Di awal perdagangan sesi Asia
selasa 14 agustus 2012, euro kembali bergerak naik menjauhi harga pembukaan di
level 1.2334. Secara teknikal pergerakan euro yang mampu menjauhi level
pembukaan pada perdagangan sesi Asia kemarin, terjadi setelah euro mampu
menembus level resistance pertamanya di level 1.2343. Munculnya ekspetasi perihal
stimulus yang segera akan dilakukan oleh ECB kembali mencuat setelah pasar
menilai perlambatan pertumbuhan ekonomi di eropa bahkan sampai di asia , dapat
mendorong ECB serta uni eropa lainnya untuk melakukan stimulus ekonomi segera
untuk memulihkan krisis yang terjadi di eropa. Sepanjang sesi asia kemarin euro
bergerak dalam kisaran level 1.2346. Memasuki sesi perdagangan eropa, euro
kembali melanjutkan trend bullishnya, setelah masuknya data ekonomi yang
menunjukan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik dibeberapa Negara eropa. Hal ini ditunjukan dari GDP Perancis yang
tidak mengalami perubahan tetap menjadi 0.0% namun dapat memetahkan ekpetasi
pasar yang memprediksi turun, GDP Jerman yang menunjukan pertumbuhan 3% mengalahkan
ekpetasi pasar yang memprediksi turun sebesar0.2% namun masih rendah
dibandingkan sebelumnya 0.5%.
Selain itu pula, masuknya GDP euro
yang sesuai ekspetasi pasar sebesar -0.2% masih dirasa cukup untuk menenangkan
keadaan pasar yang sempat khawatir akan perlambatan ekonomi yang akan terjadi
di beberapa Negara eropa akibat dampak krisis hutang eropa. Semua data ekonomi
eropa yang masuk menunjukan perlambatan
pertumbuhan ekonomi yang masih dipandang
cukup baik dan dapat meredam kekhawatiran pasar yang akan keadaan krisis hutang eropa yang tak
kunjung reda akan berdampak ke seluruh sector ekonomi di Negara eropa bahkan
dunia. Selama perdagangan eropa, euro mampu bergerak naik hingga mencapai level
tertingginya di level 1.2385. Memasuki sesi perdagangan AS, euro terkoreksi
turun akibat masuknya data ekonomi AS perihal retail sales AS yang menunjukan
kenaikan yang cukup significant menjadi 0.8% dari yang sebelumnya -0.7%,serta
mengalahkan ekspetasi pasar sebesar 0.3%. Hal ini pun kembali memetahkan
harapan pasar akan stimulus QE 3 yang akan dilakukan the Fed apabila AS tidak
menunjukan pertumbuhan yang membaik akibat dampak krisis hutang eropa. Euro
diperdagangkan menjauhi level tertinggi hariannya hingga mencapai level 1.2321
Rabu 15 juli 2012, euro dibuka
pada level 1.2325 dimana pada sesi perdagangan kemarin ditutup pada level
1.2320. Secara fundamental yang akan mempengaruhi pergerakan euro hari ini
perihal data tingkat pengangguran di inggris yang memprediksi ada nya penurunan
tingkat pengangguran di inggris menjadi 6.0 K yang impactnya negatif untuk
dollar sehingga akan sedikit mempengaruhi euro untuk bergerak naik. Namun
sebaliknya apabila tingkat pengangguran Inggris meningkat maka impactnya
terhadap penguatan dollar. Selain itu pula data inflasi bulanan AS yang
ditunggu diprediksi naik menjadi 0.2% dari sebelumnya 0.0%. Diprediksi hari ini
euro akan bergerak dalam kisaran level 1.2385-1.2288. Dengan level strong
supportnya berada pada level 1.2288 serta level strong resistancenya berada
pada level 1.2385. Outlook hari ini untuk euro masih negative sembari menunggu
langkah pasti stimulus yang akn dilakukan ECB serta The Fed dalam upayanya
meningkatkan laju pertumbuhan global yang masih melambat dikarenakan dampak
krisis hutang eropa yang belum pulih.
Recommend:
-
Buy if break resistance
1.2341
Target: 1.2365; 1.2385
Target: 1.2365; 1.2385
-
Buy on area support 1.2296
Target: 1.2313; 1.2330
Target: 1.2313; 1.2330
-
Sell if break support 1.2313
Target: 1.2296: 1.2288
Target: 1.2296: 1.2288
-
Sell on area resistance 1.2365
Target : 1.2351; 1.2341
Target : 1.2351; 1.2341
FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar