Analisa EURUSD - 9 Agustus 2012


Di awal perdagangan Rabu 8 Agustus 2012, euro bergerak secara sideways dalam kisaran dibawah level  resistance 1.2397. Masih mampunya euro untuk bergerak dalamkisaran level atas selama beberapa hari ini menunjukan masih besarnya harapan pasar akan stimulus yang akan segera dilkeluarkan ECB dalam mengatasi krisis  di Eropa yang semakin hari semakin mempengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi di zona eropa bahkan sampai secara global. Masuknya data-data ekonomi yang menunjukan perlambatan ekonomi dibeberapa Negara yang notabenya selama ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik kini sudah mulai terkena imbasnya,salah satunya adalah Negara jerman yang ditunjukan dengan data ekonomi yang menunjukan factory order Jerman yang turun secara significant diluar ekspetasi pasar menjadi -7.8%, menunjukan ekonomi Jerman kini sudah mengalami perlambatan. Hal ini pula yang terus memunculkan spekulasi pada pasar perihal kebijakan pembelian Obligasi Negara bermasalah yang mememiliki Surat Hutang beryield tinggi yakni Italia dan Spanyol, untuk membantu mengatasi krisis yang terjadi. Sehingga ekspetasi pasar yang seperti ini, memampukan euro untuk bergerak dalam  raly sepanjang beberapa hari ini bahkan sampai bertahan pada sesi perdagangan asia kemarin.
Memasuki  perdagangan Eropa, Euro akhirnya terkoreksi turun hingga menjauhi level tertinggi harian pada perdagangan sebelumnya di level 1.2443. Euro bergerak turun hingga mencapai level support pertamanya pada perdagangan kemarin di level  1.2362. Secara fundamental, masuknya data-data ekonomi dari Eropa serta As turut memberikan sentiment negative bagi pergerakan euro untuk terkoreksi turun pada perdagangan kemarin. Data-data ekonomi yang mempengaruhi diantaranya; masuknya data ekonomi Jerman yang menunjukan penurunan Output Industri jerman sebesar 0.9% serta laju ekspor yang juga melemah sebesar 1.5%, mengindikasikan impact dari krisis hutang yang kini juga mulai dirasakan oleh Jerman yang notabe nya memiliki perekonomian yang cukup baik. Selain itu,masuknya data Tingkat produktivitas AS yang naik 1,6% lebih tinggi dari ekspetasi pasar 1,3% dan dari sebelumnya 0,5%, mampu kembali memetahkan  spekulasi seputar kebijakan pelonggaran yang akan dilakukan oleh The Fed. Melihat data ekonomi AS yang mulai membaik seperti ini, dirasa cukup bagi AS untuk kembali menunda kebijakan tersebut. Dimana hal ini sebelumnya didukung oleh salah satu petinggi The Fed yang  Richard Fisher yang mengisyaratkan ketidak-setujuan agar bank sentral atau The Fed melakukan kebijakan moneter tersebut. Baginya belum tepat saat ini The Fed untuk melakukan kebijakan pelonggaran. The Fed pun harus cegah terciptanya persepsi bahwa bank sentral dapat berikan solusi atas semua masalah," ujar Presiden Fed of Dallas, Richard Fisher, ketika diwawancarai oleh Bloomberg TV.   Sehingga hal ini pun mampu menguatkan nilai mata uang dollar yang praktis membuat mata uang euro pun melemah. Euro kembali melemah hingga mencapai level terendahnya pada sesi perdagangan kemarin di level 1.2326, menjauhi level tertinggi harian 1.2397.
Kamis 9 Agustus 2012, euro dibuka pada level 1.2368 dimana sebelumnya ditutup pada level 1.2364. Secara fundamental hari ini,focus euro masih seputar kebijakan stimulus yang akan dilakukan oleh bank sentral eropa atau ECB, melihat krisis hutang eropa yang kian berdampak kepada melambatnya seluruh pertumbuhan ekonomi khususnya Negara-negara yang berada dalam zona eropa tersebut. Yang ditunggu oleh pasar saat ini adalah upaya lebih agresif oleh ECB untuk segera mengatasi masalah krisis eropa saat ini. Selain itu pula masuknya pemberitaan dari the Fitch Ratings yang menegaskan rating AAA milik Jerman dengan outlook stabil. Hal ini mengidentifikasikan bahwa Jerman saat ini merupakan slaha satu negara yang masih cukup kuat perekonomiannya saat ini dilihat dari GDP yang masih bertumbuh serta menurunnya angka pengangguran pada kuartal pertama. Hal ini pun yang akan kembali akan menghambat ECB untuk melakukan kebijakannya dalam melakukan pembelian surat obligasi yang beryield tinggi, dalam upayanya mengatasi krisis eropa. Diprediksi hari in Euro akan bergerak dalam kisaran level 1.2442-1.2232. Dengan level strong resistancenya berada pada level 1.2442 serta strong supportnya pada level 1.2326. Outlook hari ini untuk euro masih negative.

Recommend:
* Buy if break  resistance 1.2373
  Target: 1.2390; 1.2428
* Buy  on area support  1.2261
  Target: 1.2291; 1.2326
* Sell if break support 1.2326
  Target: 1.2291: 1.2261
* Sell on area resistance 1.2390
  Target : 1.2373; 1.2326



FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages