Di
awal perdagangan Selasa 28 Agustus 2012,
pada sesi perdagangan asia euro bergerak turun melanjutkan trend pada
perdagangan sebelumnya. Euro mampu bergerak turun mendekati level support
pertamanya di level 1.2464. Dimana secara fundamental, rasa pesimis pasar akan
hasil pertemuan Jakson hole pekan ini yang memunculkan spekulasi bahwa The Fed
kembali akan menunda kebijakan pelonggarannya apabila indicator ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini, salah
satunya GDP AS menunjukan adanya pertumbuhan sector ekonomi, maka
diprediksi the fed akan kembali menunda
QE3 nya. Hal ini pun dapat memberi sentiment negative untuk Euro, sehingga euro
pun bergerak turun di awal perdagangan mencapai level support pertamanya. Memasuki
awal perdagangan Eropa, euro kembali terkoreksi naik menjauhi level support
pertamanya 1.2464. Euro bergerak naik mendekati level resistance pertamanya di
level 1.2506. Kemudian euro terus bergerak naik hingga mampu menembus level
resitance berikutnya sampai dengan level strong resistance 1.2533. Euro terus
menunjukan penguatannya terhadap mata uang dollar hingga mencapai level
tertinggi hariannya pada level 1.5836. Secara fundamental yang mempengaruhi
pergerakan euro bergerak naik pada perdagangan kemarin, masuknya data ekonomi
dari Spanyol perihal keberhasilan spanyol dalam melakukan lelang obligasinya.
Menurut data, spanyol berhasil menhimpun dana sebesar €3.6 milyar lebih besar
dari target sebesar €3.5 milyar dalam penjualan obligasi bertenor 3 bulan.
Selain itu pula, biaya pinjaman obligasi spanyol mereda dengan yield obligasi
yang kini mencapai 0,946%; jauh lebih baik dibandingkan lelang sebelumnya di
level 2,434%. Membaiknya biaya pinjaman obligasi negara bermasalah saat ini,
belakangan terjadi setelah zona-euro sepakat untuk perbolehkan dana bailout ESM
untuk membeli obligasi pemerintah demi redakan gejolak krisis utang lebih
lanjut.
Memasuki
sesi perdagangan AS, euro kembali melanjutkan trend positifnya atau bullish hingga mampu bertahan di level
atas, setelah dirilisnya data ekonomi AS perihal consumer confidence yang
menunjukan hasil yang lebih rendah dari prediksi sebesar 66.0 menjadi 60.6
serta lebih kecil dari data sebelumnya sebesar 65.4. Selain itu pula, masuknya
sentimen negatif untuk dollar perihal peringatan Fitch, mengembalikan
kekhawatiran pasar atas peringkat kredit AS. Dikatakan Fitch rating, peringkat
AS pada semester pertama tahun 2013 akan terjadi risiko penurunan peringkat AS
, jika tidak bisa memberikan solusi kredibel atas masalah fiskalnya. Hal ini
pula yang akan membuat pasar berpikir akan adanya kebijkan QE 3 yang akan
segera dikeluarkan The Fed menjelang pertemuan jackson jole akhir pekan ini.
Bila benar akan terjadi maka dapat diprediksi akan adanya penguatan mata uang
euro lebih lanjut dalam bulan ke depan, dikarenakan akan melemahnya mata uang
dollar akibat kebijakan pelonggaran ini.
Rabu
29 agustus 2012, Euro dibuka pada level 1.2564 di awal perdagangan hari ini,
dimana ditutup sebelumnya juga pada level yang sama 1.2564. Diprediksi hari
euro akan bergerak dalam kisaran level 1.2587 sebagai level strong
resistancenya sampai dengan level strong support 1.2523. Secara fundamental
yang akan mempengaruhi pergerakan euro hari ini , masih fokusnya pasar terhadap
hasil pertemuan Jackson Hole akhir pekan nanti, dimana pasar tetap akan
berspekulasi terhadap akan adanya kebijakan QE3 AS yang sampai saat ini masih
tertunda. Karena apabila data Pending Home Sales serta GDP AS menunjukan perlambatan ekonomi AS, maka
akan mendorong pasar untuk berspekulasi akan segera dikeluarkan kebijakan QE 3
AS pada pertemuan nanti. Maka hal ini pun akan mendorong euro untuk tetap
bertahan dikisaran level atas atau bahkan akan melanjutkan trend positifnya
untuk bergerak naik ke level-level resistance berikutnya. Diprediksi data
Pending Home sales naik menjadi 1.0% dari sebelumnya -1.4%.
Apa
bila nantinya actual Pending home sales yang dirilis sama atau mendekati
prediksi pasar maka akan menjadi sentiment negative untuk dollar itu sendiri,
sehingga euro akan melanjutkan trend bullishnya kembali. Selain itu pula
masuknya data ekonomi perihal GDP AS yang diprediksi naik menjadi 1.7% dari
sebelumnya 1.5%, akan juga mempengaruhi pergerakan euro untuk terkoreksi turun
menjauhi level tertinggi hariannya pada sesi perdagangan hari ini. Outlook hari
ini euro masih netral, dikarenakan potensi euro untuk terkoreksi turun masih
terbuka lebar, namun potensi untuk bullish pun juga masih akan terus berlanjut
apabila data-data ekonomi AS menujukan kembali perlambatan ekonomi negaranya,
karena hal ini pun didukung faktor psikologis pasar yang akan masih banyak
berspekulasi dalam menanti hasil pertemuan Jakson Hole serta ECB akhir pekan
ini sampai bulan September mendatang.
Recommend:
- * Buy if break resistance 1.2560
Target:
1.2575; 1.2587
- * Buy
on area support 1.2534
Target:
1.2548; 1.2560
- * Sell if break support 1.2548
Target:
1.2534: 1.2523
- * Sell on area resistance 1.2575
Target
: 1.2560; 1.2548
FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar