Euro
sempat diperdagangkan lebih tinggi terhadap dolar pada sesi perdagangan Kamis
(20/12), karena para investor lebih behati – hati terhadap aset beresiko, ditengah
ketidakpastian kesepakatan untuk menghindari krisis tebing fiskal AS.
Selama
sesi perdagangan AS Rabu euro terhadap dolar diperdagangkan naik 0.14% dan
ditutup pada level 1.3246. Pada sesi hariannya, euro sempat mencapai titik terendah
pada 1.3189 dan titik tertingginya pada 1.3296.
Dalam
pernyataan sebelumnya Ketua DPR John Boehner mengatakan bahwa Partai Republik
di AS akan tetap mendukung rencana mereka untuk melakukan pemungutan suara,
meskipun Presiden Barack Obama memiliki hak veto untuk tetap dalam susunan rencana
semula dengan menaikkan pajak dan pemotongan belanja untuk mencapai hasil kesepakatan
guna menghindari tebing fiskal, yang dapat membuat para investor kembali ke
posisi safe haven mereka terhadap dolar.
Data
ekonomi AS pada kuartal ketiga tahun ini direvisi naik sebesar 3.1% (tingkat
tahunan), jauh diatas ekspektasi awal untuk kenaikan sebesar 2.7%.
Dalam
data manufaktur yang dirilis sebelumnya oleh The Fed untuk wilayah Philly (Philadelphia),
data untuk indeks manufaktur menunjukkan kenaikan pada bulan Desember sebesar 8.1 dari -10.7 pada bulan sebelumnya, jauh
diatas dari ekspektasi untuk kenaikan -3.0, yang merupakan angka tertinggi pada
bulan Desember dalam delapan bulan terakhir.
Di
tempat lain, National Association of Realtors melaporkan sebelumnya bahwa
penjualan rumah yang ada meningkat sebesar 5,9% menjadi 5,04 juta unit pada
bulan November (disesuaikan secara musiman), diatas dari ekspektasi untuk
kenaikan sebsar 2,3% menjadi 4,87 juta unit.
Departemen
Tenaga Kerja AS melaporkan Bahwa klaim pengangguran yang dirilis setiap minggu
akhir pekan lalu menunjukkan kenaikan sebear 17.000 menjadi 361.000, diatas
dari ekspektasi untuk kenaikan sebesar 13.000 dan menetap pada 357.000.
Sementara
di zona euro, indeks kepercayaan rumah tangga pada bulan Desember mengalami pemulihan
sebesar -26.6 dari -26.9 pada bulan November.
Disisi
lain perdagangan mata uang lainnya, euro diperdagangkan turun terhadap pound
dan naik terhdap yen. EUR/GBP diperdagangkan turun 0.14% dan berakhir di 0.8130,
dan EUR/JPY diperdagangkan naik 0.12%
dan menetap di 111.78.
Memasuki
sesi perdagangan hari ini, pasar akan fokus terhadap data zona euro yaitu data
iklim konsumen Jerman, serta perlu
diperhatikan pula data AS meliputi data sentimen konsumen oleh University of Michigan serta pendapatan dan
belanja pribadi, yang akan dirilis pada Jum’at (21/12) hari ini.
Euro
diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3323– 1.3120 pada selama sesi
perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga menembus batas atas (Resistance)
dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend.
Alternatif
Posisi :
Outlook
: Positif
- Sell
if break : 1.3206Target 1.3185, 1.3164, 1.3143, 1.3120, 1.3099
- Buy
if break 1.3253Target 1.3278, 1.3301, 1.3323, 1.3346, 1.3366

Tidak ada komentar:
Posting Komentar