Harga emas diperdagangkan merosot tajam selama sesi perdagangan Selasa (4/12), dan ditutup dibawah level $1,700 per troy ounce setelah aksi jual yang mendominasi selama sesi perdagangan Asia. Kembali lagi terjadi meski tidak ada berita pasar yang begitu menghebohkan namun harga emas melorot dan menebus level supports kuatnya.
Emas berjangka kontrak Februari turun $ 25,30 atau 1,5% menetap di $ 1,695.80 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange, penutupan terendah untuk kontrak teraktif sejak 5 November. Harga emas berjangka sempat diperdagangkan hingga serendah $ 1,692.60. Spot emas ditutup turun $18.30 atau 1.07% berakhir pada $1,699.40, penutupan terendah spot emas sejak 7 November lalu. Emas spot sempat diperdagangkan turun hingga serendah $1,692.60.
Ada pertanyaan besar dipasar selama sesi perdagangan kemarin dimana penurunan cepat dalam harga di perdagangan Asia apakah terkait dengan dengan penurunan tajam pada Rabu pekan lalu harga emas. Sementara kemarin meski seharusnya beberapa data selasa sesi tersebut seharuanya memberikan dampak yang positif untuk emas, namun aksi jual yang kuat memasuki pasar emasmeski ketika New York dan London pasar ditutup.
Dalam berita semalam, mata uang Euro mencapai titik tertinggi dalam enam bulan terhadap dolar AS dan saham Eropa naik di tengah krisis utang Uni Eropa yang setidaknya telah stabil untuk saat ini. Investor nampak menyambut baik langkah Yunani untuk membeli kembali hingga 10 miliar euro dari obligasi pada harga 30 sampai 40 sen dalam dolar. Imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia telah anjlok minggu ini, yang juga menunjukkan krisis utang Uni Eropa secara keseluruhan stabil.
Di AS, fokus pasar masih pada "fiskal tebing" kenaikan pajak dan pemotongan belanja yang sudah mendekati ambang tajuh tempo. Sementara itu, ditengah ancamana resesi AS, Pasar mulai melihat dan menunggu pertemuan akhir tahun Fed dalam FOMC minggu depan pada tanggal 10 dan 11 Desember. Berakhirnya "Operasi Twist" dan QE3 mengharuskan anggota FOMC memutuskan apakah akan memperpanjang program pembelian obligasi. Sebelumnya The Wall Street Journal dan Goldman Sachs memperkirakan bahwa pertemuan Desember FOMC Federal Reserve AS akan menghasilkan kebijakan stimulus moneter lebih lanjut (QE4).
Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,708.70 - $1,688.50 , dengan tetap perhatikan masing-masing batas atas (resistances) dan batas bawah (supports) kisaran tersebut. Penembusan masing-masing batas tersebut akan mengindikasi trend harga untuk sesi perdagangan hari ini.
Alternatif Posisi :
Outlook : Netral
* Buy If Break $1,708.70
Target : $1,714.10 ; $1,720.60 ; $1,725.80
* Sell If Break $1,688.50
Target : $1,684.00 ; $1,680.80
* Short Term Trade :
- Buy If Break $1,701.50 , TP : $1,703.50 ; $1,706.50
- Sell If Break $1,694.00 , TP : $1,692.00 ; $1,690,00
FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar