Kedai Trader: Analisa Emas - 10 September 2015 | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 For Join Trading

Thursday, September 10, 2015

Analisa Emas - 10 September 2015

kedaitrader.com - Harga eams ditutup anjlok apda sesi peragangan Rabu (9/9) mencatatkan kerugian tajam lebih dari $10 setelah diperrdagangkan flat dalam dua sesi pedagangan sebelumnya. Emas kehilangan daya pikat menyusul rencana Fed yang kana segera mengakhiri suku bunga rendah tahun ini.

Ancaman pelepasan kepemilikan cadangan emas juga menghantui sebagian besar investor. Sentiment negative juga datang dari rencana peluncuran Obligasi Emas (sovereign gold bond) oleh pemerintah India, yang diharapkan akan mengurangi permintaan import emas fisik.

Pasar emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (9/9), dengan kerugian sebesar $15.60 atau 1.39% berakhir pada level $1,105.300 per troy ounce disesi perdagangan Eropa, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,125.267 dan serendah $1,101.179. Dalam sepekan lalu, Pasar emas spot mencatatkan kerugian sebesar $10.300 atau 0.91%.

Sementara Emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (9/9) dengan kerugian sebesar $19 atau 1.17% berakhir pada level $1,102.000 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, Emas kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar $12.6 atau 1.11%.

Pergerakkan pasr emas disesi perdagangan semalam, hanya semata-mata investor mulai mengalihkan kepemilikan asetnya pada asset lainnya yang dianggap memiliki resiko yang lebih kecil ditengah kemanikan pasar global yang terjadi semalam semester kedua tahun ini.

Emas menjadi kurang diminati karena asset ini dianggap memiliki resiko paling besar ketika Fed mulai meninggalkan suku bunga rendah yang yang diperkirakan akan dilakukan pada tahun ini.

Data ketenagakerjaan AS yang dirilis dengan hasil yang cukup baik minggu lalu, semakin membawa spekulasi kenaikan suku bunga AS semakin tinggi.

Disisi lainnya, India sebagai Negara konsumen terbesar emas saat ini kembali mengetatkan kebijakan untuk menghindari import emas fisik yang lebih besar. Menteri Keuangan India, pada beberapa waktu lalu, mengungkapkan bahwa pemerintah akan meluncurkan obligasi Emas yang diharapkan mampu mengurangi minat import emas fisik.

Memasuki seis perdagangan hari ini, pasar eams diperkirakan akan diperdagangan pada kisarna yang cykyp besar mengingat beberapa data AS akan mulai dirilis hari ini. Data Klaim Pengangguran AS akan jadi fokus pasar pada pukul 19:30 GMT+7.

Dipertengahan sesi pertengahan sesi perdagangan Eropa , pasar akan terfokus pada pertemuan Bank Of England pda pukul 18:00 GMT+7.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad