Euro pada sesi perdagangan Asia (1/11) diperdagangkan pada level
1.2966 atau mengalami kenaikan sebesar
0,05%. Transaksi pada sesi saat ini sempat mencapai harga tertinggi
1.2969 dan level terendah 1.2962. Sementara untuk sesi perdagangan sebelumnya,
Euro sempat menguji titik support di
level 1.2947 pada level terendah Rabu dan mencapai titik resistance pada
level 1,3020 pada sesi perdagangan Rabu.
Pasar masih fokus seputar kesepakatan antara Yunani dan Troika (Uni Eropa
– ECB – IMF) yang belum dikonfirmasi, kemungkinan akan adanya angsuran kedua
dana bantuan untuk Yunani.
Data yang dirilis Rabu (31/10) positif
untuk Zona Euro, retail sales Jerman naik 1.5 persen pada bulan September, jauh
diatas dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, Spanyol mengambil peluang
untuk pembelian Obligasi Bank Sentral Eropa.
Dalam berita lainnya, Data GDP (Gross
Domestic Product) bulanan menunjukkan perlambatan pertumbuhan perekonomian
Kanada pada kuartal ketiga berbalik dari kuartal pertama pada tahun ini,
menarik minat Bank Kanada untuk menaikkan tingkat suku bunga.
Sementara untuk perdagangan mata uang lainnya, Euro diperdagangkan
naik terhadap Pound dan yen. EUR / GBP diperdagangkan naik 0.04% dan berakhir
di 0.8038, sementara EUR / JPY diperdagangkan naik 0.17% dan menjadi 103.55.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar perlu memerhatikan data yang
akan dirilis pada Kamis (1/11) ini, meliputi klaim pengangguran, data produktivitas non pertanian, serta data laporan
manufaktur ISM (Institute of Supply Management). Euro dibuka pada 1.2959
dan diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 1.3009 - 1.2887 selama sesi
perdagangan hari ini. Dimana, jika range harga menembus batas atas (Resistance)
dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend perdagangan pada sesi ini.
Alternatif Posisi
:
Outlook : Positif
v Sell if break 1.2953
Target
1.2931, 1.2911, 1.2887
v Buy if break 1.2976
Target
1.2995, 1.3009, 1.3025

Tidak ada komentar:
Posting Komentar