Kedai Trader: Harga Minyak Anjlok, Ditengah Rencana AS Jual Cadangan Minyak | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 for Join Trading with Kedai Trader

Wednesday, October 28, 2015

Harga Minyak Anjlok, Ditengah Rencana AS Jual Cadangan Minyak

kedaitrader.com - Harga minyak mentah dunia diperadgangan anjlok pada sesi perdagangan Selasa (27/10) menyusul laporan dari pemerintah Amerika yang menyatakan akan menjual jutaan barrel cadangan minyak dari Strategic Petroleum Reserve karena tingginya tingkat persediaan minyak.

Pada sesi perdagangan sebelumnya harga minyak juga diperadgakgan melemah setelah China menurunkan suku bunga acuan pada akhir pekan lalu.

Harga Spot minyak WTI ditutup turun sebanyak 34 sen atau 0.78% berakhir pada level $43.39 per barrel, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $43.89 dan serendah $42.58.

Crude Oil (Desember) ditutup turun sebanyak 78 sen atau 1.80% berakhir pada level $43.20 per barrel di divisi New York Mercantile Exchange.

Sementara Brent Crude (Dec) ditutup turun 73 sen atau 1.50% berakhir pada level $46.81 per barrel didivisi ICE Futures Exchange London.

Dalam berita yang dirilis menunjukkab bahwa penjualan minyak dari SPR akan dimulai pada 2018 dengan jumlah 5 juta barrel pertahun. Dan ditargetkan akan naik hingga 8 juta barrel pada 2022 dan hinggga 10 juta barrel pada 2023.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar minyak dan pasar global akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada pukul 01:00 GMT+7 dini hari nanti. Dalam pertemuan kali ini, beberapa pengamat masih melihat bahwa suku bunga bunga AS masih akan tetap pada level rendah (tidak berubah).

Diawal sesi perdagangan AS malam nanti, investor diharapkan memperhatikan rilis data cadangan minyak AS / Crude Oil Inventories pada pukul 21:30 GMT+7.

Secara teknis, berdasarkan pergerakkan harga yang terbentuk – pagi ini harga minyak telah menembus support kuatnya pada level $43.00.

Penembusan ini mengindikasi adanya kemungkinan pembentukan trend baru yang akan cenderunglebih rendah yakni pada kisaran $43.70 - $41.40 dalam 1 hingga dua pekan ini.

Dalam jangka menengah, harga minyak WTI berpotensi kembali menguji level terendah Agustus lalu pada $37.75 per barrel.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad