Analisa EURUSD - 28 Agustus 2012



Awal perdagangan senin 27 Agustus 2012, pada sesi perdagangan Asia  Euro bergerak secara sideways bahkan cenderung turun menjauhi level tertinggi hariannya dalam sepekan kemarin. Euro bergerak dalam kisaran level 1.2500 an. Pergerakan euro yang sideways yang kemudian dilanjutkan trend turun atau bearish diawal perdagangan kemarin lebih disebabkan faktor pasar yang cenderung menunggu serta mempertimbangkan langkah atau kebijakan apa yang akan dilakukan oleh uni eropa atau ECB dalam melakukan pemulihan krisis hutang yang terjadi di kawasan eropa dalam beberapa tahun terakhir ini. Pasar kembali pesimis menatap hasil pertemuan ECB yang akan dilakukan September nanti. Pasar melihat permasalahan Yunani untuk keluar dari krisis hutang negaranya yang sampai saat ini pun masih ditolak serta masih berkutat dengan proposal pengajuan dana bailout tambahan kepada Uni Eropa, akan menghambat proses pemulihan krisis hutang di eropa itu sendiri. Hal ini pun kembali mendorong euro di awal perdagangan kemarin untuk turun menuju ke level 1.2489. Memasuki sesi perdagangan Eropa, euro kembali bergerak lebih aktif dengan terjadinya koreksi yang membuat euro bergerak bullish atau naik menembus  level resistance pertamanya di level 1.2518. 

Masuknya sentiment positif perihal dukungan Angela Merkel yang tetap akan bersama-sama mendukung ECB dalam melakukan kebijakan stimulusnya dalam upaya mengatasi krisis hutang Eropa, meskipun terjadi perbedaan pendapat antara pimpinan Bank Sentral Jerman atau Bundesbank Jens Wedmann dengan kebijakan semula ECB yang akan membeli surat utang bermasalah atau obligasi dengan tingkat yield tinggi yakni Italia dan Spanyol. Jens wedmann tetap menunjukan sikap penolakannya terhadap proposal yang diajukan oleh Yunani terhadap Uni eropa. Beliau melihat kebijakan stimulus yang dilakukan dengan cara pembelian dana bailout secara terus-menerus akan menjadi seperti obat kecanduan bagi Negara eropa yang dilanda krisis hutang eropa yang salah satunya Yunani. Dianggapnya Yunani harus lebih focus terhadap kebijakan fiscal negaranya terlebih dahulu dengan melakukan penghematan anggaran pemerintah secara detail untuk membantu Negara Yunani keluar krisis hutang negaranya serta menumbuhkan pereekonomian negaranya daripada terus mengajukan prosposal permintaan dana bailoutnya terhadap Uni Eropa. Namun Dukungan datang dari Angela Merkel yang tetap akan membantu Negara-negara eropa yang sedang dilanda krisis hutang yang salah satunya Yunani dengan tetap menunggu hasil pertemuan beberapa pihak FOMC dengan perdana menteri Yunani Antonis Samaras.
                       
Memasuki sesi perdagangan AS Euro cenderung terkoreksi turun menjauhi level resistance pertamanya hingga menuju level terendahnya kembali dilevel 1.2489. Menjelang pertemuan serta pidato pimpinan The Fed Ben Bernanke muncul kembali spekulasi akan kebijakan pelonggaran atau quantitive Easing 3 AS dalam waktu dekat ini, namun spekulasi tersebut sedikit termentahkan dengan cara pandang pasar yang melihat akan adanya penundaan QE3 untuk sementara waktu sampai melihat pertumbuhan ekonomi AS yang terus memburuk. Pasar menilai selama AS menujukan pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik, maka dapat dipastikan bahwa The Fed akan menunda kembali kebijakan QE3 nya. Hal ini didukung pula dengan data ekonomi yang memprediksi adanya pertumbuhan GDP AS yang meningkat menjadi 1.7% dari sebelumnya 1.5% yang dimana kan dirilis dalam sepekan ini.Masuknya data fundamental ini, kembali mampu mendorong eruo untuk terkoreksi turun pada sesi perdagangan kemarin.  
           
Selasa 28 Agustus, euro dibuka pada level 1.2505, dimana ditutup pada sesi perdagangan kemarin dilevel 1.2499. Diprediksi hari ini euro akan bergerak dalm kisaran level 1.2533-1.2431. Dengan level strong resistancenya di level 1.2533 dan level strong supportnya 1.2431.Secara fundamental yang akan mempengaruhi pergerakan euro hari ini, perihal data Consumer confidence yang diprediksi naik menjadi 66.0 dibandingkan sebelumnya 65.9. Hal ini akan berimpact positif untuk mata uang dollar itu sendiri, sehingga akan mempengaruhi pergerakan euro hari ini untuk bergerak turun. Selain itu pula masuknya data ekonomi seputar CPI german yang diprediksi naik menjadi 1.8% dari sebelumnya di 1.7% akan mempengaruhi pergerakan euro untuk terkoreksi naik pada perdagangan hari ini. Outlook hari ini untuk euro masih netral dimana euro masih dapat bergerak naik maupun turun dikarenakan faktor spekulasi perihal ada tidaknya kebijakan yang segera dikeluarkan ECB serta The fed,yang mana masing-masing akan melakukan beberapa pertemuan guna membicarakan langkah stimulus yang akan segera diambil dalam upaya mengatasi krisis hutang eropa yang sudah berlarut-larut, yang juga sudah berdampak secara global.

Recommend:

-   Buy if break level resistance 1.2518
    Target: 1.2549; 1.2569

-   Buy  on area support  1.2443
    Target: 1.2549; 1.2569

-   Sell if break support 1.2476
    Target: 1.2443; 1.2405

-   Sell on area resistance 1.2569
    Target : 1.2518; 1.2476
    



FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages