Analisa EURUSD - 29 Agustus 2012

 
Di awal perdagangan  Selasa 28 Agustus 2012, pada sesi perdagangan asia euro bergerak turun melanjutkan trend pada perdagangan sebelumnya. Euro mampu bergerak turun mendekati level support pertamanya di level 1.2464. Dimana secara fundamental, rasa pesimis pasar akan hasil pertemuan Jakson hole pekan ini yang memunculkan spekulasi bahwa The Fed kembali akan menunda kebijakan pelonggarannya apabila indicator ekonomi  AS yang akan dirilis pada pekan ini, salah satunya GDP AS menunjukan adanya pertumbuhan sector ekonomi, maka diprediksi  the fed akan kembali menunda QE3 nya. Hal ini pun dapat memberi sentiment negative untuk Euro, sehingga euro pun bergerak turun di awal perdagangan mencapai level support pertamanya. Memasuki awal perdagangan Eropa, euro kembali terkoreksi naik menjauhi level support pertamanya 1.2464. Euro bergerak naik mendekati level resistance pertamanya di level 1.2506. Kemudian euro terus bergerak naik hingga mampu menembus level resitance berikutnya sampai dengan level strong resistance 1.2533. Euro terus menunjukan penguatannya terhadap mata uang dollar hingga mencapai level tertinggi hariannya pada level 1.5836. Secara fundamental yang mempengaruhi pergerakan euro bergerak naik pada perdagangan kemarin, masuknya data ekonomi dari Spanyol perihal keberhasilan spanyol dalam melakukan lelang obligasinya. Menurut data, spanyol berhasil menhimpun dana sebesar €3.6 milyar lebih besar dari target sebesar €3.5 milyar dalam penjualan obligasi bertenor 3 bulan. Selain itu pula, biaya pinjaman obligasi spanyol mereda dengan yield obligasi yang kini mencapai 0,946%; jauh lebih baik dibandingkan lelang sebelumnya di level 2,434%. Membaiknya biaya pinjaman obligasi negara bermasalah saat ini, belakangan terjadi setelah zona-euro sepakat untuk perbolehkan dana bailout ESM untuk membeli obligasi pemerintah demi redakan gejolak krisis utang lebih lanjut.

Memasuki sesi perdagangan AS, euro kembali melanjutkan trend positifnya  atau bullish hingga mampu bertahan di level atas, setelah dirilisnya data ekonomi AS perihal consumer confidence yang menunjukan hasil yang lebih rendah dari prediksi sebesar 66.0 menjadi 60.6 serta lebih kecil dari data sebelumnya sebesar 65.4. Selain itu pula, masuknya sentimen negatif untuk dollar perihal peringatan Fitch, mengembalikan kekhawatiran pasar atas peringkat kredit AS. Dikatakan Fitch rating, peringkat AS pada semester pertama tahun 2013 akan terjadi risiko penurunan peringkat AS , jika tidak bisa memberikan solusi kredibel atas masalah fiskalnya. Hal ini pula yang akan membuat pasar berpikir akan adanya kebijkan QE 3 yang akan segera dikeluarkan The Fed menjelang pertemuan jackson jole akhir pekan ini. Bila benar akan terjadi maka dapat diprediksi akan adanya penguatan mata uang euro lebih lanjut dalam bulan ke depan, dikarenakan akan melemahnya mata uang dollar akibat kebijakan pelonggaran ini.
                       
Rabu 29 agustus 2012, Euro dibuka pada level 1.2564 di awal perdagangan hari ini, dimana ditutup sebelumnya juga pada level yang sama 1.2564. Diprediksi hari euro akan bergerak dalam kisaran level 1.2587 sebagai level strong resistancenya sampai dengan level strong support 1.2523. Secara fundamental yang akan mempengaruhi pergerakan euro hari ini , masih fokusnya pasar terhadap hasil pertemuan Jackson Hole akhir pekan nanti, dimana pasar tetap akan berspekulasi terhadap akan adanya kebijakan QE3 AS yang sampai saat ini masih tertunda. Karena apabila data Pending Home Sales serta GDP  AS menunjukan perlambatan ekonomi AS, maka akan mendorong pasar untuk berspekulasi akan segera dikeluarkan kebijakan QE 3 AS pada pertemuan nanti. Maka hal ini pun akan mendorong euro untuk tetap bertahan dikisaran level atas atau bahkan akan melanjutkan trend positifnya untuk bergerak naik ke level-level resistance berikutnya. Diprediksi data Pending Home sales naik menjadi 1.0% dari sebelumnya -1.4%. 

Apa bila nantinya actual Pending home sales yang dirilis sama atau mendekati prediksi pasar maka akan menjadi sentiment negative untuk dollar itu sendiri, sehingga euro akan melanjutkan trend bullishnya kembali. Selain itu pula masuknya data ekonomi perihal GDP AS yang diprediksi naik menjadi 1.7% dari sebelumnya 1.5%, akan juga mempengaruhi pergerakan euro untuk terkoreksi turun menjauhi level tertinggi hariannya pada sesi perdagangan hari ini. Outlook hari ini euro masih netral, dikarenakan potensi euro untuk terkoreksi turun masih terbuka lebar, namun potensi untuk bullish pun juga masih akan terus berlanjut apabila data-data ekonomi AS menujukan kembali perlambatan ekonomi negaranya, karena hal ini pun didukung faktor psikologis pasar yang akan masih banyak berspekulasi dalam menanti hasil pertemuan Jakson Hole serta ECB akhir pekan ini sampai bulan September mendatang.
Recommend: 

-       * Buy if break resistance 1.2560
  Target: 1.2575; 1.2587

-       * Buy  on area support 1.2534
  Target: 1.2548; 1.2560

-       * Sell if break support 1.2548
  Target: 1.2534: 1.2523

-       * Sell on area resistance 1.2575
  Target : 1.2560; 1.2548
  



FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages