Slider

Recent Tube

Latest News

Report

Emas

Forex

Kamus Mini

Galery

» » » » Market Review : Harga Emas Peluang Kembali Terkoreksi

kedaitrader.com - Harga emas nampak terkoreksi disesi perdagangan hari ini (20/2), tertekan oleh penguatan index dolar AS sejak sesi perdagangan Jum'at (17/2).

Disesi perdagangan Jum'at, harga emas sempat diperdagangkan menguat – mencapai level tertingginya pada $1,243.550. Namun minimnya data dan kuat nya  index dolar AS mendorong harga emas kembali melemah dan ditutup negative.

Pada sesi perdagangan Jum'at (20/2) Harga emas ditutup turun sebesar $4.11 atau 0.33% berakhir pada level $1,235.310, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,243.550 dan serendah $1,234.735.

Dipasar emas futures, emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini, harga emas ditutup turun sebesar $2.50 atau 0.20% berakhir pada level $1,239.100.

Sementara index dolar AS ditutup naik sebanyak 46 poin atau 0.46% berakhir pada level 100.95, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 100.98 dan serendah 100.47.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas nampak nya akan diperdagangkan flat menyusul ditutupnya pasar AS dalam rangka Presidents Day. Pasar emas akan ditutup lebih awal pada 01.00 GMT+7 dan akan kembali dibuka normal pada Selasa (21/2).

Disesi perdaganga Asia hingga Eropa pasar emas hanya akan terfokus pada pergerakkan index dolar AS sebagai rival utamnya.

Secara teknis, dalam sentiment jangka menengah harga emas berpeluang kembali melemah merespon rencana pemotongan pajak oleh Trump pada awal maret.

Hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,239.000 - $1,224.900.

Terlihat dari pola RSI, harga emas saat ini telah memasuki fase Jenuh Beli / Overbought. Pada kondisi ini, investor diharapkan untuk tidak menyimpan posisi Buy terlalu lama Karena harga rentan terkoreksi.

Pada posisi ini, Alternatif Sell On Strength lebih dianjurkan namun perlu disesuaikan dengan ketahanan dana / Equity.  

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply