Analisa EURUSD - 26 Desember 2012


Euro melemah untuk hari kedua berturut – turut pada sesi perdagangan Senin (24/12), dikarenakan para investor tetap berhati – hati di tengah kekhawatiran ketidakpastian kebijakan fiscal AS, diperkirakan sekitar $ 600 miliar pada kenaikan pajak dan pemotongan belanja secara otomatis akan diberlakukan pada 1 Januari 2013.
Selama sesi perdagangan AS Senin, euro terhadap dolar menetap pada 0.05% dan ditutup pada level 1.3186. Pada sesi hariannya, euro sempat mencapai titik terendah pada 1.3170 dan titik tertingginya pada 1.3234.
Dalam laporan Kamis malam, Ketua DPR John Boehner menyatakan menarik kembali “Rencana B” dalam upayanya sebagai alternative guna menghindari tebing fiscal, dengan melakukan kenaikan pajak atas pendapatan $ 1 juta atau lebih pertahun bagi orang kaya di Amerika.
Di Eropa, Perdana Menteri Italia Mario Monti menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri dalam pemilu Negara pada Februari, meskipun dengan pertimbangan menjadi calon koalisi yang dapat mendukung agenda ekonomi. Mario Monti mengajukan pengunduran diri pada 21 Desember 2012 setelah 13 bulan menjabat sebagai Perdana Menteri Italia, yang merupakan peluang bagi pemilu Nasional pada 24 – 25 Februari 2013.
Disisi lain perdagangan mata uang lainnya, euro diperdagangkan lebih tinggi terhadap pound. EUR/GBP diperdagangkan naik 0.31% dan berakhir di 0.8179.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, euro diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3285 – 1.3088 pada selama sesi perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend.

Alternatif Posisi :
Outlook : Positif
v  Buy if break 1.3190
Target 1.3213, 1.3243, 1.3265, 1.3285, 1.3307
v  Sell if break 1.3165
Target 1.3141, 1.3112, 1.3088, 1.3066, 1.3040  



SUBSCRIBED NOW FOR MARKET UPDATE & DAILY GOLD, FOREX RECOMMENDATION -- FOLLOW @KEDAITRADER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages