Kedai Trader: Analisa Emas - 23 September 2015 | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 For Join Trading

Wednesday, September 23, 2015

Analisa Emas - 23 September 2015

kedaitrader.com - Harga emas kembali diperdagangkan anjlok mencatatkan kerugian tajam dalam dua sesi perdagangan berturut-turut menyusul penguatan index dolar AS yang kembali mencapai level 96 disesi perdagangan AS semalam.

Index Dolar AS terus bergerak lebih tinggi menyusul tingginya spekulasi pasar yang melihat bahwa Fed akan segera  menaikkan suku bunga pada tahun ini. meski belum terdapat waktu yang cukup jelas namun perkiraan ini telah banyak diantisipasi oleh banyak investor.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (22/9), dengan kerguian sebesar $8.70 atau 0.77% berakhir pada level $1,123.900 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,134.455 dan serendah $1,121.210. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan keuntungan sebesar $31.20 atau 2.80%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (22/9) dengan kerugian sebesar $8.00 atau 0.70% berakhir pada level $1,124.800 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan keuntungan sebesar $34.50 atau 3.12%.

Pasar emas memang sempat diperdagangkan naik disesi perdagangan Asia, namun kembali lagi turun dengan volume yang cukup besar memasuki sesi perdagangan Amerika. 

Pasar global nampak cuku khawatir menjelang jadwal press conference Kepala ECB Mario Draghi dan Kepala Fed Janet Yellen yang akan digelar pada minggu ini.

Mario Draghi dijadwalkan akan menggelar press conference pada mala mini, Rabu (23/9) pada pukul 20:00 GMT+7. Dalam press conference tersebut, Draghi diperkirakan akan memberikan ulasan seputar rencana penambahan stimulus (QE) menjadi sekitar 33%. Jika stimulus diluncurkan dalam press conference malam nanti maka EUR/USD diperkirakan akan diperdagakan melemah tajam bersama mata uang lainnya, sementara index dolar AS akan cenderung naik tajam dan berpotensi menekan perdagangan pasar emas.

Kepala Fed Janet Yellen, dijadwalkan akan melakukan press conference pada Jum'at (25/9) pada pukul 04:00 GMT+7 (subuh). Dalam press conferencenya Yellen diperkirakan akan memberikan signal kapan kenaikan suku bunga Fed akan dimulai.

Jika Yellen memberika signal yang cukup jelas dan potensi kenaikan ditahun ini, maka index dolar AS berpotensi menekan turun perdagangan pasar emas dan pasar mata uang rivalnya.

Pada sesi perdagangan semalam, Index Dolar ditutup dengan keuntungan sebesar 42 poin atau 0.44% berakhir pada level 96.36, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 96.42 dan serendah 95.77.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas dan pasar global akan terfokus pada data press conference Mario Draghi pada pukul 20:00 GMT+7 dan Jadwal Press Conference Member FOMC Dennis Lockhart pada pukul 23:30 GMT+7.


No comments:

Post a Comment