ 1 juta atau lebih pertahun bagi
orang kaya di Amerika.
Di
Eropa, Perdana Menteri Italia Mario Monti menyatakan bahwa ia tidak akan
mencalonkan diri dalam pemilu Negara pada Februari, meskipun dengan
pertimbangan menjadi calon koalisi yang dapat mendukung agenda ekonomi. Mario
Monti mengajukan pengunduran diri pada 21 Desember 2012 setelah 13 bulan
menjabat sebagai Perdana Menteri Italia, yang merupakan peluang bagi pemilu Nasional
pada 24 – 25 Februari 2013.
Disisi
lain perdagangan mata uang lainnya, euro diperdagangkan lebih tinggi terhadap
pound. EUR/GBP diperdagangkan naik 0.31% dan berakhir di 0.8179.
Memasuki
sesi perdagangan hari ini, euro diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3285
– 1.3088 pada selama sesi perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga
menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan
menentukan trend.
Alternatif
Posisi :
Outlook
: Positif
v Buy
if break 1.3190
Target
1.3213, 1.3243, 1.3265, 1.3285, 1.3307
v Sell
if break 1.3165
Target
1.3141, 1.3112, 1.3088, 1.3066, 1.3040
SUBSCRIBED NOW FOR MARKET UPDATE & DAILY GOLD, FOREX RECOMMENDATION -- FOLLOW @KEDAITRADER

Tidak ada komentar:
Posting Komentar