Awal
perdagangan senin 27 Agustus 2012, pada sesi perdagangan Asia Euro bergerak secara sideways bahkan
cenderung turun menjauhi level tertinggi hariannya dalam sepekan kemarin. Euro
bergerak dalam kisaran level 1.2500 an. Pergerakan euro yang sideways yang
kemudian dilanjutkan trend turun atau bearish diawal perdagangan kemarin lebih
disebabkan faktor pasar yang cenderung menunggu serta mempertimbangkan langkah
atau kebijakan apa yang akan dilakukan oleh uni eropa atau ECB dalam melakukan
pemulihan krisis hutang yang terjadi di kawasan eropa dalam beberapa tahun
terakhir ini. Pasar kembali pesimis menatap hasil pertemuan ECB yang akan
dilakukan September nanti. Pasar melihat permasalahan Yunani untuk keluar dari
krisis hutang negaranya yang sampai saat ini pun masih ditolak serta masih
berkutat dengan proposal pengajuan dana bailout tambahan kepada Uni Eropa, akan
menghambat proses pemulihan krisis hutang di eropa itu sendiri. Hal ini pun
kembali mendorong euro di awal perdagangan kemarin untuk turun menuju ke level
1.2489. Memasuki sesi perdagangan Eropa, euro kembali bergerak lebih aktif
dengan terjadinya koreksi yang membuat euro bergerak bullish atau naik
menembus level resistance pertamanya di
level 1.2518.
Masuknya
sentiment positif perihal dukungan Angela Merkel yang tetap akan bersama-sama
mendukung ECB dalam melakukan kebijakan stimulusnya dalam upaya mengatasi
krisis hutang Eropa, meskipun terjadi perbedaan pendapat antara pimpinan Bank
Sentral Jerman atau Bundesbank Jens Wedmann dengan kebijakan semula ECB yang
akan membeli surat utang bermasalah atau obligasi dengan tingkat yield tinggi
yakni Italia dan Spanyol. Jens wedmann tetap menunjukan sikap penolakannya
terhadap proposal yang diajukan oleh Yunani terhadap Uni eropa. Beliau melihat
kebijakan stimulus yang dilakukan dengan cara pembelian dana bailout secara
terus-menerus akan menjadi seperti obat kecanduan bagi Negara eropa yang
dilanda krisis hutang eropa yang salah satunya Yunani. Dianggapnya Yunani harus
lebih focus terhadap kebijakan fiscal negaranya terlebih dahulu dengan
melakukan penghematan anggaran pemerintah secara detail untuk membantu Negara
Yunani keluar krisis hutang negaranya serta menumbuhkan pereekonomian negaranya
daripada terus mengajukan prosposal permintaan dana bailoutnya terhadap Uni
Eropa. Namun Dukungan datang dari Angela Merkel yang tetap akan membantu
Negara-negara eropa yang sedang dilanda krisis hutang yang salah satunya Yunani
dengan tetap menunggu hasil pertemuan beberapa pihak FOMC dengan perdana
menteri Yunani Antonis Samaras.
Memasuki
sesi perdagangan AS Euro cenderung terkoreksi turun menjauhi level resistance
pertamanya hingga menuju level terendahnya kembali dilevel 1.2489. Menjelang
pertemuan serta pidato pimpinan The Fed Ben Bernanke muncul kembali spekulasi
akan kebijakan pelonggaran atau quantitive Easing 3 AS dalam waktu dekat ini,
namun spekulasi tersebut sedikit termentahkan dengan cara pandang pasar yang
melihat akan adanya penundaan QE3 untuk sementara waktu sampai melihat
pertumbuhan ekonomi AS yang terus memburuk. Pasar menilai selama AS menujukan
pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik, maka dapat dipastikan bahwa The Fed
akan menunda kembali kebijakan QE3 nya. Hal ini didukung pula dengan data
ekonomi yang memprediksi adanya pertumbuhan GDP AS yang meningkat menjadi 1.7%
dari sebelumnya 1.5% yang dimana kan dirilis dalam sepekan ini.Masuknya data
fundamental ini, kembali mampu mendorong eruo untuk terkoreksi turun pada sesi
perdagangan kemarin.
Selasa
28 Agustus, euro dibuka pada level 1.2505, dimana ditutup pada sesi perdagangan
kemarin dilevel 1.2499. Diprediksi hari ini euro akan bergerak dalm kisaran
level 1.2533-1.2431. Dengan level strong resistancenya di level 1.2533 dan
level strong supportnya 1.2431.Secara fundamental yang akan mempengaruhi
pergerakan euro hari ini, perihal data Consumer confidence yang diprediksi naik
menjadi 66.0 dibandingkan sebelumnya 65.9. Hal ini akan berimpact positif untuk
mata uang dollar itu sendiri, sehingga akan mempengaruhi pergerakan euro hari
ini untuk bergerak turun. Selain itu pula masuknya data ekonomi seputar CPI
german yang diprediksi naik menjadi 1.8% dari sebelumnya di 1.7% akan
mempengaruhi pergerakan euro untuk terkoreksi naik pada perdagangan hari ini.
Outlook hari ini untuk euro masih netral dimana euro masih dapat bergerak naik
maupun turun dikarenakan faktor spekulasi perihal ada tidaknya kebijakan yang
segera dikeluarkan ECB serta The fed,yang mana masing-masing akan melakukan
beberapa pertemuan guna membicarakan langkah stimulus yang akan segera diambil
dalam upaya mengatasi krisis hutang eropa yang sudah berlarut-larut, yang juga
sudah berdampak secara global.
Recommend:
- Buy if break level resistance 1.2518
Target: 1.2549; 1.2569
Target: 1.2549; 1.2569
- Buy
on area support 1.2443
Target: 1.2549; 1.2569
Target: 1.2549; 1.2569
- Sell if break support 1.2476
Target: 1.2443; 1.2405
Target: 1.2443; 1.2405
- Sell on area resistance 1.2569
Target : 1.2518; 1.2476
Target : 1.2518; 1.2476
FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar